Jumat, Januari 28, 2022
BerandaBerita NasionalWarga di Malang Alami Kebutaan Usai Divaksin Covid-19

Warga di Malang Alami Kebutaan Usai Divaksin Covid-19

Berita Nasional, (harapanrakyat.com),- Warga Kota malang, Jawa Timur, mengalami kebutaan mata usai menjalani vaksinasi Covid-19.

Kejadian itu ia alami usai mendapat vaksin Astrazeneca dosis 1 di awal bulan September 2021 lalu.

Husnul Muarif Kadis Kesehatan Kota Malang membenarkan salah satu warganya asal Arjowinangun, Kedungkandang, mengalami kebutaan usai vaksinasi.

Namun hingga saat ini, pihaknya belum bisa memastikan apakah penyebab kebutaan itu karena vaksin atau bukan.

Dinas Kesehatan Kota Malang pun langsung gerak cepat membantu penanganan pasien tersebut.

Kata Husnul, kasus itu sudah lama terjadi yakni pada September lalu. Bahkan sudah ditindaklanjuti dan kondisi pasien mengalami banyak kemajuan.

“Hingga kini belum bisa kita pastikan apakah warga tersebut buta karena vaksin atau bukan,” ujar Husnul di Malang, Kamis (2/11/2021).

Lanjut Husnul, pasien warga Arjowinangun ini kondisinya tidak buta total. Hanya saja saat tidak ada cahaya, pandangannya menjadi buram.

Dinkes Kota Malang pun mengklaim bahwa kondisi pasien tersebut kini sudah membaik.

“Kalau buta total sih tidak. Jadi seperti buram. Kalau lihat sedikit bisa. Itu kondisi di awal-awal. Tapi sekarang banyak kemajuan,” jelasnya.

Di Kota Malang, kasus masyarakat yang mengalami kebutaan pasca vaksinasi ini adalah yang pertama.

Baca Juga: Ini Aturan PPKM Level 3 saat Nataru, Tempat Wisata Boleh Buka, Asal?

Upaya Dinkes Malang Bantu Warga yang Buta Pasca Divaksin

Pihak Dinas Kesehatan setempat pun sudah melaporkan kasus kebutaan warga pasca vaksinasi ini ke Komda KIPI Jatim.

Husnul menuturkan, pihaknya terus melakukan pendampingan terhadap pasien saat rawat jalan di Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Kota Malang.

Selain itu juga pihaknya sedang berupaya mendaftarkan pasien tersebut akan masuk ke BPJS Kesehatan sehingga segala biaya ditanggung pemerintah.

“Pendampingan sudah kita lakukan. Untuk biaya juga kita upayakan mendapatkan BPJS. Dari pihak lain pun ikut membantu,” ujar Husnul.

Sebelumnya, viral di medsos akun Facebook warga Malang atas nama Titik Andayani memberikan informasi kondisi suaminya yang buta usai disuntik vaksin jenis Astrazeneca.

Postingan itu oleh sang pemilik akun kirimkan ke halaman grup yang bernama Komunitas Asli Malang.

Bahkan ia juga mengaku meminta bantuan ke Wali Kota Malang dan istrinya dengan mengirimkan pesan langsung, namun tidak ada respon.

Dalam unggahan itu pula, ia menjelaskan bahwa kondisi suaminya sudah mulai pulih sekitar 70%.

Menurutnya, berdasarkan hasil pemeriksaan medis, kondisi suaminya normal tidak ada penyakit bawaan.

Titik butuh bantuan karena suaminya tidak bekerja sejak mengalami buta usai divaksin, warga Malang ini harus menghidupi istri dan kedua anaknya. (R8/HR Online/Editor Jujang)

- Advertisment -