Minggu, Agustus 14, 2022
BerandaBerita BanjarTol Gedebage-Cilacap Segera Dibangun, Kabar Exit Tol di Kota Banjar?

Tol Gedebage-Cilacap Segera Dibangun, Kabar Exit Tol di Kota Banjar?

Berita Banjar, (harapanrakyat.com),- Tol Gedebage-Cilacap segera dibangun pada akhir 2022 mendatang. Jalan tol sepanjang 206,65 kilometer yang menghubungkan Jawa Barat-Jawa Tengah itu menjadi jalan tol terpanjang di Indonesia.

Rencananya pembangunan jalan tersebut akan dibagi dalam dua tahap, yakni seksi satu Garut-Tasikmalaya. Sedangkan seksi dua Tasikmalaya-Banjar hingga Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah.

Terkait rencana exit tol di Kota Banjar, Kepala Bappeda Kota Banjar, H. Soni Horison, melalui Kabid. Infrastruktur dan Kewilayahan, Husein Husaini mengatakan, hingga saat ini belum ada progres terbaru mengenai hal itu.

“Sampai saat ini belum ada progres. Lokasinya masih yang dulu diusulkan, yaitu di Kertahayu dan satu di wilayah Kota Banjar,” kata Hussein kepada HR Online, Rabu (02/02/2022).

Namun, pihaknya mengaku sudah mendapat informasi mengenai rencana pembangunan Jalan Tol Gedebage-Cilacap yang akan mulai akhir 2022. Untuk pelaksanaan tahap 1 yaitu Garut-Tasikmalaya.

Baca Juga : Bappeda Kota Banjar Lakukan Survei Lokasi Exit Tol

Pembangunan tahap dua dari Tasikmalaya-Cilacap akan berlangsung setelah tahap pertama selesai. Atau pelaksanaannya pada 2024 mendatang.

“Pembangunan tahap dua rencananya sekitar tahun 2024. Jadi, untuk exit tol belum ada up date perkembangannya,” terang Husein.

Sementara itu, terkait adanya perubahan rencana tata ruang wilayah atau RT/RW untuk menyambut pembangunan Jalan Tol Gedebage-Cilacap, Kabid. Tata Ruang dan Perumahan Dinas PUPR Kota Banjar. Sulistyaningsih mengatakan bahwa, perubahan RTRW bersifat dua tahunan.

Ia menyebutkan, saat ini untuk perubahan tata ruang wilayah tahun 2021-2022 masih dalam proses revisi oleh pemerintah provinsi.

Bahkan, pihaknya juga masih menunggu arahan dari provinsi mengenai perubahan rencana tata ruang tersebut.

“Perubahan RTRW masih revisi, belum ada arahan lagi dari provinsi. Kami juga masih menunggu hal itu,” kata Sulistianingsih. (Muhlisin/R3/HR-Online/Editor-Eva)