Minggu, Juni 26, 2022
BerandaBerita TerbaruCara Mengecat Tembok yang Benar untuk Hasil Sekelas Profesional

Cara Mengecat Tembok yang Benar untuk Hasil Sekelas Profesional

Cara mengecat tembok dengan benar perlu dipelajari agar hasil pekerjaan bisa maksimal. Terlebih apabila yang sedang Anda garap adalah rumah, ruangan, atau kamar Anda. Lantas, bagaimana cara mengecat tembok untuk hasil maksimal? Mari simak ulasannya.

Tentunya Anda menginginkan hasil yang rapi dan tidak belepotan. Inilah yang menjadikan Anda perlu untuk memperhatikan setiap detail langkah saat melakukan pengecatan.

Baca juga: Cara Mendekor Kamar dengan Cat Ciptakan Beragam Motif yang Unik

Sebenarnya mengecat ini bukanlah suatu pekerjaan yang rumit, sebab tidak perlu mengadakan latihan khusus untuk melakukannya. Akan tetapi, tetap saja kesabaran dan cinta harus ada untuk kesempurnaan hasilnya.

Nah, kali ini mari cari tahu tentang cara mengecat yang benar. Jika sudah fasih dengan langkah ini, kinerja Anda akan terjamin selesai lebih cepat dan hasilnya tepat.

Inilah Cara Mengecat Tembok yang Benar

Mempunyai keinginan untuk merubah suasana interior rumah, memungkinkan Anda mulai berpikir tentang cat. Ya, mengecat adalah alternatif untuk tampilan rumah lebih eksklusif.

Tidak harus menyewa vendor ataupun pekerja lainnya, karena cat mengecat tembok ini bisa Anda lakukan dan pelajari cara dan tekniknya sendiri. Tidak perlu khawatir tidak rapi atau tidak sesuai ekspektasi.

Anda bisa sesuaikan motifnya dengan selera dan keinginan Anda. Lalu untuk prosesnya, Anda bisa terapkan beberapa langkah di bawah ini.

Siapkan Peralatan dan Bahan untuk Pengecatan

Cara mengecat tembok yang pertama adalah dengan mempersiapkan segala alat dan bahan. Pastikan jika benda-benda yang Anda perlukan selama proses pengecatan sudah lengkap adanya.

Hal yang demikian ini fungsinya untuk mempermudah kinerja Anda ketika sudah mulai pengecatan. Sehingga Anda tidak perlu mencari secara dadakan yang bisa menyebabkan konsentrasi pada pengecatan terpecah.

Barangkali nanti, Anda memerlukan bahan seperti cat dinding dan air. Sementara untuk alat yang Anda perlukan, kemungkinan ada kuas, koran bekas, plamir, kaleng air, roller, lakban, dan tangga untuk menjangkau saat mengecat tembok yang tinggi.

Namun, Anda juga tidak bisa mematok kebutuhan Anda sama seperti yang tertulis di atas. Sebab umumnya tembok yang akan ditangani punya jenis tersendiri.

Anda harus benar-benar menyiapkannya. Sehingga dengan itu, Anda akan terbantu untuk menghemat tenaga, emosi, serta waktu.

Lindungi Berbagai Furniture dan Bagian Tembok yang Tidak Akan Dicat

Cara mengecat yang kedua adalah melindungi berbagai furniture rumah. Misalnya, Anda menyiapkan ruangan lain yang bisa menampung furniture dan barang-barang lainnya.

Sebenarnya bisa saja apabila Anda hanya menutupi kain di atasnya. Akan tetapi, dengan perabot dan peralatan yang masih di sana, memungkinkan Anda tidak bisa bergerak bebas saat proses pengecatan berlangsung.

Termasuk juga aksesoris yang menempel di tembok. Seperti dengan stop kontak, saklar lampu, pigura, jam, atau barang yang lainnya. Anda bisa melepasnya terlebih dahulu dengan membuka sekrupnya.

Untuk bagian yang berkabel seperti saklar dan segala macamnya, Anda bisa menutupinya dengan menggunakan selotip. Hal ini juga berlaku untuk bagian tembok yang tidak akan Anda cat.

Hal itu sangat bermanfaat agar proses pengecatan Anda tidak berakhir belepotan. Mungkin seperti kusen jendela, gagang pintu, atau tepian plafon, gunakan lakban untuk menutupinya.

Sementara untuk lantai agar tidak terkena cipratan cat, Anda bisa menyelimutinya dengan menggunakan koran. Sehingga akan lebih mudah pembersihannya ketika pengecatan sudah selesai.

Ada solusi yang bagus mengenai cara mengecat tembok jika tembok Anda mengalami masalah tidak merata. Sebaiknya gunakan plamir (dasaran cat) sebelum melakukan proses pengecatan.

