Kamis, Januari 27, 2022
BerandaBerita BanjarPBG Sudah Terbit, Satpol PP Buka Segel Tower Pintusinga Kota Banjar

PBG Sudah Terbit, Satpol PP Buka Segel Tower Pintusinga Kota Banjar

Berita Banjar, (harapanrakyat.com),– Pemerintah melalui Dinas Satpol PP Kota Banjar, Jawa Barat, membuka segel bangunan tower telekomunikasi milik PT Proltelindo, di Lingkungan Pintusinga, Kelurahan Banjar, Kecamatan Banjar, setelah perizinannya terbit. 

Kepala Dinas Satpol PP Kota Banjar, Edy Nurjaman, melalui Kabid Gakperunda, Aep Saepudin mengatakan, sebelumnya pihaknya melakukan penyegelan terhadap bangunan telekomunikasi tersebut karena belum mengantongi izin. 

Menurut Edy, saat itu ada perubahan nomenklatur perizinan dari Izin Mendirikan Bangunan (IMB) ke Persetujuan Bangunan Gedung (PBG). 

“Sebagaimana kita ketahui bahwa ada perubahan nomenklatur perizinan yang tadinya IMB ke PBG. Nah itulah yang menjadi alasan kami untuk melakukan penyegelan pada waktu itu,” kata Aep Saepudin, Kamis (13/1/2022). 

Aep menjelaskan, setelah PBG bangunan tower telekomunikasi tersebut terbit, pihaknya kini sudah membuka segel dan bisa beroperasi kembali. 

“Berjalannya waktu ada informasi bahwa perizinan tersebut sudah terbit, maka hari ini kita buka segel itu. Terbitnya sekitar minggu kemarin,” jelasnya. 

Kemudian, dari jumlah sebanyak 3 bangunan tower telekomunikasi yang disegel oleh Satpol PP Kota Banjar, 2 diantaranya belum dibuka. 

“Baru satu, untuk tower-tower yang masih disegel itu masih proses dan perlakuannya akan sama. Kita akan buka segel jika perizinannya sudah terbit,” papar Aep. 

Tanggapan Perusahaan Terkait Dibukanya Segel Tower di Pintusinga Kota Banjar

Terpisah, Koordinator Lapangan PT Proltelindo, Yanto Sugianto, mengaku senang karena tower yang sebelumnya disegel kini sudah kembali dibuka. 

“Hari ini saya dari pihak perusahaan dengan senang hati telah dibukakan segel untuk akses selama tower ini berdiri dan perizinannya berlaku,” ujar Yanto Koorlap PT Proltelindo. 

Yanto menambahkan, perusahaan menyadari perizinan bangunan tersebut belum terbit sehingga terjadi pelanggaran. 

“Apabila pelanggaran telah terjadi meskipun kami berkasnya sudah lengkap tapi pelanggaran itu tetap ada, makanya kami sangat kooperatif untuk penyegelan ini,” tambahnya. 

Sementara itu, Yanto berharap bisa berinvestasi dengan leluasa di Kota Banjar, dengan tujuan meningkatkan perekonomian dan telekomunikasi. 

“Khususnya bagi kami bisa lebih berinvestasi dengan leluasa, supaya bisa membantu meningkatkan perekonomian dan telekomunikasi di Kota Banjar,” pungkasnya. (Sandi/R7/HR-Online/Editor-Ndu)

- Advertisment -