Senin, Agustus 8, 2022
BerandaBerita CiamisBPBD Imbau Masyarakat Ciamis Waspadai Angin Kencang

BPBD Imbau Masyarakat Ciamis Waspadai Angin Kencang

Berita Ciamis, (harapanrakyat.com),- Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Ciamis, Jabar, imbau masyarakat waspadai bencana saat musim hujan.

Saat ini, berbagai musibah kerap terjadi, salah satunya pohon tumbag akibat hujan deras disertai angin kencang.

Selain pohon tumbang, Ciamis juga rawan bencana longsor, banjir dan pergerakan tanah.

Kepala pelaksana BPBD Ciamis Dadang Darmawan mengatakan, awal tahun ini masih merupakan puncaknya musim penghujan.

“Hasil pemantauan Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), curah hujan masih terus terjadi di sebagian wilayah khususnya di kabupaten Ciamis, tidak hanya itu curah hujan juga disertai dengan angin kencang,” ungkap Dadang Kamis (3/2/2022).

Baca juga: Hujan Angin di Bangunsari Ciamis, 4 Rumah dan 1 Kandang Rusak

Lebih lanjut kata Dadang, saat ini musim hujan kerap disertai angin kencang.

Sehingga banyak kejadian pohon tumbang, seperti yang terjadi di wilayah perkantoran Ciamis beberapa hari lalu.

Oleh karena itu, BPBD Ciamis mengimbau masyarakat selalu waspada bencana saat musim hujan tiba.

“Bagi masyarakat yang memiliki pohon dekat rumah, sebaiknya ditebang saja, daripada membahayakan,” katanya.

Adapun daerah yang kerap diterjang angin kencang biasanya di wilayah kecamatan Cimaragas, Cidolog dan Pamarican.

“Namun sekarang sapuan angin sudah tidak ada jalurnya dan bisa terjadi di 27 kecamatan di Ciamis,” jelasnya.

Atas banyaknya kejadian pohon tumbang, kata Dadang, pihaknya bersama dengan Dinas PUPRP dan DPRKPLH Ciamis, melakukan pemangkasan pohon terutama di jalur protokol kota Ciamis.

“Hal tersebut supaya ketika hujan angin terjadi tidak ada lagi pohon tumbang,” katanya.

Menurutnya, pohon yang berada di pinggir jalan raya Ciamis adalah jenis pohon trembesi.

“Pohon ini sangat rawan tumbang ketika hujan angin terjadi, sebab pohon trembesi kayunya mudah patah, beda dengan kayu mahoni, angsana dan kemuning kencana,” ucapnya.

BPBD juga meminta kepada pemerintah kecamatan maupun desa, agar meneruskan imbauan kewaspadaan bencana kepada masyarakat. (Es/R8/HR Online/Editor Jujang)