Rabu, Mei 18, 2022
BerandaBerita TasikmalayaRamai Pengunjung, Obwis Cipanas Galunggung Tasikmalaya Macet

Ramai Pengunjung, Obwis Cipanas Galunggung Tasikmalaya Macet

Berita Tasikmalaya, (harapanrakyat.com),– Objek Wisata (Obwis) Cipanas Galunggung Tasikmalaya, Jawa Barat, ramai pengunjung yang ingin mengisi libur tahun baru. Bahkan sempat terjadi kemacetan di pintu masuk, Minggu (2/1/2021).

Cluster Manager Obwis Galunggung Dudung Suhaeri mengatakan, selama dua hari ini pengunjung cukup ramai.

“Alhamdulilah pengunjung benyak yang datang ke kolam Cipanas, maupun ke Kawah Galunggung, mungkin ini puncak kunjungan,” ungkapnya kepada HR Online, Minggu (2/1/2021).

Baca Juga: Pengunjung Teejay Water Park Tasikmalaya Tertimpa Pohon, 5 Luka-luka

Total kunjungan pada 1 Januari 2022, menurut Dudung, sekitar 2.000 orang. Sementara hari ini jumlahnya lebih banyak.

“Nanti ada rekapan berapa orang pengunjung ke Obwis Cipanas Galunggung Tasikmalaya ini,” katanya.

Dudung menuturkan, pada awal tahun kemarin sempat terjadi kemacetan di pintu masuk. Hal ini lantaran pengunjung yang mau masuk ke Kolam Cipanas dan Kawah Galunggung memadati pertigaan Galunggung.

“Untuk menghindari penularan Covid-19, pengunjung yang datang dari luar kota, kita sudah memasang aplikasi PeduliLindungi, jadi itu kan salah satu syarat untuk bisa masuk ke kawasan Galunggung,” jelasnya.

Selain itu, kata Dudung, protokol kesehatan lainnya, seperti cek suhu dan pakai masker juga diterapkan.

Dudung menambahkan, penambahan kapasitas pengunjung hingga 75 persen membuat pihaknya lebih leluasa menerima kunjungan dari para wisatawan.

“Kapasitas pengunjung di Kawah Galunggung saja hampir 20.000 orang. Kemudian untuk di kolam Cipanas sampai 3.000 kapasitas pengunjung, jadi masih sangat leluasa,” jelasnya.

Sahdin, Pengelola Kolam Cipanas Galunggung menambahkan, meskipun pengunjung meningkat, namun pihaknya tetap memberlakukan buka tutup.

“Meskipun ramai kami tetap menerapkan prokes dengan ketat. Dari kuota yang dianjurkan oleh pemerintah alhamdulillah sudah tercapai. Kebanyakan pengunjung yang datang ke sini rata-rata lokal, untuk pengunjung luar kota paling 5 persen,” tambah Sahidin. (Apip/R7/HR-Online/Editor-Ndu)

- Advertisment -