Selasa, Januari 25, 2022
BerandaBerita TerbaruCara Menghindari Sifat Ghibah yang Penting Diketahui

Cara Menghindari Sifat Ghibah yang Penting Diketahui

Cara menghindari sifat ghibah menjadi salah satu upaya yang menghindarkan kita dari betapa pedihnya siksa neraka.

Seperti yang sudah kita ketahui, ghibah merupakan salah satu perbuatan tercela yang sudah seharusnya untuk kita jauhi.

Namun sebagai makhluk sosial, berinteraksi dengan manusia yang lain serta berkumpul merupakan salah satu kebutuhan.

Walaupun begitu, bukan tidak mungkin apabila perkumpulan dan interaksi tersebut justru akan memberikan dampak buruk terhadap kehidupan kita.

Terkadang ketika kita berkumpul dengan teman-teman, menyebabkan kita malah membicarakan keburukan orang lain. Biasanya masyarakat menyebutkan hal tersebut adalah gosip.

Sebagai umat muslim, tentunya kita juga mengenal hal tersebut. Hanya saja, dalam Islam gosip mempunyai istilah lain yakni ghibah.

Ghibah merupakan salah satu kebiasaan membicarakan keburukan atau menggunjing perbuatan orang lain.

Padahal kita sendiri juga tidak mengetahui sebenarnya apa niat dan maksud tujuan orang tersebut melakukan perbuatan itu.

baca juga: Cara Menghapus Dosa Ghibah yang Mudah, Semoga Allah Mengampuni

Inilah Cara Menghindari Sifat Ghibah

Ghibah bukanlah suatu hal yang diperbolehkan dalam ajaran Islam. Meskipun begitu, tidak sedikit dari kita yang masih melakukan sifat tercela tersebut.

Menggunjing orang lain juga merupakan suatu hal yang sifatnya sangat sulit kita hindari. Hal itu juga mempunyai hukum haram untuk kita lakukan, baik disengaja ataupun tidak.

Karena dalam Al-Qur’an surat Al-Hujurat ayat 12 yang artinya adalah “Wahai orang-orang yang beriman, jauhilahi antara kalian itu buruk sangka. Karena buruk sangka itu merupakan perbuatan yang dosa. Jangan pula kalian mencari kesalahan orang lain dan jangan menggunjing satu sama lain. Adakah orang diantara kalian yang suka memakan daging saudaranya sendiri yang sudah mati? Bukankah hal tersebut akan sangat menjijikkan. Maka bertakwalah kepada Allah SWT. Karena Allah maha menerima taubat dan maha penyayang”.

Bagi Anda yang masih bingung bagaimana cara untuk menghindari sifat ghibah, berikut ini penjelasannya.

baca juga: Adab Berbicara Wanita Muslimah Berdasarkan Agama Islam

Berkumpul dengan Orang Sholeh

Untuk cara menghindari sifat ghibah yang pertama, kita harus berkumpul dengan orang-orang sholeh. Tidak bisa kita pungkiri juga bahwa pergaulan merupakan salah satu hal yang akan memberikan dampak besar dalam kehidupan kita.

Dengan tujuan supaya kita juga tidak terjerumus dalam pergaulan yang salah, solusi terbaiknya adalah kita harus mencari teman atau pergaulan dengan muslim yang mengetahui mana baik dan buruk.

Rasulullah sendiri juga berpesan kepada umatnya, permisalan teman yang baik serta buruk itu bisa kita ibaratkan seperti penjual minyak wangi dan pandai besi.

baca juga: Arti dari Ghibah, Dalil dan Hukum Larangan Menurut Agama

Menjaga Lidah dan Lisan

Selanjutnya, hendaknya kita itu menjaga lidah serta lisan. Hal tersebut merupakan cara menghindari sifat ghibah yang paling ampuh. Ajarkan kepada diri kita sendiri untuk selalu mengatakan sesuatu yang baik.

Jika kita mengetahui dan menyadari apabila yang akan kita katakan itu merupakan hal buruk, lebih baik tidak usah dikatakan dan diam menjadi jawaban yang paling benar.

Sadar Bahwa Gosip Hal Buruk

Tidak hanya itu saja cara menghindari sifat ghibah yang ada dalam diri kita. Seharusnya kita juga mengetahui bahwa hal tersebut bukanlah perbuatan yang baik dan akan memberikan pahala untuk kita.

Ghibah merupakan perbuatan yang tidak terpuji dan akan memberikan dosa. Dengan kita menyadari hal tersebut, Allah akan membantu kita untuk lebih mudah menghindarinya.

Intropeksi Diri

Hendaknya kita juga selalu intropeksi diri. Saat kita ingin membicarakan keburukan orang lain di belakang mereka, apakah kita sudah benar-benar yakin bahwa kita lebih baik daripada mereka. Dengan kita introspeksi diri, rasa malu akan timbul dengan sendirinya.

Belum tentu kita bisa melakukan apa yang orang lain lakukan. Ketika kita membicarakan keburukan mereka tanpa mengetahui fakta sebenarnya, kita juga tidak tahu bahwa mereka itu sudah berbuat baik kepada kita.

Jangan tergesa-gesa untuk selalu mengomentari kehidupan orang lain. Ingatlah kebaikan orang-orang yang sudah dilakukan kepada kita.

Selalu berpikir positif juga menjadi cara menghindari sifat ghibah. Kita tidak perlu ikut campur dalam kehidupan orang lain.

Tugas kita, jika mereka mampu mendapatkan yang lebih dari kita, maka harus ikut bangga dan menjadikan kehidupan orang lain sebagai motivasi.

Dengan mengamalkan beberapa cara menghindari sifat ghibah di atas, dapat mencegah kita dari bertambah banyaknya dosa dan siksa api neraka. (Muhafid/R6/HR-Online)

- Advertisment -