Sabtu, Januari 29, 2022
BerandaBerita TerbaruMisteri Rumah di Bulan Mirip Kelinci Ditemukan Penjelajah Yutu 2 China

Misteri Rumah di Bulan Mirip Kelinci Ditemukan Penjelajah Yutu 2 China

Misteri rumah di bulan terlihat oleh penjelajah Yutu 2 China. Objek misterius tersebut dapat terlihat ketika melintasi kawah Von Karma di sisi jauh bulan. 

Ini bukan sebuah kejutan. Pasalnya, teka-teki bulan telah memikat banyak orang akhir tahun lalu. 

Baca Juga: Objek Misterius di Sisi Jauh Bulan Tertangkap Yutu 2, Berbentuk Kubus

Penemuan Misteri Rumah di Bulan 

Jurnalis yang meliput program luar angkasa China untuk Space.com, Andrew Jones menginfokan tentang update tim rover terbaru. 

Dalam tweetnya, menggambarkan kesimpulan dari peristiwa tersebut. Misteri rumah di bulan berbentuk kubus merupakan batu kecil yang menggumpal duduk di tepi bawah.

Kebetulan terlihat jauh lebih besar. Bahkan lebih misterius di gambar pertama rover. Setelah pengamatan dilakukan lebih dekat, tim memperoleh beberapa perspektif. Karena rover mampu mengungkap sifat sebenarnya dari objek tersebut. 

Bentuk batu meringkuk, sehingga mendapat julukan Kelinci Giok. Pasalnya, seperti kelinci berjongkok dengan beberapa wortel di hadapannya. 

Selain itu, terdapat beberapa potongan bulat mungil di belakangnya. Objek tersebut terlihat seperti kotoran kelinci. 

Baca Juga: Yutu-2 Temukan Batu Aneh di Bulan, Ungkap sebagai Tonggak Sejarah

Letak Objek 

Yutu 2 melihat misteri rumah di bulan di cakrawala di utara. Kurang lebih 260 kaki (80 meter) jauhnya pada bulan November selama hari lunar ke-36 misi tersebut. 

Hal tersebut juga disebutkan dalam buku harian Yutu 2, penerbitnya adalah Our Space, saluran jangkauan sains berbahasa China. Saluran tersebut berafiliasi dengan CNSA (Badan Antariksa Nasional China).

Our Space menyebutkan jika objek merupakan Mystery Hut (Shenmi Xiaowu). Ini menjadi nama pengganti daripada deskripsi yang akurat.

Baca Juga: Persamaan Bulan dan Bumi yang Tidak Disadari, Apa Saja?

Misi Yutu 2

Yutu 2 merupakan bagian dari misi Chang’e-4 CNSA yang mendarat pada 2019. Lalu melakukan eksplorasi ambisius sisi jauh bulan. 

Yutu 2 bekerja menggunakan tenaga surya. Sehingga akan hibernasi secara berkala hingga matahari terbit kembali. 

Itulah sebabnya mengapa memerlukan beberapa waktu untuk bergerak lebih dekat untuk melihat dengan baik misteri rumah di bulan. 

Hal ini bukan pertama kalinya benda-benda yang tampak tidak biasa ditemukan di luar angkasa. Sebelumnya, tim menemukan sendok dan wajah di Mars. 

Hasil akhir petualangan tampaknya mengecewakan, terutama jika mengharap sesuatu yang benar-benar liar. Misalnya saja monolit kuno atau pos alien.

Spekulasi tim 99,9% objek tersebut adalah batu besar. Satu-satunya yang menjadi misteri sebenarnya adalah ukuran dan bentuknya. Ternyata objek menyerupai kelinci. 

Riset ini menjadi yang pertama menjelajahi sisi jauh bulan. Kemudian masih bergulir selama 3 tahun setelah mendarat. Yutu 2 selanjutnya akan memeriksa area di sekitar batu kelinci giok. 

Tim ilmuwan menyatakan minat yang kuat pada objek. Menurut perkiraan, Yutu 2 saat ini akan menghabiskan 2 hingga 3 lunar berikutnya (2-3 bulan Bumi) lintasi regolith bulan. 

Kemudian akan menghindari kawah untuk lihat lebih dekat misteri rumah di bulan. Sehingga pembaruan bisa untuk menjelaskan batu besar yang telah terungkap oleh peristiwa tumbukan. (R10/HR-Online)

- Advertisment -