Sabtu, Juli 2, 2022
BerandaBerita TasikmalayaProtes Pelayanan RSUD, PMII Tasikmalaya Kepung Gedung DPRD

Protes Pelayanan RSUD, PMII Tasikmalaya Kepung Gedung DPRD

Berita Tasikmalaya (harapanrakyat.com),- Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kota Tasikmalaya kepung gedung DPRD Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, Kamis (24/2/2022).

Mereka melakukan aksi terkait carut marutnya pelayanan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Soekardjo Kota Tasikmalaya. 

Selain kepung gedung DPRD seraya melakukan orasi menyampaikan tuntutan, massa aksi dari PMII Kota Tasikmalaya juga sempat memblokir jalan dan membakar ban.

Baca Juga: Perajin Mogok Produksi, Tahu Tempe di Tasikmalaya Bakal Hilang 2 Hari

Tak sampai di situ, kesal lantaran tidak ditemui oleh Walikota, Sekda, Ketua DPRD dan direktur RSUD, PMII Kota Tasikmalaya juga mengancam akan demo susulan dengan membawa massa yang lebih banyak.

Heru Muhtar, Korlap Aksi PMII Kota Tasikmalaya mengatakan, Pemkot Tasikmalaya harus mengevaluasi pihak-pihak terkait pelayanan kesehatan di RSUD.

“Akan tetapi hari ini pemerintah seolah-olah membiarkan permasalahan pelayanan ini. Serta mengenai kebersihan lingkungan, yang seharusnya Rumah Sakit itu tempat untuk memulihkan orang-orang yang sakit. Akan tetapi di rumah sakit tersebut banyakn berserakan sampah,” katanya.

Heru menyebut dalam pelayanan, pihak RSUD selalu terlebih dahulu menanyakan masalah administrasi, bukannya mendahulukan nilai kemanusiaan.

“Pelayanannya semisal, dalam pelayanan pasien selalu menanyakan soal administrasi. Seharusnya dalam pelayanan kesehatan mengutamakan nilai-nilai kemanusiaan, karena ini berbicara soal nyawa masyarakat. Sayangnya hari ini kami aksi, Walikota, Sekda, Ketua DPRD dan Direktur Rumah Sakit RSUD dr Soekardjo tidak hadir. Kami pun akan melakukan aksi yang lebih besar lagi,” ujarnya.

Kadinkes Kota Tasikmalaya Sepakat dengan Tuntutan PMII

Sementara itu, dr Uus Supangat Kadinkes Kota Tasikmalaya, mengaku sepakat dengan beberapa tuntutan terkait dengan pelayanan kesehatan.

“Terkait pelayanan yang jauh dari standar yang mereka sampaikan, kemudian terkait dengan beberapa kebijakan dan kontrol yang harus dilakukan oleh Dinas Kesehatan terhadap pemberi pelayanan dalam hal ini adalah Rumah Sakit. Secara prinsip perlu kita sampaikan kita sangat sepakat dengan PMII,” katanya.

Menurut Uus kualitas layanan yang terkait dengan kesehatan masyarakat memang harus ditingkatkan terus.

“Sekarang kita berupaya meningkatkan layanan itu dengan dibangun fasilitas yang ada di RSUD dr Soekardjo,” pungkasnya. (Apip/R7/HR-Online/Editor-Ndu)

- Advertisment -