Kamis, Januari 27, 2022
BerandaBerita TerbaruTransmisi AT vs CVT Berbeda pada Segi Komponen dan Cara Kerjanya

Transmisi AT vs CVT Berbeda pada Segi Komponen dan Cara Kerjanya

Transmisi AT vs CVT perlu Anda tahu. Seperti yang sudah banyak orang ketahui jika ada dua sistem transmisi pada mobil. Transmisi manual dan otomatis.

Untuk transmisi otomatis sendiri juga terbagi dari beberapa jenis, yaitu AT dan CVT. Kedua jenis transmisi pada mobil otomatis ini memang jauh berbeda. Masing-masing memiliki keunggulan.

Jika dilihat dari segi kegunaannya, transmisi CVT jauh lebih unggul jika dibanding dengan AT. Namun untuk lebih jelasnya lagi, ada baiknya mengetahui satu-satu sistem transmisi tersebut.

Kemudian Anda akan bisa menyimpulkan sendiri transmisi AT vs CVT pada mobil. Perubahan yang terjadi pada kendaraan pribadi roda empat ini kian pesat.

Bahkan kemajuan yang dirasakan mempengaruhi performa dari kendaraan itu sendiri. Jika dulu mobil transmisi manual bisa Anda temukan, kini tidak lagi.

Saat ini seiring perkembangan dunia otomotif, transmisi otomatis bisa Anda dapatkan. Bahkan hadir dua transmisi, yaitu AT dan CVT. Agar bisa lebih jelas mengetahui keduanya, simak ulasan berikut ini.

Baca juga: Penyebab Transmisi Matic Rusak Hingga Jebol, Pengemudi Wajib Tahu

Perbedaan Sistem Transmisi AT vs CVT pada Mobil

Seperti yang sudah Anda lihat jika dunia otomotif mengalami banyak perkembangan yang semakin pesat. Hal ini dapat Anda lihat dari munculnya mobil transmisi otomatis.

Sistem ini memiliki dua jenis transmisi untuk memudahkan pengendara yaitu AT dan CVT. Masyarakat Indonesia sendiri terkait pemahaman akan kedua transmisi mobil tersebut masih kurang.

Padahal mengetahui transmisi mobil matic justru akan membantu Anda lebih mudah dan nyaman dalam berkendara.

Anda juga bisa melakukan perawatan yang tepat guna membuat performa kendaraan tetap terjaga. Bagi Anda yang belum paham kedua transmisi tersebut, ada baiknya jika mengenal lebih jauh.

Transmisi CVT

Salah satu transmisi mobil matic yang memiliki beberapa keunggulan yaitu CVT. CVT itu sendiri adalah Continous Variable Transmission. Perangkat yang digunakan oleh transmisi CVT yakni puli dan sabuk baja.

Dengan mengetahui transmisi AT vs CVT, Anda juga akan lebih mudah dalam melakukan perawatan.

Transmisi CVT menjadi teknologi modern yang akan menggerakkan dan perubahan gigi rasio untuk menyesuaikan putaran mesin.

Jika Anda lihat dari cara kerjanya, tentu akan lebih unggul. Sebab pemindahan daya dari mesin ke bagian ban belakang bertumpu pada sabuk baja. Sehingga nantinya akan menghubungkan pulley dan driven pulley menggunakan prinsip gaya gesek.

Baca juga: Cara Menghidupkan Mobil Start Engine Manual Sesuai Jenis Transmisinya

Transmisi AT

Untuk mengetahui transmisi AT, Anda juga perlu penjelasan lebih banyak. Berbeda dengan CVT yang termasuk berteknologi modern, AT menggunakan torque converter.

Transmisi AT biasa Anda sebut dengan konvensional. Transmisi AT memang jauh lebih dulu ada dibanding CVT. AT sendiri adalah A Torque Converters.

Dalam transmisi ini, terdiri dari 3 komponen yang cukup penting. Komponen tersebut yaitu planetary gear set, torque converters, dan hydraulic control unit.

Setiap komponen memiliki fungsi yang cukup penting. Untuk komponen torque converter memiliki fungsi seperti pedal kopling mobil manual.

Komponen planetary gear merupakan rasio gigi dalam sistem transmisi konvensional atau AT. Pada komponen selanjutnya yaitu hydraulic control unit.

Memiliki peran untuk mengatur kopling saat perpindahan gigi terjadi. Untuk perbedaan antara transmisi CVT vs AT, terletak pada bagian komponennya.

Perbedaan Transmisi AT vs CVT dari Cara Kerjanya

Untuk cara kerja transmisi sendiri juga berbeda antara CVT vs AT. Cara kerja transmisi CVT, memiliki dua komponen utama yakni puli dan sabuk baja.

Puli akan terdorong sistem pompa fluida sehingga tenaga yang tersalur lebih sempurna. Dua roda bagian belakang akan menyesuaikan perubahan kecepatan dan torsi secara tepat.

Sistem kerja CVT mengakibatkan percepatan dari kendaraannya yang lebih stabil bebas dari hentakan. Pengendara pun merasakan perpindahan gigi yang halus dan tidak mengganggu kenyamanan.

Selain itu, beban kerja juga cenderung lebih ringan. Cara kerja transmisi AT menggunakan torque converter. Kinerjanya dengan manfaatkan tekanan oli yang berfungsi untuk menggerakkan input shaft.

Dampak yang terasa oleh pengendara yaitu akselerasi lebih bagus, namun hentakan perpindahan gigi cukup terasa. Pahami beberapa perbedaan cara kerja transmisi AT vs CVT pada mobil matic di atas. (R101/HR Online)

- Advertisment -