Rabu, Mei 18, 2022
BerandaBerita TerbaruInti Bumi Mendingin Lebih Cepat, Berdampak pada Kehidupan?

Inti Bumi Mendingin Lebih Cepat, Berdampak pada Kehidupan?

Inti Bumi mendingin lebih cepat dari waktu estimasi sebelumnya. Hal tersebut para peneliti ketahui melalui beberapa petunjuk yang mereka dapatkan.

Bumi adalah planet tempat manusia tinggal. Selain itu, Bumi juga menjadi satu-satunya planet layak huni dan memiliki kehidupan.

Bentuk planet Bumi memang bulat. Pembentuk bola Bumi pun terdiri dari beberapa lapisan.

Baca Juga: Persamaan Bulan dan Bumi yang Tidak Disadari, Apa Saja?

Ilmuwan Ungkap Inti Bumi Mendingin Lebih Cepat

Bumi telah berevolusi selama 4,5 miliar tahun. Dalam sejarahnya, lapisan-lapisan pembentuk Bumi sudah mengalami banyak perubahan.

Bagian lapisan Bumi terdiri dari inti, mantel, dan kerak Bumi yang menjadi tempat tinggal manusia maupun makhluk hidup lain. Bagian Bumi yang menghasilkan panas adalah inti.

Pada inti Bumi, panas berasal dari sisa-sisa pembentukan Bumi miliaran tahun lalu. Ada juga tambahan sumber panas lainnya.

Sumber panas lain tersebut akan semakin mendingin atau bahkan berhenti memproduksi panas.

Peneliti dari Carnegie dan ETH Zurich mengemukakan fakta mengejutkan baru. Mereka mengatakan bahwa interior planet Bumi kemungkinan akan mendingin lebih cepat.

Belum diketahui waktu yang inti Bumi butuhkan hingga mendingin sepenuhnya. Namun, para ilmuwan melakukan penelitian terhadap mineral kunci yang memiliki nama bridgmanite.

Baca Juga: Contoh Planet Inferior, Letak Orbitnya dalam Orbit Bumi

Mineral bridgmanite berada di antara inti luar dan mantel bawah Bumi. Fungsi dari mineral ini adalah untuk menghantarkan panas sehingga memiliki implikasi besar bagi planet ini.

Karena penelitian tersebut tidak dapat terlaksana di dalam lab, maka para peneliti menempatkan sampel bridgmanite ke dalam sel berlian yang mereka panaskan dengan sistem laser.

Pemanasan tersebut bertujuan untuk mensimulasikan tekanan dan suhu yang intens jauh di dalam permukaan Bumi.

Sehingga nantinya mereka dapat mengukur konduktivitas termal melalui sistem penyerapan optik.

Akhirnya, tim ilmuwan menemukan bahwa bridgmanite lebih 1,5 kali lebih baik untuk menghantarkan panas. Panas akan lebih mudah berpindah dari inti ke dalam mantel.

Hal tersebutlah yang bisa membuat inti Bumi mendingin lebih cepat. Hal ini juga akan semakin cepat dari waktu ke waktu ketika mineral perlahan mendominasi batas Bumi.

Akibat yang Timbul

Ketika inti Bumi mendingin dan membeku, maka sumber panas internalnya akan hilang. Tidak hanya itu, Bumi juga dapat kehilangan medan magnetnya.

Baca Juga: Lapisan Atmosfer Bumi Sebagai Pelindung, Apa Saja?

Pendingin interior Bumi akan sangat mempengaruhi medan magnet karena gerak dari konveksi besi cair. Sementara itu, medan magnet berfungsi untuk melindungi Bumi dari radiasi Matahari.

Radiasi Matahari sendiri sangat memberi dampak buruk untuk Bumi. Lonjakan radiasi bisa menyebabkan berbagai kerusakan, seperti suhu Bumi yang meningkat tajam dan penyakit kronis lainnya pada manusia.

Itulah sebabnya inti bumi yang mendingin lebih cepat sangat berbahaya bagi kelangsungan hidup. Meski demikian, ilmuwan masih menjalani studi lanjutan terhadap dampaknya ini. (R10/HR-Online)

- Advertisment -