Selasa, Mei 24, 2022
BerandaBerita TerbaruPlanet Terdingin di Tata Surya Disandang Uranus, Ini Alasannya!

Planet Terdingin di Tata Surya Disandang Uranus, Ini Alasannya!

Planet terdingin di tata surya. Jika kamu mendengar kalimat tersebut, maka planet apa yang melintas di pikiranmu?

Pasti kamu akan berpikir bahwa planet terdingin adalah Neptunus karena jaraknya yang paling jauh dengan Matahari. Sayangnya, kamu salah besar.

Secara urutan, memang Planet Neptunus berada paling jauh dari pusat tata surya, yakni matahari. Tetapi, ternyata hal tersebut tidak membuat planet ini mendapat gelar yang terdingin.

Baca Juga: Warna Planet di Tata Surya Berbeda, Cari Tahu Penyebabnya di Sini!

Meskipun suhunya tergolong dingin, nyatanya Neptunus masih kalah dengan planet di depannya, yaitu Uranus.

Alasan Uranus Jadi Planet Terdingin di Tata Surya

Tentunya kamu pasti sudah mengetahui kedelapan planet yang ada di tata surya. Semua planet tersebut seringkali diurutkan dari jaraknya dengan pusat tata surya, matahari.

Jarak sebuah planet dengan matahari tentunya membuat suhu yang ada di sana berbeda. Semakin jauh jarak dengan matahari, maka akan semakin dingin suhunya.

Uranus merupakan planet ketujuh yang mengelilingi matahari sekaligus menjadi planet terdingin. Fakta tersebut terkuak setelah adanya penelitian oleh para ahli.

Suhu terdingin Uranus mencapai -224 derajat Celcius. Dengan suhu tersebut, maka Uranus memegang rekor suhu terdingin yang pernah terukur di tata surya serta mendapatkan julukan planet es raksasa.

Alasan Uranus memegang predikat sebagai planet terdingin di tata surya bukanlah pengaruh dari jaraknya dengan matahari. Akan tetapi, karena adanya sebuah kekuatan besar yang menabrak Uranus miliaran tahun lalu.

Meskipun terjadi tabrakan yang dahsyat, Uranus tetap berputar mengelilingi matahari bersama planet lainnya sampai saat ini. Adapun dampak tabrakan tersebut membuat sebagian panas di dalam Uranus keluar.

Panas yang ada di dalam planet tersisa hanya dari proses pembentukan yang berupa tabrakan bongkahan batu-batu kecil. Batu tersebut akan membangun planet secara perlahan hingga jutaan tahun lamanya.

Baca Juga: Pengertian Orbit Satelit Bumi dan Jenis-Jenisnya!

Tabrakan batu-batu kecil tersebut akan hancur bersama dan menghasilkan panas. Seperti halnya manusia bertepuk tangan terus-menerus, proses penghasil panas dalam pembentukan planet juga seperti itu.

Planet Neptunus tidak bertabrakan dengan kekuatan besar sehingga masih menyimpan panas di dalamnya.

Fakta Planet Uranus

Setelah mengetahui bahwa Uranus merupakan planet terdingin di tata surya, maka akan lebih asyik jika kamu mengetahui fakta-fakta planet ini.

Berotasi Dengan Menyamping

Semua planet di tata surya akan berotasi pada matahari. Dalam melakukan rotasi, planet-planet tersebut cenderung berputar dengan kemiringan mirip dengan matahari.

Beberapa contohnya berupa planet-planet yang memiliki kemiringan aksial. Artinya salah satu kutub akan cenderung sedikit ke arah matahari.

Seperti Bumi, planet tempat kita tinggal misalnya. Bumi memiliki sumbu putar dengan kemiringan 23,5 derajat dari matahari.

Begitu pula dengan Mars dengan sudut kemiringannya sebesar 24 derajat. Kemiringan sumbu rotasi tersebut membuat adanya perubahan musim pada kedua planet.

Hal ini berbeda dengan Planet Uranus yang memiliki besar porot rotasi 99 derajat. Dengan begitu, planet ini berotasi secara menyamping seperti bola yang menggelinding.

Memiliki 27 Bulan

Seperti planet lainnya, Uranus sebagai planet terdingin di tata surya juga memiliki satelit alami berupa bulan. Jumlah bulan di bumi berbeda dengan Uranus.

Planet Uranus memiliki setidaknya 27 bulan yang berotasi mengelilinginya. Ukuran bulan-bulan tersebut cenderung kecil dan tidak teratur.

Hal yang menarik, semua bulan di Uranus merupakan sebuah dunia beku terdiri dari campuran es dan batuan. Kandungan tersebutlah yang membuat bulan di Uranus terlihat gelap di permukaannya.

Baca Juga: Karakteristik Galaksi Andromeda, Terbesar Kedua Setelah Bima Sakti?

Adapun bulan terbesar adalah Umbriel, Miranda, Ariel, Oberon, dan Titania. Ariel juga menjadi bulan paling terang dengan Umbriel yang paling gelap.

Memiliki Cincin

Uranus juga memiliki cincin seperti Planet Saturnus. Namun cincin Uranus tidak terlihat begitu jelas karena lebarnya hanya beberapa kilometer dari planet.

Cincin Uranus sangat tipis dan gelap dengan partikel berupa debu hingga batu-batu kecil. Pada tahun 2005, teleskop Hubble berhasil mendeteksi cincin Uranus yang lain.

Dengan penemuan tersebut, maka para ahli sepakat bahwa Uranus memiliki 13 cincin. 11 diantaranya adalah cincin luar.

Meskipun Uranus menjadi planet terdingin di tata surya, tetapi Neptunus juga memiliki suhu yang tak kalah dingin, yaitu -214 derajat Celcius. Selain itu, planet terdekat matahari yaitu Merkurius juga bisa menjadi sangat dingin pada bagian yang tidak menghadap pusat tata surya tersebut. (R10/HR-Online/Editor-Ndu)

- Advertisment -