Tidak masalah jika Anda tidak berniat menggunakan plamir ini, akan tetapi kemungkinan hasilnya nanti tidak akan maksimal. Kegunaan plamir adalah agar cat bisa menempel dengan baik.

Membersihkan Tembok

Setelah mempersiapkan alat dan bahan, selanjutnya Anda harus membersihkan tembok terlebih dahulu. Tembok yang kotor dan berdebu bisa menghalangi kelancaran cara mengecat tembok.

Khawatirnya, nanti cat yang Anda aplikasikan tidak akan awet lama dan sulit menempelnya. Sehingga bersihkan terlebih dahulu tembok dari berbagai debu, sarang tawon, sarang laba, atau kotoran yang lainnya.

Baca juga: Cara Pasang Wallpaper Dinding Rumah, Mudah, Praktis dan Anti Gagal

Anda bisa menanganinya dengan menggunakan alat vacuum cleaner atau kemoceng. Akan tetapi, akan lebih bagus lagi apabila Anda menggunakan tangan untuk untuk mengusapnya.

Caranya Anda tinggal semprotkan dengan larutan sabun, lalu bilas tembok tersebut dengan bersih. Ini bisa menjadi pembersihan yang paling efektif untuk Anda terapkan.

Di dalam cara mengecat tembok yang satu ini, ada hal yang harus Anda perhatikan mengenai jenis tembok dinding Anda. Jika tembok Anda adalah tipe tembok yang lembab, Anda perlu mengatasinya sejak untuk sumber rembesannya.

Jangan membiarkan tembok dalam keadaan lembab. Sebab setelah pengecatan nanti, tembok akan mudah menjamur. Jadi, sebaiknya saat Anda membersihkan tembok lalu mendapati adanya jamur, segera tumpas jamur tersebut dengan mengamplas permukaan tembok.

Persiapkan Cat dengan Segala Warnanya

Untuk cara mengecat yang selanjutnya, Anda bisa persiapkan catnya dahulu. Aduk cat yang akan Anda gunakan sampai tidak ada gumpalan di dalamnya.

Pengaplikasian cat yang masih menggumpal, maka warnanya tidak akan tampil dengan maksimal. Pastikan hingga teksturnya merata pula. Jika ingin memadukan warna, Anda bisa melakukannya di proses ini.

Cara mengecat tembok agar cat bisa menempel lama pada tembok Anda adalah mencampur terlebih dahulu cat dengan water base atau solvent.

Selain berfungsi agar tidak gampang mengelupas, campuran ini juga bisa menjadikan cat lebih merata dengan teksturnya yang tampak lebih halus.

Jika perlu, Anda juga bisa menambahkan wall sealer sehingga antara pH semen dengan pH cat bisa sepadan. Tentunya ini bisa membuat hasil warna cat akan bertahan lebih lama.

Memakai Warna Dasar dalam Pengecatan

Sebelum pengaplikasian motif atau cat dengan warna lain, gunakan warna dasar terlebih dahulu. Cara mengecat tembok yang satu ini dapat menunjang keberhasilan pengecatan yang sempurna.

Baca juga: Dekorasi Kamar Warna Hijau Hidupkan Suasana Lebih Segar dan Natural

Sebaran catnya tentu akan lebih mengena dan merata. Sehingga Anda bisa mengatasi adanya ketidakmerataan cat pada tembok Anda.

Ini juga merupakan tahap awal untuk menghapus bekas cat yang sebelumnya. Untuk warna dasar yang familiar adalah menggunakan warna putih.

Selain netral dengan tampilan yang lebih terang, Anda bisa mulai menempelkan warna lain di atasnya sesuai warna yang Anda inginkan.

Mulai Proses Pengecatan

Ini adalah cara mengecat tembok bagian inti. Jadi, pastikan alat yang Anda gunakan benar dan tidak ada masalah. Gunakan roller karena cukup bisa menjangkau bagian-bagian tembok.

Untuk sudut-sudut yang detail, Anda bisa menggunakan kuas kecil untuk mengakalinya. Dengan demikian, warna tembok Anda tampak merata dan menyeluruh adanya.

Untuk teknik mengecat ini, Anda perlu menyelesaikannya dengan sistematis, semisal dari kanan lalu kiri atau sebaliknya. Agar terhindar dari pengaplikasian cat yang tidak merata, Anda bisa membagi area menjadi beberapa bagian.

Selanjutnya Anda bisa menyelesaikannya per bagian. Biasanya bisa per 2 meter lebar tembok Anda ratakan cat dari atas ke bawah. Hindari cara mengecat yang melompat-lompat.

