Senin, Agustus 15, 2022
BerandaBerita TerbaruContoh Bintang Semu di Tata Surya, Apa Bedanya dengan Bintang Nyata?

Contoh Bintang Semu di Tata Surya, Apa Bedanya dengan Bintang Nyata?

Contoh bintang semu adalah planet-planet yang bersinar terang dari Bumi. Secara singkat, bintang semu tidak dapat memancarkan cahaya sendiri.

Setiap planet memiliki bintangnya sendiri. Bintang-bintang tersebut akan memancarkan cahaya terang ke planet.

Hal itu menyebabkan planet menjadi terang dan bersinar. Namun, tidak semua planet mendapat julukan bintang semu.

Hanya mereka yang terlihat dari bercahaya dari Bumi yang dapat dikatakan sebagai bintang semu.

Baca Juga: Planet Berwarna Biru di Tata Surya, Uranus dan Neptunus Si Raksasa Es

Ketahui Contoh Bintang Semu Tata Surya

Sedari kecil kita sudah mengenal bintang. Sebab, bintang seringkali terlihat di malam hari. Bintang adalah sebuah benda langit yang menghasilkan cahaya mereka sendiri.

Cahaya tersebut berasal dari pembangkitan energi fusi nuklir di dalamnya. Ada banyak sekali macam bintang di alam semesta.

Namun jenis bintang hanya terbagi menjadi dua, yakni bintang nyata dan bintang semu. Perbedaan keduanya terdapat di asal cahaya.

Pada bintang nyata, mereka memancarkan cahaya sendiri. Berbeda dengan contoh bintang semu yang menerima pancaran sinar dari bintang nyata.

Mudahnya, contoh bintang nyata adalah Matahari. Pusat Tata Surya Bumi itu memiliki energi yang sangat besar. Cahaya yang Matahari pancarkan bahkan bisa menyinari planet-planet yang mengitarinya.

Bintang nyata lainnya adalah bintang-bintang yang seringkali terlihat berkelip di malam hari. Mereka berjumlah jutaan di sebuah galaksi mengelilingi berbagai planet.

Lantas bagaimana dengan bintang semu? Bintang semu adalah mereka yang mendapat pancaran sinar dari bintang nyata, contohnya planet-planet di galaksi.

Jika terlihat dari Bumi, planet tersebut akan berwujud titik kecil dengan cahaya yang stabil sehingga seringkali disalahartikan menjadi bintang. Meski begitu, tidak semua planet menjadi contoh bintang semu.

Baca Juga: Inti Bumi Mendingin Lebih Cepat, Berdampak pada Kehidupan?

Venus

Planet ini mendapat julukan bintang kejora karena cahayanya sangat terang jika terlihat dari Bumi. Venus tidak akan hanya terlihat saat malam hari.

Ia seringkali tampak saat menjelang Matahari terbit dan terbenam. Meski begitu, pada waktu tertentu Venus juga tidak dapat terlihat dari Bumi sebab letaknya yang berada di belakang Matahari.

Venus akan terlihat memancarkan cahaya berwarna kuning. Seperti halnya bintang nyata, Venus bisa terlihat dengan mata telanjang.

Mars

Jika kita melihat dari jaraknya, maka tidaklah mengherankan apabila Mars terlihat nyata dari Bumi. Planet ini memiliki jarak yang paling dekat dengan Bumi.

Memiliki sebutan berwarna merah, Mars mengeluarkan cahaya kemerahan jika terlihat dari Bumi.

Mars menjadi salah satu contoh bintang semu yang tidak berkedip. Planet Mars seringkali terlihat sekitar satu jam sebelum Matahari terbit.

Merkurius

Kita bisa melihat penampakan planet satu ini saat Matahari terbenam. Merkurius memancarkan cahaya berwarna putih yang tidak berkedip di bagian barat langit.

Merkurius adalah planet paling dekat dengan Matahari, si bintang nyata terpopuler. Itu mengapa cahaya Merkurius juga sangat terang.

Jupiter

Planet terbesar di Tata Surya kita ini juga merupakan contoh bintang semu selanjutnya. Planet raksasa ini sangat terang sehingga dapat terlihat dari Bumi.

Benda paling terang berdasarkan urutannya adalah Matahari, bulan, Venus, dan Jupiter. Karena itulah Jupiter dapat dikatakan sebagai bintang semu.

Meski tidak memancarkan cahayanya sendiri, namun kita dapat melihatnya dari Bumi seperti bintang nyata lainnya. Jupiter akan terlihat pada pagi hari, tepatnya di langit bagian timur.

Saturnus

Planet bercincin ini juga bisa terlihat dengan mata telanjang dari Bumi. Meski jaraknya cukup jauh dari Bumi, namun cahayanya yang terang membuatnya tetap terlihat.

Saturnus sebagai contoh bintang semu akan terlihat berwarna kekuningan pada sore hari di langit bagian selatan. Tanpa teleskop, kita dapat melihat planet ini sebagai titik cahaya terang seperti halnya bintang.

Cenderung Lebih Terang dari Bintang Nyata

Planet tersebut adalah bintang semu yang ada di Tata Surya kita. Meski bintang semu, siapa sangka bahwa cahaya yang mereka pancarkan lebih terang dari bintang nyata itu sendiri.

Kecuali Saturnus, planet lainnya bahkan lebih terang daripada bintang sirius yang mendapat predikat paling terang di Tata Surya. Meski begitu, bintang semu seringkali keberadaannya tidak disadari.

Ukurannya yang sama jika terlihat dari Bumi membuat orang awam sulit membedakan apakah itu bintang nyata atau planet. Salah satu cara mudahnya adalah melihat pola bersinarnya.

Cahaya pada contoh bintang semu akan relatif stabil sehingga tidak berkedip. Berbeda dengan bintang nyata yang jaraknya sangat jauh dan mengalami turbulensi di atmosfer Bumi sehingga menyebabkannya berkedip secara konstan. (R10/HR-Online/Editor-Ndu)