Selasa, Januari 25, 2022
BerandaBerita TerbaruKeteladanan Nabi Luth, Tak Menyerah dan Percaya Ketetapan Allah

Keteladanan Nabi Luth, Tak Menyerah dan Percaya Ketetapan Allah

Keteladanan Nabi Luth menjadi salah satu hal yang penting untuk bisa kita amalkan dalam kehidupan sehari-hari.

Allah menjadikan Luth sebagai nabi dengan tujuan untuk menyadarkan kaumnya yang berbuat maksiat. Sebagaimana yang kita ketahui, kaum Nabi Luth terkenal dengan sebutan kaum Sodom.

Seperti halnya dalam firman Allah Qur’an surat Al A’raf ayat 80 artinya adalah “Dan kami sudah mengutus Luth kepada kaumnya. Ingatlah ketika Luth berkata kepada mereka, Mengapa kalian mengerjakan perbuatan keji yang sebelumnya tidak ada seorang pun yang mengerjakannya”.

Kaum Sodom sendiri merupakan kaum yang sangat menyimpang. Biasanya mereka merampok, menganiaya, serta berbuat jahat dalam kehidupan sehari-hari.

Tidak cukup itu saja, mereka juga menyukai sesama jenis. Terkadang mereka juga melakukan kekerasan kepada orang yang tidak mau untuk diajak memuaskan nafsunya.

baca juga: Keteladanan Zaid Bin Tsabit, Sosok Pemberani dan Bertanggung Jawab

Intip Keteladanan Nabi Luth dalam Kehidupan

Melihat kondisi kaumnya yang seperti itu, tidak membuat Nabi Luth menyerah. Ia senantiasa mengingatkan kaumnya untuk terus menyembah Allah SWT serta meninggalkan perbuatan keji tersebut.

Kaum Sodom melihat apa yang dilakukan oleh Nabi Allah tersebut, tapi tetap tidak memberikan tanggapan positif.

Justru hal ini menyebabkan Nabi Luth serta pengikutnya diusir. Mereka juga menganggap bahwa Nabi Luth sebagai orang yang berpura-pura sucikan diri saja.

Sebagaimana dalam Al-Qur’an surat Al-A’raf ayat 82:

Nabi Luth pun memohon kepada Allah supaya menimpakan azab kepada mereka yang berbuat keji dan mendustakannya.

Lantas Allah menurunkan azab kepada kaum Sodom berupa gempa bumi yang dahsyat dengan hujan dan angin.

Dalam hal ini, terdapat beberapa keteladanan Nabi Luth yang perlu kita ketahui dan amalkan dalam kehidupan sehari-hari. Tetapi sebelumnya, sudah tahukah Anda apa saja keteladanan dari Nabi Luth?

baca juga: Keteladanan Nabi Zulkifli, Raja yang Luar Biasa Sabar

Gigih Tak Mudah Menyerah

Bentuk keteladanan Nabi Luth yakni sebagai sosok yang gigih serta tidak gampang menyerah. Seperti yang sudah terungkap sebelumnya bahwa tidak mudah untuk menjadi Nabi Luth.

Ia harus menyadarkan kaum Sodom yang sangat sesat. Nabi Luth juga terus dicemooh serta direndahkan, bahkan diancam oleh kaumnya sendiri.

Namun karena kegigihannya serta pantang menyerah, membuat Luth terus berdoa dan berusaha. Hingga menyebabkan Allah mengabulkan doanya serta memberikan azab kepada kaum Sodom.

Dengan begitu, setiap usaha yang kita lakukan dengan keras dan sungguh-sungguh pasti akan membuahkan hasil.

baca juga: Keteladanan Zubair bin Awwam, Berani dan Rela Berkorban Demi Islam

Sabar Menerima Cobaan

Keteladanan Nabi Luth yang bisa kita amalkan lainnya adalah selalu bersahabat saat mendapatkan ujian serta cobaan dari Allah SWT.

Salah satu nabi yang termasuk dalam 25 nabi yang wajib untuk kita imani ini juga selalu bersabar saat menerima cobaan apapun.

Terlebih lagi ketika dirinya direndahkan oleh kaumnya sendiri. Tidak pernah Nabi Luth marah ataupun berniat untuk membalas kejahatan kaum Sodom.

Justru ia bersabar dan selalu menyerahkan semua yang terjadi hanya kepada Allah SWT. Ketika masa perjuangannya, ternyata istrinya berkhianat.

Melihat hal tersebut, membuatnya terus bersabar serta memberi nasihat kepada istrinya dengan cara baik meskipun berkhianat serta menghalangi untuk terus berdakwah.

Percaya Bahwa Hukuman Allah Nyata

Tidak hanya itu saja yang menjadi salah satu keteladanan Nabi Luth yang bisa kita amalkan. Nabi Luth juga mempercayai bahwa hukuman Allah itu ada dan benar-benar nyata.

Meskipun saat memberikan pernyataan atau mendakwahi kaum Sodom, tidak membuat kaumnya percaya dengan perkataan Luth.

Mereka justru menantang untuk menurunkan azab kepada mereka. Meskipun ditemukan dan direndahkan, tetapi nabi terus memperingatkan mereka.

Taat Terhadap Perintah Allah

Nabi Luth merupakan salah satu nabi yang taat terhadap semua perintah Allah. Sebagai umat muslim, tentunya hal tersebut sudah menjadi kewajiban kita.

Hal ini juga mempunyai tujuan supaya kelak saat tiba di hari kiamat, kita bisa terhindar dari siksa Allah.

Selain itu, Nabi Luth juga tidak pernah melakukan hal-hal yang memang menjadi larangan dalam ajaran Allah.

Dengan demikian, keteladanan Nabi Luth menjadi hikmah yang besar bagi kita. Meskipun kita tidak mengetahui bagaimana dahulu perjuangan Nabi Luth saat melawan kaum Sodom, tetapi dengan mengetahui kisahnya dalam memperjuangkan Islam, kita bisa mengambil banyak pelajaran bagi kehidupan. (Muhafid/R6/HR-Online)

- Advertisment -