Kamis, Januari 27, 2022
BerandaBerita BisnisPeluang Usaha Ternak Ayam Kampung, Apakah Menguntungkan?

Peluang Usaha Ternak Ayam Kampung, Apakah Menguntungkan?

Usaha ternak ayam kampung merupakan salah satu jenis bisnis yang cukup menjanjikan untuk Anda geluti.

Tak dapat kita pungkiri bahwa ayam merupakan hewan populer dan menjadi santapan bagi masyarakat di Indonesia.

Ketika bersantai mencari makan di pinggir jalan atau restoran sekalipun, ayam menjadi pilihan suguhan yang banyak orang cari.

Bahkan kita mudah menemukan olahan ayam di manapun tempat makannya.

Mengetahui hal tersebut tak heran menggeluti usaha ternak ayam kampung menjadi ladang mata pencaharian menguntungkan serta tidak akan ketinggalan zaman.

Peluang Usaha Ternak Ayam Kampung

Meskipun jumlah penikmat kuliner ayam kampung tak sebanding dengan ayam negeri, tetap saja usaha ternak ayam kampung menggiurkan.

Bahkan terdapat banyak keunggulan bisnis serta potensi keuntungan berlimpah yang hanya peternak ayam jenis ini rasakan.

Pasalnya walaupun jumlah peminatnya tidak sebanyak ayam jenis negeri, konsumen ayam kampung terbilang masih banyak.

Terbukti dari banyaknya penjual kuliner khusu yang menjajakan santapan dari ayam kampung.

Untuk orang yang mempunyai watak pebisnis, hal tersebut justru menjadi celah bisnis menggiurkan.

Lantaran tingkat persaingan dalam usaha ternak ayam kampung tidak seketat ayam jenis negeri

Tetapi prospek keuntungannya terbilang lebar sehingga bisa menekan resiko kegagalannya.

Bukan hanya itu, bisnis ternak ayam kampung juga mempunyai kelebihan harga jual yang cenderung lebih mahal.

Karena jumlah peminatnya yang sedikit membuat harga ayam kampung pun menjadi lebih tinggi.

Hal tersebut tentunya membuat perbandingan keuntungan usaha ayam kampung daripada ayam negeri menjadi setara.

Tak sampai itu saja, tahap pemeliharaannya juga tak seribet ataupun sesulit ayam jenis negeri.

Tidak adanya pemakaian bahan kimia seperti yang peternak ayam negeri lakkan mempuat ayam kampung mempunyai kondisi kesehatan lebih alami.

Sehingga banyak orang lebih gemar mengonsumsi ayam kampung lantaran tak terdapat pemakaian bahan kimia.

Selain itu ayam kampung juga mudah peternak pelihara lantaran daya tahan tubuhnya lebih kuat dan bisa hidup bebas di alam liar.

Kelebihan usaha ternak ayam kampung terakhir yaitu banyak yang percaya jika unggas tersebut mempunyai kandungan gizi  lebih baik.

Kuliner dari bahan ayam kampung juga mempunyai cita rasa kuat dan khas sehingga peminatnya pun tinggi.

Cara Memulai Bisnis Ternak Ayam Kampung

Sementara itu cara memulai usaha ternak ayam kampung sendiri terbilang mudah, Anda perlu mengikuti langkah berikut ini: 

Mempersiapkan kandang ayam kampung

Tahap awal memulai ternak ayam kampung yaitu mempersiapkan sebuah kandang.

Kandang tersebut merupakan tempat ayam kampung bisa Anda ternak.

Ada baiknya siapkan lokasi kandang yang berjarak tak begitu jauh dari rumah sehingga Anda lebih mudah mengawasinya.

Pemilihan indukan ayam kampung

Memulai bisnis ternak ayam kampung berikutnya yaitu melakukan pemilihan terhadap indukan unggas jenis tersebut.

Indukan inilah nantinya menghasilkan telur serta anakan ayam kampung yang kelk bisa Anda budidayakan lalu menjualnya.

Tahap pengawinan induk ayam kampung

Cara selanjutnya yaitu memasuki tahap pengawinan indukan.

Proses perkawinan akan berlangsung apabila kedua induk sudah siap kawin secara alami.

Anda hanya dapat menunggu sampai kedua indukan selesai melakukan perkawinan.

Tahapan penetasan telur ayam kapung

Langkah usaha ternak ayam kampung berikutnya yaitu tahap penetasan telur ayam kampung.

Biasanya tahap penetasan tersebut bisa Anda lakukan manual atau dengan cara buatan.

Apabila melalui cara buatan biasanya memerlukan waktu lebih singkat yaitu 14 sampai 20 hari sedangkan jika alami sekitar 25-35 hari.

Pemeliharaan anak ayam kampung

Sesudah telur mulai menetas, maka Anda selanjutnya wajib melakukan pemeliharaan dengan intensif yaitu melalui pemberian pakan.

Tahap penjualan

Langkah terakhir dalam usaha ternak ayam kampung yaitu proses penjualan.

Proses ini bisa Anda lakukan setelah anak ayam sudah berusia 1 sampai 3 bulan.

- Advertisment -