Selasa, Januari 25, 2022
BerandaBerita TerbaruSyarat Sah Salat Jumat yang Wajib Diketahui, Begini Penjelasannya

Syarat Sah Salat Jumat yang Wajib Diketahui, Begini Penjelasannya

Syarat sah salat Jumat sangat penting untuk kita ketahui, terutama bagi umat Islam. Salat Jumat merupakan ibadah wajib bagi seorang Muslim.

Kewajiban melaksanakan salat ini begitu jelas dalam Al Qur’an, yakni pada Surat Al Jumu’ah ayat 9 yang berbunyi:

Dari ayat di atas, sudah jelas bahwa setiap Muslim wajib melaksanakan salat Jumat. Bahkan dicontohkan ketika jual beli harus segera meninggalkannya untuk ibadah.

baca juga: Cara Mengganti Salat Jumat yang Tertinggal, Berikut Ini Penjelasannya

Berikut Beberapa Syarat Sah Salat Jumat

Tidak jauh beda dengan ibadah yang lain, salat Jumat juga ada ketentuan yang harus terpenuhi bagi yang melaksanakannya.

Sehingga, ketika syarat itu tidak terpenuhi, maka hukumnya salat tersebut tidak sah.

Berikut syarat-syaratnya yang perlu Anda ketahui.

Waktu Zuhur

Pelaksanaan salat Jumat maupun dua khutbah harus berlangsung pada waktu zuhur. Hal ini sebagaimana dalam hadits Nabi Muhammad SAW. Sehingga ketika di luar itu atau sudah memasuki Asar maka tidak sah.

Namun jika jamaah saat melaksanakan salat Jumat dan waktu zuhurnya habis, maka hukumnya wajib dengan menyempurnakan salatnya menjadi zuhur tanpa harus memperbaharui niatnya.

baca juga: Tidak Salat Jumat Karena Sakit, Bagaimana Hukumnya?

Di Area Pemukiman Warga

Syarat Sah Salat Jumat selanjutnya harus berada di sekitar pemukiman warga. Sementara ketentuannya tidak harus berada di sebuah bangunan seperti Masjid.

Sehingga bisa dilaksanakan di lapangan, namun dengan catatan masih di area pemukiman warga.

baca juga: Cara Mengganti Salat Jumat yang Tertinggal, Berikut Ini Penjelasannya

Rakaat Pertama Wajib Berjamaah

Pengertian dari salah satu syarat ini adalah jamaah minimalnya dalam melaksanakan salat ini di rakaat pertama harus jamaah.

Hal itu apabila pada rakaat kedua seorang jamaah Jumat niat berpisah dari imam atau Mufaroqoh dan menyempurnakan salat jumatnya masing-masing, maka hukumnya sah.

Jamaah Adalah Orang yang Wajib Melaksanakan Salat Jumat

Syarat Sah Salat Jumat yang satu ini adalah jamaah jumat merupakan penduduk yang berada di daerah tempat pelaksanaan ibadah itu.

Sedangkan standard jumlahnya 40 orang berdasarkan pendapat paling kuat dalam Mazhab Imam Syafi’i. Sementara menurut pendapat lain ada yang menyebut cukup 12 orang dan ada juga yang hanya empat orang.

Jadi, sah tidaknya salat Jumat ini adalah dari jamaah yang benar-benar bermukim di lokasi pelaksanaan salatnya. Sehingga seorang musafir maupun perempuan tidak masuk di dalamnya.

Tidak Boleh Ada Pelaksanaan Salat Jumat Dalam Satu Desa

Ketentuan yang satu ini adalah pelaksanaan salat Jumat tidak boleh berbarengan dengan jumatan lain di satu desa. Sehingga hanya boleh satu kali.

Maka dari itu, jika dalam satu desa yang melaksanakan di dua titik salat jumat, maka yang sah adalah yang pertama kali takbiratul ihram, sementara yang kedua tidak sah hukumnya.

Jika keduanya takbiratul ihramnya bersamaan, maka keduanya juga tidak sah.

Namun, bila kondisi di atas tidak memungkinkan karena adanya hajat, seperti lokasinya terlalu jauh, sulit mengumpulkan para jamaah, lokasinya tidak muat, maupun karena berada di wilayah konflik misalnya, maka boleh hukumnya ada 2 pelaksanaan salat jumat.

Setelah Dua Khutbah

Syarat Sah Salat Jumat yang terakhir adalah pelaksanaannya setelah dua khutbah. Jadi, ketika tidak ada khutbah maka batal hukumnya. (Muhafid/R6/HR-Online)

- Advertisment -