Jumat, Januari 28, 2022
BerandaBerita PangandaranPanen Raya Harga Malah Turun, Ini Siasat Pemkab Pangandaran

Panen Raya Harga Malah Turun, Ini Siasat Pemkab Pangandaran

Berita Pangandaran, (harapanrakyat.com),- Bupati Pangandaran Jeje Wiradinata mengatakan saat panen raya, daya beli masyarakat terhadap hasil tani di Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat justru menurun. Harga komoditi pertanian pun jadi anjlok.

“Di sektor pertanian yang sampai saat ini menjadi kendala adalah saat penanaman masih selalu bersama sama. Sehingga pada saat panennya bersamaan, hasil panen membludak dan mengakibatkan daya beli hasil tani menurun. Itu kendala di pertanian kita,” katanya saat menghadiri acara undian hadiah BRI Pangandaran, Kamis (2/12/2021).

Kepala Bidang Pertanian Dinas Pertanian Kabupaten Pangandaran Aep Haris mengatakan, masa tanam memang selalu bersamaan. Hal itu untuk meminimalisir risiko hama dan penyakit.

“Kalau di pertanian musim panen biasanya selalu bersamaan, mengingat apabila dalam masa tanamnya berbeda-beda jelas faktor risikonya tinggi. Maka untuk meminimalisir risiko hama dan penyakit serta pasokan air, masa tanam padi harus bersamaan,” kata Aep kepada HR Online, Jumat (3/12/2021).

Untuk menyiasati hal tersebut, lanjut Aep maka dibangun Resi Gudang yang merupakan kerja sama antara Dinas Pertanian, Dinas Perdagangan, dan perbankan di Pangandaran.

“Ketika panen raya, para petani di Pangandaran tidak usah menjual hasil padinya, tapi disimpan di Resi Gudang. Apabila petani membutuhkan uang maka Perbankan akan memberikan pinjaman sesuai kebutuhan petani tersebut,” jelasnya.

Baca Juga: Pemkab; Jika Ada Desa di Pangandaran yang Nunggak BPJS Itu Kelalaian

Masih dikatakan Aep Haris, Selanjutnya hasil panen petani tersebut akan dijual ketika harga cenderung sudah stabil dan normal. Suplai pun seimbang sehingga harga padi tersebut tidak jatuh sekaligus.

“Itu siasat dari Pemerintah Daerah, dengan Resi Gudang tersebut tetap bisa menjual harga padi dengan harga yang wajar,” katanya.

Masih menurut Aep Haris, Dinas Pertanian mendorong pembinaan teknis para petani. Selain itu, petani juga ikut serta dalam pembahasan terkait Resi Gudang agar dampak kesejahteraan bisa dirasakan oleh para petani.

“Dengan hadirnya pemerintah ini, kita berharap akan ada peningkatan pendapatan petani sekalipun saat panen raya harga padi bisa dikendalikan. Juga bisa melindungi dan menyejahterakan para petani di Pangandaran,” pungkasnya. (Madlani/R7/HR-Online/Editor-Ndu)

- Advertisment -