Minggu, Mei 4, 2025
BerandaBerita BanjarDPRD Minta Pemkot Banjar Jelaskan Regulasi Penghapusan Tunda Guru Secara Komprehensif

DPRD Minta Pemkot Banjar Jelaskan Regulasi Penghapusan Tunda Guru Secara Komprehensif

Berita Banjar (harapanrakyat.com),- Komisi III DPRD Kota Banjar mendesak bagian hukum Pemkot Banjar menjelaskan regulasi penghapusan tunda Guru secara komprehensif.

Sebab, kebijakan tersebut menimbulkan polemik yang berlarut-larut karena perlu penjelasan lebih lanjut dasar hukumnya.

Menurut Sekretaris Komisi III DPRD Kota Banjar H Sudarsono, kebijakan penghapusan tunjangan daerah yang sekarang ini berdasarkan Permendagri nomor 27 tahun 2021. Namun menurutnya masih belum komprehensif.

Sebab, di dalam regulasi itu belum menyebutkan secara detail terkait BAB ataupun pasal ketentuan yang secara eksplisit mengatur boleh tidaknya memberikan tunjangan daerah.

baca juga: Guru Sertifikasi Banjar Sebut Regulasi Penghapusan Tunda Belum Jelas

Meskipun begitu, lanjutnya, sampai saat ini untuk kebijakan Pemkot tersebut sudah final.

Namun masih perlu diskusi lagi terkait ketentuan pasal yang mereka gunakan serta efektivitas kebijakannya.

“Yang perlu diskusikan sejauh mana aturan ini bisa efektif, karena ketentuan pasalnya itu tidak secara nyata menyatakan bawa tunjangan tidak bisa diberikan,” kata Sudarsono, Jumat (7/1/22).

Pihaknya pun meminta kepada pemerintah melalui Kepala Bagian Hukum supaya memberikan penafsiran yang jelas atas ketentuannya.

Jangan sampai menimbulkan ranah abu-abu (multi tafsir).

Mana kala penafsiran dalam penjabaran terjadi kekeliruan, kata, Sudarsono, hak-hak tunjangan bisa saja dipulihkan.

Bahkan bisa masuk anggaran kembali melalui APBD Perubahan atau di APBD tahun berikutnya.

“Kami harap seperti itu. Jangan sampai pemerintah ketika mengambil keputusan ada kekeliruan penafsiran dari pasal yang mereka pilih,”ujarnya.

baca juga: DPRD Kota Banjar Akui Tak Tahu Penghapusan Tunda Guru Sertifikasi

Tunggu Keputusan Pemkot

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Banjar, H. Lukmanul Hakim, mengatakan, pihaknya akan menunggu keputusan dari Pemkot terkait kebijakan tersebut.

Menurutnya, tidak dianggarkannya tunjangan daerah itu dampak dari kebijakan pemerintah pusat yang mengharuskan agar menekan belanja pegawai hingga 30 persen.

Selain itu, pihak pemerintah kota juga sudah mewanti-wanti kepada birokrasi jika memang nantinya akan ada pengurangan anggaran, termasuk pengurangan belanja untuk tunjangan penghasilan pegawai guru sertifikasi.

“Pengaruh dampak belanja pegawai 30 persen dan birokasi juga nantinya sama. Guru lebih dulu mungkin karena mereka dobel sudah dapat tunjangan dari pusat. Setelah ini kami akan menunggu keputusan dari pemkot” katanya. (Muhlisin/R6/HR-Online)

Ribuan Warga Tumpah Ruah Ramaikan Jalan Santai Sumedang Sehat

Ribuan Warga Tumpah Ruah Ramaikan Jalan Santai Sumedang Sehat

harapanrakyat.com,- Ribuan warga kompak mengikuti kegiatan jalan santai Sumedang Sehat. Jalan santai kolaborasi dengan komunitas "Sumedang Walkers" ini, mulai dari kawasan Lapangan Pusat Pemerintahan...
Bukan Kirim ke Barak TNI, Ini Cara Bupati Pangandaran Atasi Siswa Bermasalah

Bukan Kirim ke Barak TNI, Ini Cara Bupati Pangandaran Atasi Siswa Bermasalah

harapanrakyat.com,- Bupati Pangandaran, Jawa Barat, Citra Pitriyami, memiliki pendekatan tersendiri untuk mengatasi siswa yang bermasalah. Bukan mengirim ke barak militer atau TNI, namun pihaknya...
Duta Besar Belanda

Duta Besar Belanda Berharap Timnas Indonesia Lolos Piala Dunia 2026

Dukungan untuk Timnas Indonesia lolos ke Piala Dunia 2026 tak hanya datang dari masyarakat Indonesia saja, tapi juga dari Duta Besar Belanda, Marc Gerritsen....
Pedagang Pasar Subuh Ciamis Keluhkan Kondisi Jalan dan Trotoar yang Rusak, Pemerintah Diminta Segera Turun Tangan

Pedagang Pasar Subuh Ciamis Keluhkan Kondisi Jalan dan Trotoar yang Rusak, Pemerintah Diminta Segera Turun Tangan

harapanrakyat.com,- Sejumlah pedagang Pasar Manis Ciamis Blok Pasar Subuh, mengeluh kondisi jalan yang rusak dan berlubang. Kerusakan jalan maupun trotoar di Pasar Manis Ciamis,...
Bupati Sumedang

Dukung Pembinaan Siswa Nakal di Barak Militer, Bupati Sumedang: Solusi Solutif dari Gubernur Jabar

harapanrakyat.com,- Bupati Sumedang, Dony Ahmad Munir menyatakan dukungannya terhadap kebijakan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi yang mengarahkan siswa bermasalah atau nakal untuk mendapatkan pembinaan...
Kantor BSI Kota Tasikmalaya

Kebakaran Hebat Terjadi di Area Proyek Pembangunan Kantor BSI Kota Tasikmalaya

harapanrakyat.com,- Kebakaran hebat terjadi di area proyek pembangunan Kantor BSI Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, Jalan Mayor Utarya, Kelurahan Empangsari, Kecamatan Tawang, Minggu (3/5/2025). Besarnya kobaran...