Rabu, Mei 18, 2022
BerandaBerita TerbaruQadha Puasa di Hari Jumat Apakah Dilarang? Begini Penjelasannya

Qadha Puasa di Hari Jumat Apakah Dilarang? Begini Penjelasannya

Qadha puasa di hari Jumat menjadi pembahasan yang penting Anda ketahui. Puasa qadha adalah hal yang baik untuk mengingatkan membayar utang puasa pada Ramadhan lalu.

Qadha sendiri berarti mengerjakan ibadah yang memiliki suatu batasan waktu di luar waktu yang diatur. Banyak orang yang mempertanyakan terkait puasa qadha tersebut.

Apakah hukumnya jika qadha puasa pada hari Jum’at? Bolehkah atau dilarang? Semua pembahasannya ada di sini.

Pastikan Anda menyimaknya sampai selesai. Dengan demikian, segala keraguan Anda akan hilang. Utang puasa Anda akan terbayarkan tanpa melanggar hukum agama Islam.

Dengan mengikuti syariat Islam, maka pahala akan mengalir. Hal ini memberi keuntungan di dunia dan akhirat nantinya.

baca juga: Pantangan Makanan saat Sakit Maag Bagi yang Mau Berpuasa

Hukum Qadha Puasa di Hari Jumat di Luar Bulan Ramadhan

Bagi seseorang yang berhalangan melaksanakan puasa Ramadhan, maka ia harus membayar fidyah atau menggantinya dengan puasa qadha.

Namun hukum bagi seseorang yang masih mampu berpuasa, wajib hukumnya mengganti puasa dengan qadha. Lalu bolehkah puasa qadha di hari Jumat?

Puasa qadha dapat berlangsung kapan saja asalkan bukan hari raya Islam atau hari-hari yang hukumnya haram berpuasa. Sebagaimana kita ketahui, hari Jumat menurut Islam adalah hari raya.

Hal ini sesuai dengan hadis Nabi SAW yang bersabda “Janganlah kalian mengkhususkan hari Jumat untuk menjalankan puasa dan malam harinya untuk bangun” (Riwayat HR. Muslim).

baca juga: Puasa Sunnah Tasu’a, Berikut Penjelasan Niat Beserta Keutamaannya

Di lain sisi pertanyaan ini pernah disampaikan pada Imam Ibnu Baz. Kemudian ia menjelaskan bahwa boleh berpuasa di hari Jumat, baik sunnah maupun qadha.

Hanya saja, tidak boleh mengkhususkan qadha puasa di hari Jumat maupun untuk puasa sunnah. Namun jika puasa tersebut berlangsung di hari sebelum atau setelahnya, hukumnya boleh.

Nabi SAW bersabda, “Janganlah kalian berpuasa pada hari Jumat, kecuali ia berpuasa sehari sebelumnya atau sehari setelahnya.” (HR. Bukhari)

Selain itu, juga difatwakan Lembaga Fatwa Syabakah Islamiyah yang berada di bawah bimbingan Dr. Abdullah Al Faqih, menjelaskan bahwa telah tertulis dalam hadis Abu Hurairah RA, Nabi SAW bersabda:

“Janganlah kalian khususkan malam Jumat salat tahajud, sedangkan malam lainnya tidak. Jangan khususkan hari Jumat untuk puasa tanpa dengan hari yang lain, melainkan apabila puasa di hari Jumat itu merupakan bagian rangkaian berpuasa kalian” (HR.Muslim).

Dari hadis tersebut berarti makruhnya mengkhususkan qadha puasa di hari Jumat . Dengan pengecualian khusus hukumnya boleh jika hal ini bertepatan dengan rangkaian puasa yang sudah sebelumnya terlaksana.

baca juga: Hari yang Diharamkan Berpuasa dalam Islam, Berikut Ini Penjelasannya

Hikmah Larangan Qadha Puasa Hari Jumat

Hikmah larangan mengkhususkannya hari Jumat untuk berpuasa bahwa hari Jumat jadi hari raya mingguan umat muslim.

Selain itu, termasuk salah satu dari tiga hari raya yang disyaratkan umat Islam, yaitu hari raya Idul Fitri, hari raya Idul Adha, serta hari Jumat. Oleh karena itu, Allah SWT melarang mengkhususkan hari Jumat untuk berpuasa.

Pada hari Jumat merupakan hari di mana umat muslim laki-laki wajib mengerjakan salat Jumat. Menyibukkan diri dengan banyak dzikir dan doa. Jika melihat dari hari lain seperti hari Arafah.

Qadha puasa di hari Jumat tersebut, umat muslim tidak boleh untuk berpuasa karena melaksanakan ibadah haji. Sehingga sibuk dengan dzikir dan doa.

Untuk ketahui bersama bahwa ibadah yang tidak mungkin kita akhirkan pelaksanaannya, sebaiknya dahulukan. Hal ini lebih baik daripada sesuatu yang akhir pelaksanaannya.

Hal ini dapat kita ambil kesimpulan bahwa puasa di hari Jumat hukumnya makruh. Jika seorang muslim mampu untuk melaksanakan puasa qadha sehari sebelum maupun setelahnya, maka akan lebih baik.

Sehingga pelaksanaan qadha tidak melanggar yang makruh. Namun jika tidak mampu, maka boleh melakukan puasa qadha di hari Jumat.

Sementara golongan orang yang mendapatkan keringanan berpuasa adalah orang sakit yang memberatkan, wanita hamil, ibu menyusui apabila berat, dan seorang musafir.

Selain itu, juga seorang wanita yang haid atau nifas. Itulah orang yang mendapatkan keringanan puasa Ramadhan. Sehingga dapat menggantinya dengan qadha puasa di hari lainnya.

Qadha puasa di hari Jumat sudah jelas hukumnya. Umat muslim dapat melakukan qadha puasa sesuai hukum yang pasti. (Muhafid/R6/HR-Online)

- Advertisment -