Sabtu, Januari 28, 2023
BerandaBerita TerbaruGumpalan Misterius di Inti Bumi Tuai Pertanyaan, Ini Kata Ahli!

Gumpalan Misterius di Inti Bumi Tuai Pertanyaan, Ini Kata Ahli!

Gumpalan misterius di inti Bumi teridentifikasi oleh ahli geologi dari Arizona State University. Mereka menyebut bahwa dua gumpalan yang terdeteksi tersebut sangatlah aneh.

Sejauh ini para ilmuwan belum dapat menyimpulkan dari mana gumpalan tersebut berasal. Namun begitu, hal yang pasti adalah gumpalan tersebut sudah terbentuk dari jutaan tahun lalu.

Baca Juga: Model Skala Sistem Tata Surya, Apa Fungsi Sesungguhnya?

Ahli Temukan Gumpalan Misterius di Inti Bumi

Bumi yang kita tinggali ini merupakan sebuah planet yang memiliki beberapa lapisan. Lapisan paling dalam Bumi bernama inti Bumi.

Inti atau perut Bumi sebenarnya tidak berbentuk, melainkan terdiri dari subkisi logam padat yang bercampur dengan cairan.

Ahli geologi di Arizona State University baru saja mengidentifikasi hal aneh di dalam inti Bumi. Terdapat dua gumpalan yang tidak biasa di dalamnya.

Menurut perkiraan, dua gumpalan tersebut terbentuk melalui proses termokimia atau perubahan zat dan material yang terjadi selama jutaan tahun. Ahli menilai bahwa material dan zat tersebut terkurung oleh lapisan pelindung yang ada.

Para ilmuwan juga masih belum bisa mengidentifikasi dari mana kedua struktur kolosal tersebut berasal.

Baca Juga: Pengertian Hukum Kepler I, II dan III, Apa Fungsi Utamanya?

Berada di Bawah Benua Afrika dan Samudera Pasifik

Penemuan dua gumpalan misterius oleh para ahli berkat bantuan alat deteksi khusus yang digambarkan dalam bentuk 3D.

Setelah menjalani serangkaian simulasi, ahli menduga bahwa gumpalan tersebut kurang padat dan labil. Adapun lokasi dari gumpalan berada di bawah benua Afrika dan Pasifik yang memiliki sifat lebih kuat.

Hal yang mengejutkan adalah gumpalan misterius di inti Bumi tersebut memiliki ketinggian yang berbeda sehingga menunjukkan adanya perbedaan komposisi juga. Terlihat bahwa gumpalan yang berada di bawah Pasifik terlihat lebih tinggi.

“Kami membuat perhitungan untuk menentukan volume awal gumpalan tak akan mempengaruhi ketinggian. Ketinggian gumpalannya sebagian besar terkendali oleh seberapa padat serta viskositas mantel yang ada di sekitarnya” papar ahli geologi, Qian Yuan.

Yuan dan tim juga menjelaskan mengenai dugaan gumpalan di bawah Benua Afrika kurang stabil yang menjadi kemungkinan mengapa fenomena vulkanisme terjadi secara intens di beberapa wilayah tersebut.

Model seismik lainnya menunjukkan bagian gumpalan yang ada di bawah Benua Afrika membentang hingga 1.500 km di atas inti luar Bumi. Sedangkan gumpalan di laut Pasifik mencapai ketinggian 800 km.

Komposisi yang berbeda setiap gumpalan dapat menjelaskan asal-usul mereka, salah satunya terbentuk dari lempeng tektonik subduksi yang masuk ke mantel.

Mantel Bumi memiliki suhu yang sangat panas. Lempeng tektonik yang masuk kemudian menjadi gumpalan akibat suhu tersebut selama jutaan tahun lamanya.

Baca Juga: Asteroid 2022 ES3 yang Mendekati Bumi Disiarkan Secara Langsung!

Teori lainnya adalah gumpalan inti yang merupakan sisa tabrakan antara Bumi dan protoplanet Thea penghasil bulan.

Namun demikian, ahli dan ilmuwan perlu melakukan studi lanjutan untuk mengetahui penyebab asli dari munculnya dua gumpalan misterius di inti Bumi tersebut. (R10/HR-Online)