Sabtu, Januari 29, 2022
BerandaBerita TerbaruKeteladanan Nabi Daud Menginspirasi Kehidupan Umat Manusia

Keteladanan Nabi Daud Menginspirasi Kehidupan Umat Manusia

Keteladanan Nabi Daud merupakan salah satu kisah inspirasi yang patut untuk dicontoh oleh setiap umat muslim. Dalam agama Islam, nabi yang wajib untuk kita imani itu ada 25.

Tetapi, sebenarnya jumlah nabi tidak hanya itu saja. Dalam Islam juga disebutkan bahwa ada Nabi Khidir dan Nabi Syits. Tetapi, kedua nabi tersebut tidak termasuk sebagai 25 nabi.

Semua nabi dan rasul, sepertinya mempunyai kisah yang menjadi teladan untuk kehidupan umat muslim. Akan tetapi, salah satu kisah yang harus kita ketahui, kita ingat, serta kita jadikan teladan adalah kisah dari Nabi Daud As.

Sejarah nabi membuat kita sebagai umat muslim banyak belajar. Alasannya adalah dalam sejarah atau kisah tersebut terdapat hikmah. Dari orang-orang yang saleh, kita akan belajar untuk mendapatkan rida dari Allah SWT.

baca juga: Keteladanan Nabi Idris Haus Ilmu, Rajin dan Berhasil Lawan Kemungkaran

Kisah Keteladanan Nabi Daud As

Perlu Anda ketahui, Nabi Daud merupakan makhluk pilihan dan utusan-Nya. Allah memberi berbagai keistimewaan, harta yang berlimpah, serta menjadikannya sebagai raja. Daud juga merupakan ayah dari sosok nabi yang terkenal akan kekuasaannya.

Tahukah Anda siapakah nabi tersebut? Dia adalah Sulaiman. Silsilah keluarganya juga berasal dari keturunan Nabi Ibrahim. Lebih tepatnya adalah keturunan ke-12 dari garis ayah. Allah juga menyebutkan nama Daud dalam Al-Qur’an.

Tidak heran apabila keteladanan Nabi Daud juga perlu kita contoh dan ketahui. Sebagaimana dalam Al-Qur’an surat Saba ayat 10 sampai dengan 11.

Kisah keteladanan Nabi Daud bermula ketika ia menjadi seorang yang beriman kepada Allah SWT. Ia juga termasuk sebagai salah satu anggota pasukan Thalut yang akan menghadapi Raja Jalut. Sebenarnya Daud bukanlah tentara, hanya penggembala kambing saja.

baca juga: Keteladanan Luqman Al Hakim, Inspirasi dalam Mendidik Buah Hati

Kemenangan dari Allah SWT

Daud menyadari bahwa kemenangan itu tidaklah mutlak terpaku pada senjata serta kekuatan, melainkan berkaitan dengan keimanan kepada Allah SWT yang merupakan Sang Maha Kuasa. Inilah keteladanan Nabi Daud as.

Jika banyak orang yang mengatakan bahwa perang menang menggunakan kekuatan serta alat, tidak dengan Daud yang mengatakan bahwa kemenangan itu bisa diraih melalui keimanan kepada Allah SWT.

Menyadari akan hal tersebut, mulailah Daud yang kecil duel melawan Jalut. Peperangan tersebut menggunakan baju besi serta pedang.

Selain itu, dengan bermodalkan ketapel serta batu, Daud meluncurkan serangan menuju ke arah lawan yang terkenal dengan kesombongan bahkan tidak beriman kepada Allah SWT.

baca juga: Keteladanan Rasul Ulul Azmi Mengajarkan Tentang Kesabaran dan Setia

Jalut Mati di Tangan Daud

Karena keimanan dan kepercayaan bahwa Allah akan menolong, modal yang sederhana tersebut akhirnya membuat jalur mati.

Sebab prestasinya tersebut, Daud diangkat menjadi pemimpin pasukan. Meskipun begitu, hal tersebut tidaklah membuat ia menjadi senang dengan apa yang telah ia dapatkan.

Alasannya adalah tujuan utama Daud melakukan hal tersebut untuk mendapatkan rida dari Allah SWT. Sebab itu juga, Daud pergi ke gurun serta gunung untuk bertasbih. Di tempat inilah ia mendapatkan kedamaian dalam menjalani kehidupannya.

Apa yang sudah Nabi Daud lakukan tentunya berbanding terbalik dengan kebiasaan manusia zaman sekarang. Jika Daud tidak senang ketika ia naik jabatan, manusia zaman sekarang justru mendambakan akan hal ini.

Mereka lebih senang dipuji, naik jabatan, dan gila akan harta dunia. Bahkan tidak sedikit pula yang tidak mengingat bahwa semua itu bersumber dari Allah semata. Hal ini juga yang menjadi keteladanan Nabi Daud.

Mempunyai Keberanian yang Besar

Ketika Daud meyakini semuanya dengan sungguh-sungguh, ia juga tidak mempunyai rasa takut sedikitpun untuk melawan Jalut. Padahal Jalut itu mempunyai perawakan tidak seperti manusia awam pada umumnya, melainkan seperti raksasa. Tubuhnya besar, tinggi, juga kuat.

Disebabkan keyakinan Daud kepada-Nya, Allah membantunya dalam meluluhlantakkan Jalut. Inilah keteladanan Nabi Daud yang baik dan pantas untuk kita contoh serta amalkan dalam kehidupan.

Banyak Harta Tidak Terlena

Seperti penjelasan sebelumnya yang mengatakan bahwasanya Nabi Daud merupakan nabi yang mempunyai kekayaan banyak. Dirinya juga menikahi putri dari Thalut yang merupakan raja terbesar pada masanya.

Kendati demikian, tidak membuat semangatnya kendor dalam beribadah kepada Allah SWT. Melihat apa yang ia miliki tersebut, justru membuatnya lebih dekat kepada Allah SWT.

Semasa hidupnya, ia gunakan untuk beribadah serta mengurus rakyat. Nabi yang satu ini juga terkenal dengan ibadah puasanya. Sampai sekarang saja kita juga ikut melakukan ibadah tersebut, yakni puasa Daud.

Rendah Hati

Kemenangannya atas melawan Jalut juga tidak menyebabkan Daud menjadi sombong meskipun banyak orang meninggikannya. Ia juga merasa bahwa yang hebat itu bukanlah Daud, melainkan Allah SWT.

Nabi Daud ikhlas dalam melakukan semua itu karena Allah SWT. Bukan ingin mencari pujian dari manusia atau karena harta. Dengan mengetahui kisah keteladanan Nabi Daud tersebut, mudah untuk kita mengamalkan serta mendekatkan diri kepada Allah SWT. (Muhafid/R6/HR-Online)

- Advertisment -