Minggu, Mei 29, 2022
BerandaBerita TerbaruSinopsis Raya dan The Last Dragon, Film Disney Bertema Asia Tenggara

Sinopsis Raya dan The Last Dragon, Film Disney Bertema Asia Tenggara

Pada 3 Maret 2021, Disney mengeluarkan tokoh putri yang berlatar belakang Asia Tenggara. Melalui sinopsis Raya and The Last Dragon, penonton bisa menikmati film animasi berdurasi 1 jam durasi 1 jam 54 menit yang bergenre laga-petualangan. Film ini juga sudah bisa kita saksikan melalui aplikasi streaming Disney Hotstar.

Menariknya, film ini rilis saat pandemi sehingga tim produksi harus mengerjakan tugas mereka dari rumah masing-masing.

Ada ribuan detail yang membutuhkan keputusan sutradara sehingga tim produksi harus sering-sering menggelar online daring, bahkan untuk menggantikan obrolan santai ketika ngantor.

Baca Juga: Sinopsis Film Shang Chi and the Legend of Ten Rings, Superhero Asia

Sinopsis Raya and The Last Dragon menceritakan dunia fantasi Kumandra dengan lima negara: Fang, Heart, Talon, dan Tail.

Latar belakang Kumandra sendiri merupakan hasil riset dari negara-negara Asia Tenggara, yaitu Malaysia, Thailand, Kambodia, Singapura, dan Indonesia.

Jadi jangan heran kalau kita menemukan gamelan, buah kelengkeng, dan rumah gadang di film ini karena nuansa Asia di dalamnya memang benar-benar kental.

Simak Dulu Yuk Sinopsis Raya and The Last Dragon

Dahulu kala, manusia dan naga hidup berdampingan. Naga membawa air dan hujan yang menghidupi manusia.

Hingga suatu ketika, monster yang bernama Druun membawa wabah dan para naga mengorbankan diri mereka agar manusia tetap hidup.

Kini, setelah 500 tahun berlalu, manusia berperang untuk memperebutkan kristal peninggalan naga terakhir.

Terjadi Perpecahan Antar Negara

Dalam sinopsis Raya and The Last Dragon, kristal tersebut berada di negeri Heart, tempat suku Binturi tinggal.

Kepala suku Benja menyerahkan gelar penjaga kristal pada putrinya, Raya. Benja mendapat julukan ‘pedang terkuat dari lima negera’, karena ia memiliki sebuah pedang sakti yang bentuknya menyerupai keris.

Baca Juga: Sinopsis Doraemon: Nobita Treasure Island Tentang Petualangan Sahabat

Benja percaya bahwa untuk menghidupkan kembali para naga adalah dengan menyatukan kelima negara. Oleh karena itu, ia ingin memberi kepercayaan lebih dulu dengan mengundang perwakilan dari masing-masing negara. Di acara perjamuan, Raya berkenalan dengan putri dari negara Fang, Namaari.

Namaari percaya pada naga dan memberikan kalung Sisudaku pada Raya. Dalam sinopsis Raya and Last Dragon, Sisudaku atau Sisu adalah naga air yang suatu saat akan bangkit.

Raya ingin berteman dengan Namaari, lalu menunjukkan keberadaan kristal. Ternyata Namaari memang sudah mengincar kristal itu dan terjadilah perang.

Ketika Kristal Terpecah Belah

Dalam peperangan itu, batu kristal pun terpecah belah menjadi lima bagian. Setiap pemimpin negara mengambil bagian dari pecahan kristal karena percaya itu akan membawa kemakmuran bagi rakyatnya. Raya merupakan orang terakhir di negara Heart yang memegang pecahan kristal.

Akibat pecahnya batu kristal, Druun si monster jahat bangkit dan membinasakan sebagian besar populasi manusia. Namun, Druun memiliki kelemahan. Manusia yang berada di air atau dikelilingi air akan selamat dan tetap hidup meski harus kehilangan keluarga.

Munculnya Sisu si Naga Air

Melanjutkan sinopsis Raya and The Last Dragon, dunia berubah menjadi tandus dan gersang akibat ulah Druun.

Raya menelusuri setiap sungai untuk mencari keberadaan Sisu dengan berbekal pecahan kristal. Meski harapannya kecil, kepercayaan yang tersisa itu berhasil membangkitkan Sisu.

Menurut legenda, Sisu adalah naga terkuat yang tak terkalahkan. Namun kenyataannya justru Sisu adalah naga humoris yang mengaku sebagai murid paling malas dalam kerja kelompok.

Bersama Raya, Sisu memulai perjalanan untuk mencari arti keberadaan dirinya dan mengembalikan Kumandra.

Membangun Kembali Kepercayaan

Musuh bebuyutan Raya, Namaari tumbuh menjadi putri yang tangguh dan cerdas. Namaari selalu penuh perhitungan sebelum bertindak, karena negara Fang memang terkenal dengan kecerdasan. Akan tetapi, Namaari memiliki masalah kepercayaan sama seperti Raya.

Baca Juga: Sinopsis Film Belle, Kisah Dunia Virtual Bersama Gadis SMA 17 Tahun

Dalam film ini, yang menyulitkan para karakter bukan cuma soal mengumpulkan pecahan-pecahan kristal.

Masalah kepercayaan dari setiap karakter yang menjadi konflik utama. Gara-gara membuat asumsi yang salah, pernah dikhianati, dan sifat serakah membinasakan segala yang ada di muka bumi.

Menonton Raya and The Last Dragon mengajarkan kita pada kepercayaan. Kita sebuah tim saling percaya, maka di situlah kekuatan akan tumbuh.

Film ini juga mematahkan standar kecantikan yang mengharuskan kulit putih untuk diakui. Raya, Namaari, dan Ratu Virana memiliki kecantikan yang alami dengan kulit coklat eksotis khas Asia. (R7/HR-Online/Editor-Ndu)

- Advertisment -