Sabtu, Mei 21, 2022
BerandaBerita JabarUpaya Jabarzilennial Lestarikan Permainan Tradisional Jabar

Upaya Jabarzilennial Lestarikan Permainan Tradisional Jabar

Berita Jabar, (harapanrakyat.com),– Potensi kebermanfaatan para pemuda di Jawa Barat (Jabar) yang dihimpun dalam Jabarzilennial berusaha melestarikan permainan tradisional Jabar.

Salah satunya dengan menggiatkan Hayu Diajar Bumi Pasundan (HYDBP), yang telah berlangsung dari awal pandemi Covid19.

Dilansir dari laman Instagram Jabarzilennial, HYDBP ialah satu kegiatan yang salah satunya fokus pada pelestarian permainan tradisional Jabar.

Selain itu HYDBP menggiatkan seni menggambar dan mewarnai, menggambarkan cita-cita dan mimpi anak-anak. Serta hal positif lainnya untuk pengembangan pendidikan anak di Jabar.

Baca Juga: Wagub Jabar Sebut Kasus Pemerkosaan di Bandung Bukan di Pesantren

Pelaksanaan HYDBP berlangsung di 27 kabupaten/kota di Jabar, berakhir awal Desember 2021. 

Giat ini sebagai bentuk keprihatinan anak muda terhadap masa pandemi Covid19. Termasuk juga mewadahi anak-anak yang sulit mendapatkan akses pendidikan online, seperti di pedesaan dan panti-panti asuhan.

Organisasi kepemudaan yang merupakan afiliasi dari Jabar Bergerak (Jaber) ini dikukuhkan Istri Gubernur Jabar, Atalia Praratya Kamil, sebagai pendiri Jaber, pada (19/12/2021).

Pengukuhan kepengurusan organisasi nirlaba yang berfokus pada kegiatan kemanusiaan dan pendidikan anak ini langsung dipimpin oleh Ibu nomor satu di Jabar tersebut. 

Ketua Jabarzilennial yaitu penggagas Emmeril Kahn Mumtadz, dan beberapa ketua cabang kabupaten/kota.

“Uwoww, gejolak anak muda kini tak terbendung lagi, tuk hadirkan kebermanfaatan di 18 kota/kabupaten di Jabar,” kata Atalia dalam keterangan video di Instagram @ataliapr.

Lebih lanjut ia pun mengajak kaum muda bergabung dalam Jabarzilennial.m”Yang merasa muda, keren, kelebihan energi positif, mari merapat,” tutur Atalia.

Adapun kabupaten/kota yang telah bergabung yakni Kota Bandung, Cimahi, Tasikmalaya, Depok, Bekasi, Bogor, dan Kabupaten Bandung. Selanjutnya Bandung Barat, Bekasi, Ciamis, Cirebon, Kuningan, Majalengka, Purwakarta, Subang, Sukabumi, Sumedang, dan Tasikmalaya.

Atalia menunggu wilayah lain yang belum bergabung untuk berkontribusi. (Aan/R7/HR-Online/Editor-Ndu)

- Advertisment -