Jumat, Januari 21, 2022
BerandaBerita TerbaruFilm Knock Knock, Ancaman 2 Wanita Penggoda Dalam Permainan

Film Knock Knock, Ancaman 2 Wanita Penggoda Dalam Permainan

Film Knock Knock merupakan tayangan populer yang rilis pada tahun 2015 lalu.

Pemirsa bisa menyaksikan penayangannya kembali di salah satu stasiun TV Indonesia.

Kendati demikian film tersebut masih dapat Anda nikmati melalui platform Netflix.

Knock Knock adalah sebuah thriller baru yang seksi garapan sutradara Eli Roth dan ia tulis untuk layar lebar.

Penulis naskah lainnya yaitu Nicolas Lopez serta Guillermo Amoedo.

Sedangkan penulis ceritanya oleh Michael Ronald dan Anthony Overman.

Bintang dalam Knock Knock adalah Keanu Reeves sebagai pria keluarga yang jatuh dalam godaan Ana de Aras dan Lorenz Izzo.

Keduanya adalah penggoda yang mendatangkan malapetaka dalam hidupnya.

Bahkan penggoda itu merubah fantasi gelap pria yang telah menikah sebagai mimpi paling buruknya.

Keanu Reeves memerankan karakter bernama Evan Webber yakni seorang pria dengan profesi Arsitek yang sudah menikah.

Di akhir pekan, istri dan anak-anaknya pergi pada kegiatan keluarga berencana dengan melakukan perjalanan pantai.

Tetapi dalam film Knock Knock, Evan tak dapat pergi lantaran ada pekerjaan serta janji temu.

Istrinya bernama Kareena yaitu seorang seniman sukses yang meninggalkan asisten mereka bernama Louis.

Asistennya tersebut bertanggung jawab atas patungnya yang perlu ia pindahkan ke galeri seni.

Sendirian dalam rumahnya yang indah dan mahal, Evan sedang mengerjakan rendering dalam proyek rumah yang tengah berlangsung.

Tepat di malam itu, dua wanita muda yakni Genesis dan Bel datang dengan mengetuk pintu bagian depan rumahnya.

Evan pun membukakan pintu serta mereka mengatakan tengah mencari alamat agar bisa berpesta.

Lantaran keduanya tak mempunyai sarana komunikasi, kemudian Evan mengizinkan mereka memakai internet untuk menghubungi tuan rumah pemilik pesta.

Ketika kedua wanita mendapatkan alamat yang benar, Evan menawarkan memanggil sopir serta memerlukan waktu 45 menit untuk sampai.

Cerita berlanjut saat kedua wanita menghilang ke kamar mandi dan Evan menemukan mereka tanpa busana lalu melakukan hubungan terlarang.

Setelah itu Evan pun terjebak konflik dalam permainan keduanya di film Knock Knock.

Ulasan Film Knock Knock

Hampir secara keseluruhan, adegan dalam film mengambil latar tempat di kediaman keluarga Webber.

Meskipun terdapat adegan dewasa, Knock Knock terbilang aman sebab lebih sedikit momen berdarah-darah.

Di dalamnya memang terdapat adegan penyanderaan atau dikubur hidup-hidup dalma tanah namun semuanya lebih terkesan komikal.

Kendati demikian Knock Knock bukanlah tayangan serius untuk beberapa penonton.

Tampaknya Roth memaksudkan filmnya sebagai satire di sejumlah poin dan sempat menyindir apatisme sebuah lingkungan.

Untuk kesan awal film, penampilan Reeves bagi beberapa penonton begitu parah di filmnya.

Mungkin sang aktor memberikan salah satu penampilan terbaik yang merubah dialog histeris serta depresif menjadi lucu.

Salah satunya di adegan puncak film Knock Knock, ia begitu meledak-ledak dan melempar banyak umpatan meratapi nasibnya.

Tetapi adegannya tersebut malah membuat para penonton tertawa terbahak-bahak.

Namun bagi penonton lainnya, sebagai tayangan thriller Knock Knock secara penuh kehilangan unsur tersebut.

Pasalnya menurut mereka tak ada satu bagian pun yang menjadikan Knock Knock terasa mencekam atau menegangkan.

Bahkan Knock Knock lebih terasa campy dan itu dapat ditangkap dari dialog dalam naskah hasil tulisan Eli Roth.

Contohnya saja, adegan-adegan yang seharusnya tampak miris serta menakutkan mampu membuat penontonnya tertawa terbahak-bahak.

Itu tak lepas pula dari peran Keanu Reeves yang membawa karakter Evan dalam film Knock Knock terlalu lugu.

Genre thriller cukup terasa berkat kehadiran Bel dan Genesis namun masih bisa pemirsa terima.

- Advertisment -