Minggu, Juni 26, 2022
BerandaBerita TerbaruNafkah Suami Kepada Istri Berdasarkan Ajaran Islam

Nafkah Suami Kepada Istri Berdasarkan Ajaran Islam

Nafkah suami kepada istri adalah salah satu hal yang sangat penting untuk kita ketahui. Mengapa? Karena hal tersebut merupakan salah satu ilmu pengetahuan yang sifatnya serius dan wajib. Sehingga bukan hanya suami saja yang harus mengetahui hal ini, melainkan juga sang istri.

Ketika kita melaju ke jenjang pernikahan, tentunya kita akan dihadapkan pada sejumlah kewajiban dalam menjalani kehidupan rumah tangga.

Terkhusus lagi bagi kaum laki-laki atau suami. Pastinya akan ada kewajiban yang harus terpenuhi atau biasa kita sebut sebagai nafkah.

Bisa berupa pemberian materi yang berkaitan dengan kebutuhan pokok, baik itu suami terhadap istri atau sebagai ayah kepada anak maupun keluarganya.

Sudah tentu Islam mengatur akan hal ini. Karena nikah sendiri merupakan anjuran untuk menyempurnakan agama kita.

baca juga: Syarat Sah Saksi Nikah dalam Islam Ternyata Tak Bisa Sembarang Orang

Pahami Apa Saja Nafkah Suami Kepada Istri

Perlu Anda ketahui, dalam agama Islam sendiri wajib hukumnya bagi suami untuk memberikan nafkah kepada istrinya. Langkah tersebut bisa berupa makanan, pakaian, dan tempat tinggal. Pada intinya, nafkah tersebut harus berupa nafkah lahir maupun batin.

Mengapa memberikan nafkah dari suami kepada istri merupakan kewajiban? Menurut para ulama, pemberian nafkah wajib karena tiga hal. Karena pernikahan, kepemilikan, dan kerabat.

Adanya nafkah terjadi karena ikatan pernikahan. Meskipun pernikahan tersebut nantinya tidak utuh lagi, nafkah suami kepada istri harus tetap berjalan.

Sebagaimana dalam Al-Qur’an surat An-Nisa ayat 34 yang menjelaskan bahwa laki-laki merupakan pemimpin bagi kaum perempuan.

Sehingga, itulah yang menyebabkan Allah melebihkan pada bagian laki-laki atas sebagian wanita, karena laki-laki tersebut juga sudah menafkahkan sebagian dari harta mereka.

Dengan demikian, sudah jelas apabila dalam agama Islam terdapat perintah nafkah suami untuk istri. Namun dalam agama Islam sendiri mempunyai titik fokus 3 nafkah yang wajib suami penuhi.

baca juga: Syarat dan Rukun Nikah dalam Ajaran Islam

Nafkah Batin

Seperti yang sudah kita jelaskan sebelumnya bahwa nafkah suami kepada istri harus berupa nafkah lahir juga batin. Dengan adanya kewajiban batin ini, dapat menjadikan kehidupan keluarga lebih harmonis.

Dalam hal ini, tidak hanya perihal kebutuhan ranjang saja, melainkan suami juga harus membuat istri merasa bahagia dan aman. Entah bagaimanapun cara yang bisa suami lakukan untuk memenuhi kebahagiaan istrinya.

Bisa dengan menjaga komunikasi yang baik, mengusahakan untuk tidak berkata kasar, tidak bersikap egois, serta menjaga komitmen pernikahan.

baca juga: Arti Mimpi Menikah, Mungkinkah Jadi Nyata atau Pertanda Buruk?

Untuk Keluarga

Kemudian nafkah suami kepada istri itu juga untuk keluarga. Sebagai seorang kepala rumah tangga, tentunya suami mempunyai kewajiban guna mencukupi setiap kebutuhan keluarganya.

Baik dari tempat tinggal, pakaian, makanan, obat-obatan, serta kebutuhan sehari-hari yang termasuk pendidikan untuk anak-anaknya.

Adanya nafkah tersebut juga sangat penting dalam membangun landasan materi atau madiyah. Sehingga nantinya bisa menjadi jaminan untuk kelestarian serta perwujudan keluarga yang dibentuk bersama.

Seperti halnya Al-Qur’an surat Al-Baqarah ayat 233 menjelaskan:

Khusus untuk Istri

Tidak cukup itu saja, melainkan jenis nafkah yang wajib suami penuhi kepada istri menurut Islam adalah untuk istri. Hal ini sama halnya nafkah batin yang berguna untuk menciptakan keharmonisan dalam kehidupan berumah tangga.

Pemberian nafkah ini juga wajib meskipun istri Anda sudah berpenghasilan. Ingat, Islam mengajarkan bahwa penghasilan istri adalah hak untuk istri.

Sedangkan penghasilan suami adalah untuk istri dan suami tidak boleh menggunakannya tanpa adanya keridaan dari sang istri.

Dalam hal ini, nafkah ini juga berbeda dengan jatah bulanan yang biasanya Anda berikan. Apabila Anda memberikan jatah bulanan guna memenuhi kebutuhan keluarga sehari-hari, maka nafkah khusus istri ini untuk memenuhi kebutuhan pribadi istri Anda.

Entah nantinya nafkah tersebut akan ia gunakan untuk mempercantik dirinya, menjaga penampilan, ataupun ditabung, biarkan menjadi kewenangan istri.

Nah, adanya perintah yang berkaitan dengan nafkah suami kepada istri di atas, pastinya bukan tanpa alasan dan tujuan. Satu tujuan, Allah memberikan aturan ini untuk membentuk keluarga yang sakinah mawaddah warahmah. (Muhafid/R6/HR-Online)

- Advertisment -