Jumat, Mei 20, 2022
BerandaBerita CiamisWujudkan Petani Milenial, Ini Kata Agun Gunandjar Saat di Ciamis

Wujudkan Petani Milenial, Ini Kata Agun Gunandjar Saat di Ciamis

Berita Ciamis, (harapanrakyat.com),– Anggota DPR RI dari Komisi XI Dapil Jabar X, Agun Gunandjar Sudarsa mengungkapkan, ada tahapan yang harus dilakukan untuk merangsang petani milenial. Salah satunya dengan mengingatkan kaum milenial tentang siapa dirinya.

“Sebelum melangkah untuk mewujudkan bagaimana petani milenial itu yang pertama harus diingatkan kepada kaum milenial pertanyaan siapa anda. Itu harus dijawab dulu,” ungkap Agun, saat penyerahan bantuan mesin perontok padi minimalis kepada kelompok tani di Kelurahan Kertasari, Kecamatan/Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, Rabu (22/12/2021).

Baca Juga: Pilkades Serentak Ciamis Digelar 27 Maret 2022, Berikut Tahapannya!

Menurutnya, jangan sampai petani milenial tersebut tidak mengetahui dirinya apalagi tidak mengetahui Indonesia. Karena harus hapal bahwa Indonesia itu bukanlah Eropa, Indonesia itu juga bukan China, bahkan Indonesia itu juga bukan Jakarta.

Tapi Indonesia itu dari Sabang sampai Merauke yang beragam segala-galanya. Jadi, kata Agun, intinya jika petani milenial tersebut tidak mengetahui dirinya dan Indonesia bagaimana bisa meningkatkan ekonomi pertanian saat ini.

“Tidak bisa kalau saat ini hanya mengandalkan teknologi pertanian segala macam. Apalagi kalau dia tidak paham akan Indonesianya. Akhirnya akan menjadi ekonomi kita saat ini, pertumbuhan itu tidak seiring dengan pengentasan kemiskinan,” tuturnya.

Maka dari itu, kata Agun, untuk mewujudkan pertanian Indonesia yang baik dan berkembang, serta merangsang petani milenial agar lebih tertarik untuk bertani itu ada tahapan-tahapan yang harus dilakukan.

“Dia (Petani Milenial) harus kenal Indonesia, bagaimana membangun petani milenial kalau dirinya saja tidak tahu Indonesia. Setelah itu petani milenial harus diajarkan menghargai alam,” katanya.

Agun menambahkan, setelah petani milenial itu mengetahui siapa dirinya dan Indonesia, serta bisa menghargai alam, panas, air sungai dan lainnya, maka perekonomian akan lebih maju.

“Maka pasti akan bisa memanfaatkan itu semua, kemudian perekonomian dari sektor pertanian akan lebih maju lagi,” pungkasnya. (Ferry/R7/HR-Online/Editor-Ndu)

- Advertisment -