Rabu, Juli 6, 2022
BerandaBerita TerbaruBotol Susu Anti Kolik, Cara Cegah Kolik dan Rewel pada Bayi

Botol Susu Anti Kolik, Cara Cegah Kolik dan Rewel pada Bayi

Botol susu merupakan salah satu barang yang pasti dimiliki oleh orang tua, terutama yang punya si kecil di bawah usia 2 tahun. Seiring dengan perkembangan zaman tentu banyak teknologi yang membuat botol susu semakin aman bagi si kecil. Salah satunya botol susu anti kolik.

Baca juga: Cara Agar Bayi Cepat Gemuk dan Mengatasi Problem Kurang Gizi

Ada beberapa hal yang harus diperhatikan Bunda dalam memilih botol susu yang tepat dan aman bagi si kecil. Salah satunya yaitu memilih botol susu anti kolik,salah satu merk botol susu yang aman untuk bayi adalah Dr.Browns.

Botol Susu Anti Kolik Atasi Keluhan Bunda, ‘Si Kecil Rewel’

Kolik merupakan kondisi dimana si kecil akan menangis selama berjam jam. Gejala ini umum dialami oleh bayi yang baru lahir sampai kurang lebih usia empat bulan. Pastilah merepotkan Bunda kalau si kecil terus menangis seperti itu.

Kolik didefinisikan dunia medis sebagai tangisan pada si kecil yang terjadi selama kurang lebih 3 jam dalam sehari dengan kurun waktu 3 hari dalam satu minggu. Kolik ini biasanya terjadi di siang atau sore hari, namun lebih dominan dialami di malam hari hingga menjelang pagi.  

Baca juga: Diare pada Bayi, Penyebab, Gejala, dan Cara Mengatasinya

Namun, Bunda juga harus mengetahui mana tangisan yang disebabkan oleh kolik, mana yang tidak disebabkan oleh kolik. Karena ada beberapa tanda yang perlu diwaspadai Bunda, apabila si kecil menangis disertai dengan gejala gejala berikut:

  • Si kecil terlihat susah bernafas atau sesak menjadikan salah satu tanda bagi bayi yang menderita penyakit lain
  • Si kecil berusia lebih dari 4 bulan, bayi yang masih terus menangis dan rewel selama berjam jam bahkan sesudah diberi asi menunjukkan gejala yang lebih dari kolik. Bisa diatasi dengan menggunakan botol susu anti kolik.
  • Berat badan si kecil tidak bertambah, setiap bulan selalu ada pengecekan terhadap berat badan si kecil. Bunda perlu memeriksa apakah berat si kecil tidak bertambah atau justru menurun.
  • Nada tangis si kecil tinggi, berbeda dengan tangis bayi pada umumnya tangisan bayi yang mengalami gejala ini lebih keras dan susah ditenangkan.
  • Si kecil tidak nafsu makan. Memang susah untuk membuat si kecil makan sampai habis, namun gejala yang ini membuat si kecil menolak untuk makan.
  • Beberapa bagian kulit terlihat pucat dan membiru.

Ciri Ciri Awal Si kecil Terkena Kolik

Kolik kadang membuat Bunda menjadi bingung dan bakan frustasi, karena kondisi si kecil yang terus-menerus menangis. Sudah diusahakan dengan berbagai cara, namun si kecil tetap susah untuk tenang. Bunda dapat lega sekarang karena hal ini wajar dialami balita.

Ciri ciri si kecil mengalami kolik yaitu menangis kurang lebih 3 jam, dan sering terjadi di antara jam 6 sore sampai tengah malam. Biasanya si kecil akan menangis tanpa alasan yang jelas, serta sering bersendawa.

Baca juga: Penyebab Anak Susah Makan dan Cara Mengatasinya

Jika kondisi seperti ini Bunda biasanya langsung memberikan ASI atau susu dot agar si kecil tidak rewal. Nah baiknya botol susu yang memiliki fungsi anti kolik yang Bunda berikan.

Apabila si kecil mengalami gejala kolik, ada cara yang dapat dilakukan untuk menenangkan dan mengurangi gejalanya. Caranya sebagai berikut:

  • Menggendong selama si kecil menangis.
  • Memijat perut si kecil dengan pelan dan halus.
  • Memandikan si kecil menggunakan air hangat.
  • Menggendong si kecil menggunakan gendongan dan menyelimuti.
  • Menimang nimang si kecil dengan senandung dan suara lembut.
  • Menimang bayi pada ayunan bayi sambil ditepuk tepuk halus.

