Jumat, Desember 2, 2022
BerandaBerita CiamisBerita BanjarsariSatgas Covid-19 Akui Kecolongan Kerumunan Antre Minyak di Ciamis

Satgas Covid-19 Akui Kecolongan Kerumunan Antre Minyak di Ciamis

Berita Ciamis (harapanrakyat.com),- Satgas Covid-19 Kecamatan Banjarsari, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, mengaku kecolongan dengan terjadinya kerumunan saat emak-emak antre minyak goreng.

Pantauan HR Online, Senin (14/2/2022), ratusan emak-emak berjubel dalam antrean minyak goreng murah operasi pasar yang dilakukan oleh pihak Yomart Banjarsari. Mereka mengabaikan protokol kesehatan. 

Camat Banjarsari, Dedi Iwa Saputra yang juga sekaligus ketua Satgas Covid-19 tingkat kecamatan, mengaku kecewa dengan Yomart Banjarsari karena tidak adanya koordinasi. Pihaknya pun akan segera melayangkan surat teguran.

“Terus terang, saya baru tahu dari rekan rekan media ini,” katanya Senin (14/2/2022).

Karena, sambungnya, sebelumnya atau pas pelaksanaan, pihak Yomart atau desa tidak pernah memberikan surat pemberitahuan.

“Tidak ada tembusan kepada kami selaku Satgas Covid-19,” imbuhnya.

Menurut Dedi, dengan adanya kerumunan antre minyak goreng tersebut, pihaknya akan segera melakukan teguran. Selain itu juga sekaligus surat pemberitahuan, kepada seluruh toko terkait penerapan protokol kesehatan.

“Nanti kita akan layangkan surat imbauan kepada semuanya. Hal ini agar para penyedia jasa bisa menerapkan protokol kesehatan. Mengingat Kabupaten Ciamis saat ini kembali naik ke level 2 kasus Covid-19 nya,” terangnya. 

Sementara itu, Sekretaris Desa Banjarsari, Uton Rustandi, saat dikonfirmasi HR terkait adanya kerumunan di Yomart, mengaku kecewa dan kesal.

“Terus terang ya, pihak Yomart itu tidak pernah memberikan tembusan kepada kami,” ucapnya.

Sehingga, lanjutnya, tadi saat melihat adanya pelaksanaan antre minyak, pihaknya mengutus petugas untuk mengatur dan mengimbau kepada warga agar tidak berkerumun.

Petugas dari Desa Banjarsari bersama TNI pun mencoba untuk mengurai kerumunan yang terjadi di Yomart Banjarsari.

Namun sayang, upaya aparat pun gagal. Emak-emak yang sudah terlanjur antre minyak goreng tidak mengindahkan imbauan petugas.

“Tapi katanya susah. Karena emak-emak sudah terlanjur masuk ke dalam toko,” pungkasnya. (Suherman/R5/HR-Online/Editor-Adi)