Jumat, Mei 20, 2022
BerandaBerita TerbaruHukum Gay Lussac Perbandingan Volume: Arti, Sejarah, dan Contohnya

Hukum Gay Lussac Perbandingan Volume: Arti, Sejarah, dan Contohnya

Hukum Gay Lussac merupakan salah satu hukum di dalam kimia yang membahas suhu dan tekanan.

Kamu pasti pernah menggunakan microwave untuk memanaskan makanan. Makanan yang kamu masukkan ke dalam microwave tersebut mengalami perubahan suhu dan tekanan.

Baca Juga : Hukum Perbandingan Berganda Milik Dalton, Ini Pengertiannya!

Sejarah Penemuan Hukum Gay Lussac

Joseph Louis Gay-Lussac merupakan seorang ahli kimia dan fisika. Ia lahir di Saint Leonard de Noblat, Kingdom of France pada 6 Desember 1778.

Selama hidupnya, Gay Lussac memberikan banyak kontribusi terhadap ilmu pengetahuan. Gay Lussac berhasil melakukan eksperimen dan dapat merumuskan hukum miliknya sendiri.

Bahkan, berkat kontribusinya tersebut nama Gay Lussac terukir apik di Menara Eiffel terkenal bersama 72 tokoh legendaris lainnya.

Pada tahun 1802, Gay Lussac mengakui penelitian yang Jacques Charles buat mengenai gas, suhu, dan volume. Oleh karena itulah, Gay Lussac turut membantu melakukan publikasi sekaligus kredit terhadap ilmuwan senior tersebut.

Kesimpulan yang ilmuwan seniornya dapatkan terlebih dahulu bahwa seluruh gas yang mengalami peningkatan suhu akan memiliki volume yang jumlahnya sama.

Dua tahun setelahnya pada 1804, Gay Lussac ini berhasil menaiki sebuah balon udara yang membawanya bersama ilmuwan lain untuk melakukan penelitian lebih jauh mengenai kelembaban udara, tekanan, dan suhu.

Sementara itu, Hukum Gay Lussac baru berhasil dirumuskan pada tahun 1808. Hukum ini banyak orang kaitkan dengan Hukum Charles.

Hal itu karena keduanya memang merupakan rujukan terhadap hasil penelitian dari Jacques Charles pada 1787.

Baca Juga : Hukum Faraday Kimia Elektrolisis: Pengertian, Jenis dan Rumusnya

Bunyi Hukum Perbandingan Volume Gay Lussac

Satu hal yang harus kamu tahu bahwa hukum kimia satu ini juga terkenal dengan nama Hukum Perbandingan Volume. Hukum ini membahas mengenai reaksi zat yang berupa gas.

Pada tekanan dan suhu yang sama, volume gas yang bereaksi dengan volume gas hasil dari reaksi akan berbanding sebagai bilangan bulat yang sederhana.

Hukum perbandingan volume milik Gay Lussac ini berbunyi “Tekanan gas akan selalu berbanding dengan suhu absolutnya pada keadaan volume yang konstan (isokhorik)”.

Joseph Louis Gay Lussac melakukan eksperimen dengan berbagai reaksi senyawa gas dengan suhu di atas 100 derajat Celcius. Ia mencoba mencari reaksi 2 mL gas hidrogen dengan 1 mL oksigen.

Percampuran keduanya ternyata menghasilkan 2 mL uap air, sehingga ditemukan perbandingan volume ketiganya adalah 2:1:2.

Reaksi pembentukan air dari gas hidrogen dan oksigen tersebut menjadi:

2H2(g)+O2(g)→2H2O(g)

Baca Juga : Pengertian Isotop dan Contohnya di Kimia, Ketahui Keseimbangannya!

Penerapannya di Kehidupan Sehari-hari

Kamu dapat menemukan penerapan hukum kimia satu ini di kehidupan sehari-hari. Contoh pertamanya adalah penggunaan microwave untuk memanaskan makanan yang sudah kita bahas di awal.

Ketika microwave menyala, maka suhu akan meningkat dan berbanding lurus dengan gas yang ada di dalamnya.

Contoh lainnya dari penerapan Hukum Gay Lussac juga ada di kaleng soda. Jumlah gas yang terlarut di dalam cairan minuman soda dengan tekanan gas terhadap cairan minuman tersebut akan berbanding lurus. (R10/HR-Online)

- Advertisment -