Sabtu, Januari 22, 2022
BerandaBerita TerbaruHikmah Beriman Kepada Kitab Allah, Menjadikan Kehidupan Tertata

Hikmah Beriman Kepada Kitab Allah, Menjadikan Kehidupan Tertata

Hikmah beriman kepada kitab Allah menjadi salah satu hal penting bagi seluruh umat muslim. Seperti yang sudah kita ketahui, percaya kepada semua kitab-kitab Allah termasuk rukun iman ketiga.

Sedangkan maksud dari kitab itu sendiri merupakan kumpulan firman Allah SWT yang turun kepada nabi dan rasul melalui Malaikat Jibril.

Dengan demikian, iman kepada kitab-kitab Allah berarti kita meyakini dengan sepenuh hati bahwa Allah SWT sudah menurunkan kitab-kitab tersebut kepada rasul pilihan.

Dengan tujuan, supaya kitab tersebut sampai kembali kepada umatnya. Sehingga umat-umat tersebut mempunyai pedoman hidup dalam meraih kebahagiaan dunia serta akhirat.

Walaupun kitab-kitab Allah turun dengan tujuan sama, namun untuk periode atau waktu penurunannya berbeda-beda. Untuk isinya sendiri juga sudah sesuai dengan keadaan umat pada masa itu.

Akan tetapi, pada dasarnya kitab tersebut berisikan ajaran pokok yang sama, perihal kewajiban untuk tauhid atau mengesakan Allah SWT.

baca juga: Hikmah Maulid Nabi Menyadarkan Manusia Sebagai Umat Manusia

Inilah Hikmah Beriman Kepada Kitab Allah

Seperti halnya dalam Al-Qur’an surat An-Nisa ayat 136 menjelaskan, “Wahai orang-orang yang beriman! Tetaplah untuk beriman kepada Allah, rasul, serta kitab Al-Qur’an yang sudah diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW. Lalu kitab-kitab yang sudah diturunkan sebelumnya. Barangsiapa yang ingkar kepada Allah, malaikat-malaikat, kitab-kitab, rasul-rasul, hari kiamat, sesungguhnya orang tersebut sangatlah tersesat teramat jauh”.

Meskipun kita tidak mengetahui bagaimana isi kitab-kitab yang turun sebelum Al-Qur’an, namun kita mempunyai kewajiban untuk tetap mengimaninya.

Terdapat 3 kitab yang turun sebelum Al-Qur’an. Ada Zabur yang turun kepada Nabi Daud. Ada Injil yang turun kepada Nabi Isa. Terakhir ada pula kitab Taurat yang turun kepada Nabi Musa.

Mengapa kita harus mengimani kitab-kitab Allah? Hikmah apa yang akan kita dapatkan setelah mengimaninya? Berikut ulasannya.

baca juga: Hikmah Membaca Istighfar, Peluang untuk Menjadi Penghuni Surga

Memperkuat Keimanan

Untuk hikmah beriman kepada kitab Allah yang pertama adalah menjadikan keimanan kita lebih kuat. Kitab-kitab tersebut sebagai pedoman dalam kehidupan.

Meskipun pokok intinya merupakan tauhid, namun isi dalam kitab tersebut juga dibagi. Ada yang berisikan tentang sejarah nabi, ibadah, muamalah, dan yang lainnya.

Apabila dalam kehidupan sehari-hari kita menjadikan Al-Qur’an itu sebagai pedoman hidup, sudah dijamin dapat meningkatkan keimanan.

Melakukan aktivitas sehari-hari yang berlandaskan dengan Al-Qur’an, memperbanyak untuk beramal salih, dan mendekatkan diri kepada Allah dengan cara dzikir.

baca juga: Hikmah Kisah Bilal Bin Rabbah, Budak yang Teguh Memegang Akidah

Tahu Mana Perilaku yang Baik

Hikmah beriman kepada kitab Allah juga menyebabkan kita tahu perilaku terbaik yang seharusnya dilakukan dalam menjalankan kehidupan sehari-hari.

Misalnya saja salat, zakat, puasa, naik haji, infak, dan yang lainnya. Dengan demikian, kita juga tahu bahwa kita mempunyai kewajiban untuk berlomba-lomba dalam urusan kebaikan.

Menambah Ilmu Pengetahuan

Selanjutnya, hikmah beriman kepada kitab Allah juga menjadikan ilmu kita menjadi bertambah. Bagaimana tidak? Seperti yang sudah kita ketahui, dalam kitab Allah terdapat berbagai pokok isi yang menjadi pedoman dalam kehidupan kita.

Selain itu, terdapat pula hal-hal yang berkaitan dengan fiqih serta sejarah nabi atau umat terdahulu.

Misalnya saja Nabi Nuh, mempunyai kemampuan untuk membuat kapal besar sehingga saat terjadinya banjir bandang tidak hanyut.

Kemudian Nabi Muhammad yang Isra Mi’raj sampai ke Arsy bersama Malaikat Jibril. Lalu ada Nabi Sulaiman yang bisa bekerjasama dengan jin.

Semua itu menjadi pengetahuan penting bagi kita. Dengan membacanya, ilmu pengetahuan kita akan bertambah.

Kehidupan Menjadi Tertata

Membuat kehidupan menjadi tertata juga merupakan hikmah beriman kepada kitab Allah. Karena dalam menjalankan kehidupan, orientasi kita adalah kitab-kitab yang sudah Allah SWT turunkan.

Kapan kita harus berbuat baik, mengerjakan salat, infaq, naik haji, bersedekah, dan lainnya. Hal itulah yang nantinya akan menjadi warning untuk kita.

Sehingga orientasi dalam kehidupan kita itu benar-benar terpaku pada kitab-kitab Allah. Hal inilah yang menyebabkan jiwa kita menjadi tenang dan kehidupan lebih tertata.

Namun bukan hanya itu saja, melainkan juga memupuk sikap toleransi. Alasannya, karena dalam kitab Allah juga terdapat penjelasan yang berkaitan dengan penanaman sikap toleransi.

Maknanya adalah kita mempunyai kewajiban untuk menghargai serta menghormati pemeluk agama lainnya.

Pada intinya, hikmah beriman kepada kitab Allah menjadikan kita manusia yang selalu menumbuhkan sikap optimis guna meraih kebahagiaan serta kesuksesan dunia dan akhirat. (Muhafid/R6/HR-Online)

- Advertisment -