Senin, Mei 23, 2022
BerandaBerita BisnisTernak Kroto Bagi Pemula, Usaha Modal Kecil yang Potensial

Ternak Kroto Bagi Pemula, Usaha Modal Kecil yang Potensial

Ternak kroto bagi pemula bisa menjadi usaha yang menguntungkan. Selain hanya membutuhkan modal kecil, usaha ini termasuk rendah tingkat persaingannya. Anda pun bisa memulainya dalam skala kecil dari rumah.

Melakukan budidaya kroto bisa merupakan usaha yang potensial. Selain memiliki banyak keuntungan, budidaya ini juga masih minim tingkat persaingannya. Sehingga sangat menjanjikan untuk Anda yang masih pemula.

Kroto merupakan jenis hewan yang senang berkomplot atau biasa kita sebut berkoloni. Hewan ini memiliki sarang-sarang yang teratur dan terkadang terdiri dari ribuan semut dalam setiap koloni.

Baca Juga: Pupuk Organik Cair, Begini Cara Membuatnya yang Mudah

Meskipun ukuran tubuhnya kecil, semut termasuk salah satu hewan paling kuat di dunia. Semut hanya dapat tersaingi oleh kumbang badak yang bisa menopang beban dengan berat 850 kali dari bobot tubuh aslinya.

Semut rangrang umumnya tidak mendapatkan pakan dalam sarangnya. Mereka akan mencarinya dengan cara memerah cairan manis dari kutu-kutuan atau larva kupu-kupu.

Sebagai koloni yang teratur, semut rangrang mudah untuk kita kembang-biakkan. Caca itu sekaligus juga memungkinkan anda memanen kroto secara berkesinambungan.

Apalagi saat ini kroto di alam bebas cenderung menurun dan bahkan langka. Karena itulah tak jarang budidaya semut rangrang atau kroto tersebut banyak orang lakukan.

Cara Ternak Kroto Bagi Pemula

Tahapan dalam cara budidaya kroto sebenarnya tidak sulit asalkan kita mengetahuinya. Anda bisa belajar dari orang yang sudah berpengalaman dalam usaha ternak kroto ini.

Nah, berikut ini beberapa langkah cara ternak kroto bagi pemula yang bisa Anda coba lakukan. Anda bisa mulai dengan jumlah sedikit sebelum mengembangkannya.

Menyiapkan Bibit Koloni

Bibit yang kita gunakan untuk budidaya kroto bisa kita dapatkan dari hasil tangkapan dari alam. Namun kita bisa juga membelinya dari para petani.

Berbagai cara demi memperoleh bibit koloni kroto dari alam lebih hemat biayanya. Tetapi biasanya anakan ini orang jual dalam kemasan toples atau botol plastik bening.

Baca Juga: Cara Budidaya Buah Anggur untuk Usaha Rumahan yang Potensial

Harga bibit koloni terkesan relatif mahal. Satu botol plastik berukuran 1 liter umumnya bandrol harganya sekitar 150-200 ribu rupiah. Tentu saja hal semacam ini perlu Anda pertimbangkan untuk meminimalkan biaya.

Membuat Kandang

Cara ternak kroto bagi pemula yang juga penting adalah membuat kandang yang terbilang cukup mudah. Anda tinggal memotong paralon dengan panjang yang sama. Kemudian susunlah dalam bentuk rak.

Media ini cukup tahan lama, bahkan bisa untuk 5-10 tahun pemeliharaan. Paralon umumnya gelap dan kedap cahaya. Namun paralon memiliki kedua sisi yang terbuka.

Lingkungan yang bagus bagi semut rangrang itu membutuhkan intensitas cahaya yang cukup. Jika kita susun dengan baik posisinya maka akan saling menguatkan dan tidak mudah berpindah atau bergeser.

Menebarkan Bibit Koloni

Untuk tahapan cara ternak kroto bagi pemula yang juga tak kalah penting adalah menebarkan bibit koloni. Tahap ini kita lakukan setelah papan paralon atau rak siap.
Umumnya peternak menggunakan paralon karena kepraktisannya.

Hal ini berbeda dengan toples atau media lainnya yang dapat juga kita gunakan untuk wadah, media paralon cukup kita susun di atas rak dan bisa langsung kita gunakan.

Anda bisa mencoba memindahkannya ke dalam paralon dengan memotong botol plastik atau buka toplesnya, lalu letakkan pada paralon.

Baca Juga: Green House Hidroponik, Ini Ragam Desain untuk Usaha Rumahan

Pemberian Pakan

Jenis pakan untuk usaha ternak kroto bagi pemula ada beberapa. Seperti jangkrik, belalang, ulat, cicak, dan hewan kecil lainnya. Anda juga bisa menyajikan daging ayam yang telah Anda rebus agar tidak membusuk dan berbau.

Ada baiknya pula anda memberikan tulang-tulang. Pemberian tulang sapi atau kambing harus Anda pecahkan sampai sumsumnya keluar. Jenis makanan ini penting sebagai asupan tambahan yang kaya protein dan lemak dan baik untuk pertumbuhannya.

Pemanenan Kroto

Memanen kroto bisa kita lakukan setelah melalui daur 15 hingga 20 hari. Saat itu kita bisa mulai melihat proses telur-larva hingga menjadi semut.

Anda bisa memanennya setelah sarang semut terlihat penuh dengan telur atau kroto yang berwarna putih bersih. Pada sarang yang stabil, selanjutnya kroto dapat kita panen setiap 15-20 hari.

Sebaiknya untuk bibit koloni kita biarkan berkembang biak sehingga populasi semut semakin bertambah banyak.

Demikian cara yang paling praktis saat hendak melakukan usaha ternak kroto bagi pemula. Semoga ulasan ini bisa bermanfaat bagi anda. Dengan begitu anda bisa menjadikan budidaya kroto sebagai bisnis rumahan tanpa modal banyak. (R11/HR-Online/Editor-Ndu)

- Advertisment -