Pencegahan Kolik Secara Sederhana yang Bisa Bunda Lakukan

Ternyata kolik dapat dicegah, bagaimana cara untuk mencegah si kecil terkena kolik dan dapat tidur dengan nyenyak tanpa gangguan. Moms dapat melakukan cara-cara berikut ini:

Menghindari Makanan yang Dapat Memicu Alergi

Makanan yang dikonsumsi oleh Bunda juga dapat menjadi pemicu munculnya gejala kolik pada si kecil. Hal ini karena setiap makanan akan diubah menjadi air susu dan diminum oleh si kecil. Dengan begitu, Bunda harus selektif lagi memilih makanan.

Baca juga: Alergi Kulit pada Bayi dan Anak serta Cara Alami Mengatasinya

Makanan yang dapat menjadi penyebab, sehingga perlu dihindari yaitu makanan yang mengandung produk-produk susu seperti keju, susu sapi dan yoghurt. Apabila Bunda terlanjur mengkonsumsi makanan demikian, baiknya si kecil beri dulu susu formula.Tapi jangan lupa gunakan botol susu yang memiliki fungsi anti kolik.

Membatasi makanan-makanan tersebut akan membuat si kecil aman, terlebih lagi ketika Bunda belum mengetahui kalau si kecil sensitif terhadap susu sapi.

Menyusui Si Kecil Ketika Belum Lapar

Bunda lebih baik menyusui si kecil justru ketika si kecil belum lapar, mengapa demikian? Ketika si kecil lapar, akan membuatnya  banyak meminum udara. Susu yang Bunda berikan tidak sepenuhnya masuk ke tubuh si kecil, alhasil menjadi lebih mudah mengalami kolik.

Menyendawakan Si kecil

Setelah Bunda menyusui si kecil, maka usahakan untuk menyendawakannya. Hal ini dikarena dapat membuang gas yang terperangkap dalam tubuh. Gas yang tertahan dalam tubuh ini menjadi penyebab kolik pada si kecil.

Memilih Dot Susu Anti Kolik

Cara mencegah kolik yang lain yaitu dengan memilih botol susu yang tepat untuk si kecil. Namun, Bunda jangan risau karena kini ada botol susu dari Dr.Browns yang sangat direkomendasikan oleh dokter dan mencegah serta anti kolik pada si kecil.

Baca juga: Obesitas Pada Anak Bisa Dicegah dengan Makan Sayur dan Buah

Penggunaan dot susu yang tepat dapat menghindarkan si kecil dari kolik. Dengan begitu, Bunda dapat menikmati tidur malam yang nyenyak tanpa harus mengkhawatirkan si kecil yang terus-menerus rewel.

Rekomendasi Botol Susu Anti Kolik Terpercaya

Botol susu dengan sistem udara yang kurang baik dapat menyebabkan munculnya gejala kolik pada si kecil. Gelembung udara yang bercampur susu memicu timbulnya rasa tidak nyaman pada si kecil dan kembung pada perut.

Namun, sekarang tidak perlu bingung dan khawatir lagi karena ada  botol susu anti kolik dari Dr. Browns. Botol yang sudah teruji karena sudah bersertifikat, BPA-free, dan direkomendasikan oleh para dokter sehingga menjadi produk unggul dan terpercaya.

Banyak kelebihan dan manfaat yang diperoleh dari botol susu Dr.Browns di antaranya sebagai berikut:

Bahan Botol Aman

Plastik merupakan bahan yang paling banyak digunakan untuk membuat botol susu. Namun, tidak semua jenis plastik dapat digunakan untuk membuat botol, plastik berkode PP dan PERPU yang berkualitas dan bebas BPA lah yang dapat digunakan sebagai bahan dasar pembuatan botol.

Baca juga: Perut Kembung Pada Anak, Kenali Penyebab dan Cara Mengatasinya

Dr Brown’s menggunakan plastik yang terbukti bebas dari BPA sehingga aman untuk si kecil. Jadi, kalau Bunda menemukan sumber kurang jelas yang menyatakan Dr Brown’s tidak aman, dapat menanyakan langsung ke bidan atau dokter andalan.

Tidak Membuat Bingung Puting

Dot pada botol susu Dr Brown’s terbuat dari bahan high-grade silicone dengan kualitas yang baik dan aman tentunya. Bahan ini membuat tekstur dari botol susu menjadi lebih lembut dan elastis, membuat nyaman si kecil ketika meminum susu.

Memiliki Sistem Vent

Interval vent system adalah satu yang menjadi primadona dari botol susu yang satu ini. Meminimalisir timbulnya gelembung dan kontaminasi udara menjadi fungsi utama dari keberadaan sistem vent ini. Dengan begitu, si kecil akan aman menikmati susu yang Bunda berikan.

Sebenarnya tidak membahayakan bila Bunda tidak menggunakan botol susu anti kolik. Tetapi bila berkeinginan memberikan yang terbaik untuk si kecil, tidak ada salahnya memilih botol susu Dr Brown’s. (R10/HR-Online)