Sabtu, Mei 28, 2022
BerandaBerita TerbaruEfek Samping Insomnia Berkelanjutan yang Perlu Diwaspadai

Efek Samping Insomnia Berkelanjutan yang Perlu Diwaspadai

Efek samping insomnia berkelanjutan menyebabkan tubuh kelelahan konstan. Namun efek samping akibat kurang tidur bukan hanya kelelahan saja. Karena ternyata ada sejumlah masalah kesehatan lain yang juga dapat terjadi.

Mungkin saat ini banyak orang yang sedang berjuang mengatasi masalah insomnia. Merangkum dari berbagai sumber, ada beberapa efek samping akibat susah tidur yang perlu Anda pahami.

Pahami 5 Efek Samping Insomnia Berkelanjutan

Tubuh Menjadi Tidak Sehat

Infeksi virus flu biasa maupun Corona akan membuat orang merasa kelelahan. Namun hal itu akan semakin bertambah buruk jika Anda susah atau kurang tidur.

Bagi penderita insomnia sangat berisiko mengalami kurang tidur dalam waktu jangka panjang akibat ketidakmampuannya untuk tidur.

Baca Juga : Ciri Tubuh Kekurangan Protein, Imun Tubuh Lemah Hingga Insomnia

Kondisi tersebut dapat mengganggu kemampuan tubuh guna memproduksi zat yang berfungsi menangkal infeksi pada sistem imun tubuh.

Situs medis yang telah terakreditasi, Healthline mengungkap bahwa, kekurangan tidur dapat mengurangi produksi sitokin dan antibodi yang berguna untuk melawan virus dan bakteri.

Oleh sebab itu, Anda menjadi lebih rentan terkena kondisi tersebut. Bukan hanya itu, Anda juga membutuhkan waktu lama untuk bisa pulih kembali.

Sistem Saraf Menjadi Lebih Lambat

Efek samping insomnia berkelanjutan mungkin tidak dapat terlihat langsung oleh mata. Namun dalam fungsi tubuh dan otak Anda sehari-hari, insomnia memiliki peran besar.

Tidur berperan penting dalam mendukung fungsi sistem saraf secara normal. Tapi insomnia kronis bisa mengganggu tubuh dalam mengirim serta memproses informasi.

Baca Juga : Cara Ampuh Mengatasi Insomnia, Bantu Kamu Tidur Lebih Cepat

Sehingga kurang tidur akan membuat otak Anda kelelahan, yang akhirnya tidak mampu menjalankan fungsinya dengan baik.

Dorongan Aktivitas di Ranjang Lebih Rendah

Efek samping insomnia berkelanjutan juga akan berdampak terhadap aktivitas ranjang saat malam hari. Sebuah studi menemukan 14% perempuan lebih mungkin menunjukan minat melakukan aktivitas ranjang jika punya waktu tidur yang ekstra.

Begitu pula pada pria yang susah atau kurang tidur dalam setiap malamnya bisa menurunkan kadar testosteron, sehingga sering kali tidak minat untuk melakukan aktivitas ranjang.

Berisiko Alami Masalah Kesehatan Serius

Tidur menjadi bagian penting gaya hidup yang sehat lantaran dapat menunjang kemampuan tubuh dalam memproduksi zat alami. Serta mengatur metabolisme guna mendukung fungsi internal.

Baca Juga : Benarkah Tidur Selalu Larut Malam Menandakan Insomnia?

Efek samping insomnia berkelanjutan menempatkan Anda ke dalam risiko masalah medis yang serius. Seperti halnya penyakit jantung koroner, obesitas, dan diabetes.

Sebab, kurang tidur akan mengurangi kadar zat kimia (leptin tubuh) yang dapat membuat perut Anda kenyang dan akan meningkatkan kadar hormon ghrelin. Hormon ini yang kemudian merangsang perut merasakan lapar.

Masalah Psikologis

Tidur dan kesehatan mental memiliki hubungan sangat erat yang mengakibatkan insomnia berpotensi menjadi berbahaya.

Selain itu, kurang tidur juga bisa membuat seseorang terjebak dalam kecemasan, stres, kesulitan menghadapi hidup sehari-hari. Serta merasa harga diri yang rendah. (R3/HR-Online/Editor-Eva)

- Advertisment -