Jumat, Januari 21, 2022
BerandaBerita PangandaranDesain Kantor Baru Bupati Pangandaran Mirip Bangunan Minangkabau?

Desain Kantor Baru Bupati Pangandaran Mirip Bangunan Minangkabau?

Berita Pangandaran, (harapanrakyat.com),- Kantor baru Bupati Pangandaran, Jawa Barat, di Desa Cintakarya, Kecamatan Parigi sudah hampir rampung.

Adapun desain bangunan orang nomor 1 di Pangandaran ini, dibuat oleh arsitek asli Pangandaran.

Budayawan Pangandaran Abah Abuy mengatakan, desain bangunan kantor Bupati dan Sekretariat Daerah Pangandaran ini menonjolkan ciri khas budaya Sunda.

“Desainnya itu seperti julang ngapak atau kepakan sayap burung, filosofinya adalah bangunan kokoh kuat dan tahan gempa,” ujar Abah Abuy Kamis (6/1/2022).

Kantor baru Bupati Pangandaran itu kata Abah Abuy kental dengan ornamen khas sunda.

“Bisa dilihat dengan jelas model suhunan julang ngapak, mencerminkan kepakan sayap burung terbang,” katanya.

Baca juga: BUMP Pangandaran Minta Petani Kreatif dan Inovatif

Ia mengakui jika bangunan kantor Bupati Pangandaran ini mirip dengan bangunan-bangunan di Sumatera.

“Seperti di daerah Minangkabau dan Karo Medan, bangunannya semua mirip karena mengambil filosofi dari elang terbang,” jelasnya.

Ia menilai jika bangunan baru tersebut sangat cocok sebagai kantor Bupati dan Wakil Bupati.

Mengingat bangunan tersebut didesain awet juga tahan gempa.

“Intinya model bangunan tersebut super awet dan tahan gempa, karena suhunan tinggi tidak bisa air mengendap lama, sangat cocok dan artistik,”pungkasnya.

Sementara itu Kepala Bidang Prasarana wilayah Bappeda Pangandaran Asep Suhendar mengatakan, desain bangunan Kantor Bupati tersebut arsiteknya orang asli Cintakarya.

“Arsiteknya Kang Dian, kakak kelas saya dulu waktu SMA, rumah adat sunda, rumah panggung atapnya ada beberapa gabungan bentuk, julang ngapak sama bentuk lainnya gak tau apa,”kata Asep Suhendar.

Untuk bangunan adat sunda lanjutnya, atapnya memang bervariasi ada yang desain julang ngapak, gagajahan, lilimasan, tagog anjing, badak heuay dan lainnya..

“Bangunan ini sepertinya digabung, kalau julang ngapak aslinya mirip banget rumah gadang, contohnya seperti di aula barat gedung ITB Bandung,” katanya. (Madlani/R8/HR Online/Editor Jujang)

- Advertisment -