Ada satu hal yang bisa Anda jadikan pedoman untuk hasil pengecatan yang memuaskan. Sebaiknya Anda berikan jarak antara pengecatan yang lapis ke satu dengan yang lapis kedua. Mungkin sekitar 1 hingga 2 jam. Setelah lapisan pertama cukup kering, Anda bisa kembali melanjutkannya.

Menggunakan Teknik Zigzag

Karena menggunakan alat roller, maka teknik pengecatan yang paling mudah dan mumpuni adalah zigzag. Teknik ini bisa Anda kerjakan dengan cara mengecat dari atas ke bawah .

Teknik ini bisa membantu memudahkan cara mengecat tembok dalam hasil yang merata dan sempurna ketimbang dengan teknik yang satu arah atas bawah.

Baca juga: Model Rumah Tingkat Samping, Inspirasi Desain untuk Lahan Sempit

Caranya, Anda cukup mengerjakan mulai dari tembok bagian atas, kemudian menurun pada tembok bagian bawah. Lakukan gerakan tersebut berulang, hingga bisa Anda pastikan bahwa tidak ada bagian tembok yang Anda lewatkan.

Dengan cara mengecat seperti ini, banyak yang menanggapi lebih efektif untuk menghasilkan warna tembok yang lebih merata sempurna. Tentunya, bisa Anda menginginkan tampilan warna yang lebih jelas, cara mengecat Anda bisa dengan beberapa lapisan.

Metode zigzag ini juga akan memberikan dampak pada segi kehalusan. Karena cat yang merata dan tidak menumpuk, bisa Anda pastikan teksturnya bukan lagi kasar.

Tunggu hingga kering lapisan yang pertama, barulah selanjutnya Anda tumpuk dengan lapisan kedua. Hingga Anda bisa mengamati hasil warna sudah seperti apa yang Anda inginkan.

Cara Mengecat Tembok Tahap Finishing

Tahap paling akhir dalam pengecatan adalah finishing. Sembari menunggu cat kering, Anda bisa merehatkan tubuh Anda sejenak.

Bila cat sudah cukup mengering, Anda harus segera membuka lakban yang Anda tempelkan untuk melindungi seperti gagang pintu, kusen jendela, dan lain-lain. Jangan sampai menunda untuk melakukan tahapan yang satu ini.

Jika Anda menunggu hingga hari selanjutnya sementara cat sudah benar-benar kering, cat bisa ikut terkelupas bersama lakban yang Anda tarik nantinya.

Membersihkan Alat dan Perkakas yang Anda Gunakan

Setelah semua urusan tembok Anda selesai, maka segera lakukan proses cara mengecat tembok selanjutnya, yakni dengan membereskan perkakasnya saat itu juga. Termasuk membersihkan lantai dari cipratan cat atau bagian lainnya yang Anda rasa tertumpah cat.

Jika tidak lekas Anda kerjakan, nantinya cat akan mengering di peralatan maupun lantai. Sehingga yang ada, Anda malah lebih susah untuk menghilangkannya. Hal tersebut juga bisa memudahkan kerusakan alat, padahal lain waktu mungkin Anda masih membutuhkannya.

Untuk membersihkannya, Anda bisa menggunakan deterjen untuk menghapus sisa-sisa noda pada kuas dan roller. Semakin bersih akan semakin baik. Karena jika alat awet, Anda tidak perlu membeli lagi untuk melakukan pengecatan di periode berikutnya.

Bagaimana Cara Menyimpan Sisa Cat

Sebagai penutup cara mengecat tembok adalah menangani cat yang masih tersisa dengan baik. Anda bisa menutup kembali kaleng cat dengan rapat. Jangan Anda buang.

Simpan saja di tempat yang sejuk dan terhalang dari jangkauan anak-anak. Mungkin dengan menyediakan lemari khusus untuk keamanan yang lebih terjaga.

Baca juga: Wallpaper Dinding 3D Dengan Berbagai Model yang Estetik

Nantinya cat sisa ini bisa berguna untuk aktivitas yang lainnya. Bisa jadi dengan projek baru Anda untuk merenovasi tembok rumah Anda.

Apabila cat Anda sampai mengalami ketumpahan dengan volume banyak dan susah keringnya, Anda bisa mengambil pasir halus atau tanah dan menaburkan di atasnya. Dengan seperti itu, cat tidak akan mengalir ke permukaan dan mengering di bagian yang lain.

Ketahui sederet cara mengecat tembok anti belepotan yang bisa Anda terapkan. Tidak sulit bukan prosesnya? Anda bisa bekerja sendiri dengan senang hati, meski sebagai seorang pemula. Selamat mengaplikasikan. Semoga hasil kreasi Anda memuaskan. (R10/HR-Online)

- Advertisment -