Selasa, Agustus 9, 2022
BerandaBerita BanjarDampak Hujan Deras, Sejumlah Fasilitas di Lapas Kelas II B Banjar Rusak

Dampak Hujan Deras, Sejumlah Fasilitas di Lapas Kelas II B Banjar Rusak

Berita Banjar (harapanrakyat.com),- Dampak hujan deras dan angin kencang yang mengguyur wilayah Kota Banjar, Jawa Barat, pada Senin (31/01/2022) lalu, membuat sejumlah fasilitas di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II B Banjar mengalami kerusakan.

Hujan deras dan angin kencang juga menyebabkan pasokan air bersih di area Lapas Banjar menjadi terganggu.

Kepala Lapas Kelas II B Banjar, Muhammad Maulana mengatakan, sarana prasarana yang mengalami kerusakan antara lain jaringan instalasi listrik area Kantor Lapas dan rumah dinas.

Kerusakan itu karena MCB listrik dan komponen lainnya terbakar. Bahkan, fasilitas lainnya seperti DVR, kamera pengintai atau CCTV serta perangkat komputer juga ikut rusak.

“Termasuk jaringan internet dan pipa instalasi air bersih dari ground tank menuju kantor Lapas juga rusak,” terangnya, Sabtu (05/02/2022).

Dampak dari hujan deras dan angin kencang, lanjut Muhammad Maulana, untuk jaringan listrik serta perangkat lain bisa teratasi. Namun, untuk instalasi air bersih terhambat lantaran lokasi kerusakan berada di atas perbukitan.

Selain itu, kondisi jaringan pipa instalasi yang ada juga sudah mengalami korosi sehingga menghambat proses perbaikan.

Menurut Muhammad Maulana, kebutuhan air yang tidak bisa tergantikan itu menjadi kecemasan warga binaan dan berpotensi menimbulkan gangguan Kamtibmas  dalam Lapas.

“Tapi saat ini situasi sudah kondusif, sudah dilakukan perbaikan. Warga binaan juga sudah mulai tenang dan kondisi sudah mulai normal,” katanya.

Untuk memenuhi pasokan air bersih, pihaknya berkoordinasi dengan BPBD Kota Banjar untuk menyuplai kebutuhan air bersih sebanyak 5 tanki air ke blok hunian warga binaan.

Dengan begitu maka pasokan air bersih untuk warga binaan sudah kembali tercukupi. Perbaikan instalasi air sudah selesai.

“Malam ini perbaikan instalasi air yang rusak baru selesai dan sudah kembali digunakan untuk memenuhi kebutuhan warga binaan,” pungkasnya. (Muhlisin/R3/HR-Online/Editor-Eva)