Sabtu, Agustus 20, 2022
BerandaBerita CiamisPenipuan Pura-pura Jual Gabah di Pamarican Ciamis, Belasan Juta Raib

Penipuan Pura-pura Jual Gabah di Pamarican Ciamis, Belasan Juta Raib

Berita Ciamis, (harapanrakyat.com),- Penipuan pura-pura jual gabah terjadi di Kecamatan Pamarican, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat. Pelaku penipuan berhasil menghipnotis dan membawa kabur uang belasan juta rupiah dari tangan calon pembeli.

Hal itu diungkapkan Sutarno, pengusaha penggilingan padi di Desa Pamarican, Kecamatan Pamarican, Kabupaten Ciamis, yang menjadi korban hipnotis hingga memberikan sejumlah uang kepada pelaku.

Sutarno mengaku dirinya tidak mengenali pelaku yang saat itu datang ke pabrik penggilingan padi miliknya.

“Awalnya sehari sebelumnya pelaku pernah datang ke sini dengan menawarkan sejumlah padi. Katanya dia mempunyai padi kering sebanyak 5 ton. Saat itu saya memintanya untuk membawa contoh padi kering,” tuturnya, Kamis (03/02/2022).

Pada hari Rabu kemarin, lanjut Sutarno, pelaku datang lagi ke tempat penggilingan padi miliknya dengan membawa sample padi kering.

Pelaku pun meminta uang DP kepada Sutarno sebesar Rp 15 juta dengan alasan ia mau belanja alat material bangunan. Tanpa menaruh curiga, Sutarno pun merasa begitu percaya dan langsung memberikan uang sejumlah yang pelaku minta.

Baca Juga : Meresahkan, Monyet Liar di Pamarican Ciamis Terpaksa Dilumpuhkan

Pelaku Pura-pura Jual Gabah Berikan Alamat Palsu

Sebelum pelaku penipuan pura-pura jual gabah itu beranjak membawa uang, ia sempat bilang akan menunggunya di sebuah toko material yang ada di Pamarican.

“Pelaku juga mengatakan jika nanti sudah tidak ada di lokasi material, dia akan tunggu di rumahnya, yaitu di Desa Cikupa. Bahkan pelaku menyuruh saya untuk langsung membawa dua mobil sekaligus untuk mengangkut padinya,” papar Sutarno.

Karena tidak menaruh curiga, setelah pelaku ternyata tidak ada di toko material maka Sutarno pun langsung berangkat ke Desa Cikupa.

“Sesampainya di Cikupa saya bingung, pelaku ternyata memberikan alamat palsu kepada saya,” ungkap Sutarno.

Atas kejadian tersebut, Sutarno kini mengalami kerugian uang sebesar Rp 15 juta rupiah. Sementara itu, pelaku penipuan yang pura-pura jual gabah juga sempat terekam kamera CCTV, hanya saja gambar wajah pelaku terlihat kurang begitu jelas.

Sebelumnya juga dikabarkan bahwa pelaku penipuan dengan modus yang sama berhasil mengelabui seorang pengusaha padi di wilayah Kecamatan Rancah, Kabupaten Ciamis.

Korbannya adalah H. Harun, bahkan wajah pelaku pun terlihat jelas dalam rekaman video CCTV. (Suherman/R3/HR-Online/Editor-Eva)