Minggu, Agustus 14, 2022
BerandaBerita TerbaruHadis Larangan Mencela Makanan Menjadi Warning Bagi Kehidupan Kita

Hadis Larangan Mencela Makanan Menjadi Warning Bagi Kehidupan Kita

Hadis larangan mencela makanan tentunya menjadi peringatan untuk kita. Hadis ini sangat penting untuk kita ketahui.

Karena dalam kehidupan sehari-hari bukan tidak mungkin apabila tak sadar terhadap apa yang kita katakan sudah mencela makanan. Hal ini mungkin terlihat sepele, tetapi sadarkah bahwa Islam mengaturnya.

Karena Islam itu agama sempurna, apapun yang akan kita lakukan mempunyai aturan. Baik aturan tersebut sudah dari Allah langsung ataupun melalui Uswatun Hasanah kita.

Dari kita bangun tidur sampai tidur lagi, dari hal kecil sekali sampai yang besar. Salah satunya adalah saat kita makan.

Kita pasti pernah mendapat tawaran makanan dari seseorang. Kemudian menolaknya. Ketika melakukan penolakan tersebut, kita juga mempunyai cara yang berbeda-beda.

Kadang diam, namun ada juga yang mengungkapkan bahwa makanan tersebut merupakan makanan tidak ia sukai. Apakah yang demikian itu termasuk perbuatan mencela makanan?

baca juga: Hadis Surga di Telapak Kaki Ibu yang Perlu Anda Ketahui

Pahami Hadis Larangan Mencela Makanan dalam Islam

Padahal kita tahu bahwa rezeki itu datangnya tidak kita sangka. Jika kita mendapat tawaran makanan dari seseorang, apakah itu termasuk dalam kategori rezeki untuk kita? Tentu saja iya. Lantas apa yang harus kita lakukan?

Bukankah kita harus mensyukurinya, tapi bagaimana jika kita sudah kenyang? Apabila makanan yang ditawarkan kepada kita merupakan makanan ringan seperti halnya snack, mungkin kita bisa makan sedikit saja.

Sedangkan jika makanan yang diberikan atau ditawarkan kepada kita itu makanan berat dan keadaan perut kita sudah benar-benar kenyang, hal yang harus kita lakukan, boleh melakukan penolakan asalkan dengan cara sopan dan santun.

Misalnya saja “Maaf sebelumnya, karena saya baru saja selesai makan. Dalam Islam juga ada ajaran bahwa makan berlebihan itu tidak boleh dan alangkah lebih baiknya harus berhenti makan sebelum kenyang”.

Tidak perlu kita mencela makanan tersebut. Misalnya, “Saya tidak mau, karena makanan masakan kamu itu rasanya tidak enak dan tidak pas di lidah”.

Sungguh perbuatan tersebut merupakan perbuatan yang terlarang. Karena apa yang kita ucapkan tanpa kita sadari itu bisa menyakiti hati orang lain. Bagaimana jika kita tidak tahu dan orang lain yang mendengar ucapan kita itu sakit hati?

baca juga: Ciri-Ciri Orang Munafik dalam Islam Berdasarkan Al-Quran dan Hadis

Arti Hadis

Mengapa hal tersebut bisa kita katakan merupakan sesuatu yang dilarang dalam ajaran Islam? Perlu Anda ketahui bahwa Islam mempunyai hadis larangan mencela makanan.

Sehingga, hadis larangan ini dijadikan acuan hukum serta menjadi warning untuk kita supaya tidak mencela makanan.

Seperti sudah menjadi kebiasaan bagi manusia. Apabila ia mendapatkan sesuatu yang tidak sesuai dengan keinginan ataupun kehendak, pasti langsung mencela.

Ternyata kebiasaan buruk ini juga berlaku bagi manusia yang menemukan cita rasa makanan tidak sesuai dengan lidahnya.

Dengan tujuan menjauhkan perbuatan tidak terpuji tersebut dalam kehidupan kita, berikut ini hadis larangan mencela makanan dalam Islam.

baca juga: Obat Herbal Islami Anjuran Rasulullah SAW Sesuai Al-Qur’an dan Hadis

Pahami riwayat Bukhari nomor 5409 serta riwayat Muslim nomor 2064. Bagaimana arti hadis larangan mencela makanan tersebut?

“Dari Abu Hurairah radhiallahu anhu, Rasul itu tidak pernah mencela makanan apapun. Apabila Rasul suka, lantas memakannya. Akan tetapi jika tidak suka, Rasul pun meninggalkannya dan tidak memakannya”.

Apa yang Rasulullah lakukan tersebut bisa kita contoh dan terapkan dalam kehidupan. Tapi jika kita meninggalkan begitu saja tanpa memberi alasan, apakah itu sopan?

Mungkin peradaban zaman Rasulullah dengan sekarang berbeda. Jika dahulu Rasulullah tidak suka dengan makanan kemudian meninggalkan, para sahabat dan orang-orang sekitar sudah paham mengapa Rasulullah demikian.

Jika kita merasa hal tersebut tidak sopan, kita bisa memberikan alasan sama seperti hal yang sudah dicontohkan sebelumnya.

Pada intinya gunakanlah kalimat penolakan yang sopan santun serta tidak menyakiti hati orang yang menawari kita makanan.

Kenapa kita tidak boleh mencela makanan? Mungkin bagi sebagian orang adanya hadis larangan mencela makanan ini masih membingungkan. Namun ketahui dan pahamilah bahwa makanan tersebut hakikatnya ciptaan Allah SWT.

Apakah pantas jika kita mencelanya? Bukankah kita justru harus mensyukurinya? Bagaimana hari ini, apakah kita sudah bersyukur? Pastikan bersyukur setiap saat atas nikmat dari Allah SWT dan renungkan hadis larangan mencela makanan di atas. (Muhafid/R6/HR-Online)