Jumat, Desember 2, 2022
BerandaBerita TerbaruPemicu Stroke Usia Muda, Salah Satunya Kolesterol Tinggi

Pemicu Stroke Usia Muda, Salah Satunya Kolesterol Tinggi

Pemicu stroke usia muda bisa diakibatkan oleh beberapa faktor. Bagi kamu yang masih berusia muda, hal ini penting untuk diketahui. Karena, anak muda pun rentan terkena stroke.

Jadi, kalau beranggapan penyakit stroke itu hanya menyerang orang tua saja, zaman sekarang anggapan itu sudah tidak berlaku lagi.

Ahli saraf neurologis sekaligus Direktur Perawatan Neurologis, Diana Greene Chandos mengatakan, orang dewasa akan lebih peduli dengan masalah kesehatannya. Mereka rutin melakukan pemeriksaan.

Lain halnya dengan mereka yang masih berusia muda tidak banyak ambil pusing tentang kesehatannya.

Karena merasa masih muda sehingga mereka beranggapan bahwa dirinya baik-baik saja. Mereka akan sadar saat benar-benar sudah merasakan adanya masalah yang menyerang pada tubuhnya.

Oleh karena itu penting buat kamu ketahui mengenai faktor-faktor tertentu yang dapat memicu serangan stroke pada anak muda.

Merangkum dari berbagai sumber, berikut ini beberapa pemicu munculnya penyakit stroke pada usia muda.

Baca Juga : Jenis Makanan untuk Diet Ini Bisa Mencegah Penyakit Stroke

Kenali 5 Pemicu Stroke Usia Muda

Sering Migrain

Anak muda lebih cenderung mengalami masalah penggumpalan darah yang berasal dari bagian tubuh lainnya. Gumpalan darah tersebut bergerak lewat pembuluh darah yang ukurannya lebih kecil.

Dr Greene-Chandos mengatakan, kondisi ini menyebabkan gejala seperti kesemutan, mati rasa, atau migrain yaitu sakit kepala hebat yang akan melemahkan tubuhnya.

Maka dari itu, perlu mengecek apakah migrain yang menyerang hanya migrain biasa atau pertanda stroke ringan.

Kolesterol Tinggi

Pemicu stroke usia muda salah satunya akibat kolesterol tinggi. Karena kolesterol juga dapat menyerang kalangan anak muda.

Baca Juga : Gangguan Sistem Peredaran Darah, dari Tensi, Jantung, hingga Stroke

Kamu yang suka mageran, makan junk food, dan sering mengonsumsi makanan yang manis-manis sangat rentan terkena kolesterol jahat.

Tingginya kolesterol dalam darah dapat menjadi penyebab menumpuknya plak hingga terjadi penyempitan atau sumbatan pada pembuluh darah.

Jika kondisi ini dibiarkan terus, maka suplai nutrisi dan oksigen ke otak otomatis akan terganggu. Risiko serangan stroke pun jadi meningkat.

Kerja Lembur

Sering kerja lembur hingga larut malam juga menjadi salah satu pemicu stroke usia muda. Berbeda dengan mereka pulang kerja tepat waktu.

Pasalnya, berjam-jam berada di tempat kerja membuat kamu merasa kelelahan dan stres. Hal tersebut dapat menyebabkan detak jantung menjadi tidak normal.

Kondisi itu juga bisa mengakibatkan darah tidak terpompa secara baik ke seluruh bagian tubuh. Termasuk ke bagian otak yang pada akhirnya memicu terjadinya serangan penyakit stroke.

Baca Juga : 5 Jenis Penyakit Peredaran Darah dari yang Ringan Hingga Mematikan

Pernah Cedera atau Gegar Otak

Mengalami cedera otak hingga traumatis dapat menyebabkan otak mengalami perdarahan dan mengiritasi pada jaringan otak.

Kondisi tersebut membuat sistem kekebalan tubuh dan sel-sel darah menjadi terganggu sehingga akan meningkatkan terbentuknya gumpalan darah. Masalah ini juga termasuk salah satu pemicu stroke usia muda.

Untuk menghindari cedera kepala saat berkendara atau tengah melakukan aktivitas yang ekstrim, sebaiknya selalu gunakan helm atau pelindung kepala.

Memiliki Kelainan Bentuk Sel Darah

Kelainan genetik atau anemia bulan sabit dapat menyebabkan terjadinya penggumpalan darah pada bagian tubuh mana pun.

Akibatnya pembuluh darah akan kekurangan pasokan oksigen dan darah yang sehat untuk dialirkan ke seluruh bagian tubuh.

Jika pasokan darah ke bagian otak terganggu akibat adanya gumpalan darah yang menyumbat, maka kondisi ini dapat menyebabkan terjadinya serangan stroke.

Oleh sebab itu, mulai saat kamu harus paham dan sadar bahwa setiap orang memiliki risiko terserang penyakit stroke, tak pandang usia.

Selalu menjaga kesehatan dengan menerapkan pola hidup sehat adalah kunci utamanya sebagai upaya menghindari berbagai serangan penyakit. Tak terkecuali serangan stroke. (R3/HR-Online/Editor-Eva)