Rabu, Mei 25, 2022
BerandaBerita TerbaruJenis Baterai Handphone, Ketahui Kelebihan dan Kekurangannya!

Jenis Baterai Handphone, Ketahui Kelebihan dan Kekurangannya!

Jenis baterai handphone ada bermacam-macam yang wajib Anda ketahui. Baterai adalah sumber daya pada ponsel untuk menampung energi dengan menggunakan metode charging. 

Kemudian sumber utama ini berperan untuk menghidupkan ponsel. Keberadaan baterai sangat penting agar ponsel dapat bekerja dan beroperasi berdasarkan fungsinya. 

Kemampuan ponsel berbeda dengan laptop yang dapat menyala tanpa adanya baterai. Arus masuk ke dalam ponsel harus tertampung terlebih dahulu di dalam baterai. Secanggih apapun HP Anda, namun tidak bisa meremehkan fungsi baterai ini. 

Baca Juga: Tips Hemat Baterai HP Saat Tethering, Performa Ponsel Lebih Terjaga

Ketahui Jenis Baterai Handphone

Baik perangkat telepon pintar maupun seluler standar, keduanya sama-sama memakai baterai. Namun kemampuan antara telepon seluler dengan smartphone mempunyai banyak perbedaan.

Mulai dari fitur, fungsi, hingga kemampuannya. Dari segi konsumsi daya pun berbeda.  

Konsep pengaplikasiannya juga berbeda, karena untuk telepon biasa memakai baterai removable. Sedangkan untuk smartphone rata-rata memakai konsep non removable atau baterai tanam. 

Jenis baterai removable dapat Anda lepaskan dan keluarkan dari ponsel. Caranya dengan membuka casing bagian belakang dulu. 

Sedangkan untuk baterai non removable tidak dapat Anda lepas secara sembarangan. Butuh keterampilan khusus untuk melepasnya.

Sehingga Anda harus membawa ke tempat reparasi atau servis ponsel bila kondisi baterai non removable ini rusak. Sementara itu, jenis baterai handphone sebenarnya ada beberapa jenis, antara lain:

Li-Ion (Lithium-ion)

Jenis baterai ini sering digunakan pada smartphone karena ringan dan mempunyai masa pakai yang baik. Selain itu, baterai Li-Ion memiliki sumber daya kepadatan energi yang tinggi untuk bermacam-macam perangkat. 

Kelebihan baterai Li-Ion dapat bertahan selama berbulan-bulan pada sebagian dayanya. Namun, baterai akan menjadi panas karena terbuat dari material yang mudah terbakar, bahkan bisa meledak. 

Baca Juga: Penyebab Baterai HP Boros, Bisa Jadi Ini Kemungkinannya

Li-Po (Lithium ion Poly)

Jenis baterai handphone yang satu ini hampir sama dengan baterai Li-ion. Perbedaannya, baterai ini lebih fleksibel. Bahkan dapat Anda gunakan untuk perangkat yang berukuran lebih kecil. 

Perlu Anda ketahui, Lithium Polymer ini kepadatan energinya lebih banyak dan lebih ringan. 

Keunggulan baterai Li-Po mempunyai masa pakai lebih baik dari baterai lain, yakni 40 persen lebih banyak. 

Baterai tercanggih ini sudah banyak diaplikasikan oleh beberapa vendor. Bahan utamanya adalah plastik, sehingga dapat mengaplikasikannya untuk smartphone jenis apapun. Namun baterai Li-Po ini harganya lebih mahal daripada jenis Li-ion. 

Li-Fe (Lithium iron Phosphate)

Memang jenis baterai ini jarang digunakan, pasalnya harganya mahal. Akan tetapi, untuk perangkat premium pasti suatu saat nanti akan terpakai. 

Jenis baterai handphone Li-Fe ini merupakan generasi berikutnya dari Li-ion. Hanya saja, menggunakan iron phosphate, sebelumnya memakai oksida kobalt

Lithium iron Phosphate mempunyai banyak kelebihan. Misalnya saja risiko meledak lebih kecil dan dapat isi ulang dengan cepat. 

Akan tetapi, sayangnya untuk membuatnya masih rumit. Namun ada perangkat yang sudah menggunakannya, seperti laptop OLPC XO dan mobil hybrid. 

NiCd (Nickel Cadmium)

Jenis baterai handphone yang satu ini besar dan berat. Pada zaman dulu digunakan untuk ponsel jadul. 

Namun saat ini sudah jarang digunakan lagi. Alasannya, bentuknya tidak mendukung desain smartphone masa kini yang trend dengan bodi lebar dan slim. 

Jenis baterai NiCd ini dalam jangka 3 bulan akan kehabisan daya, meskipun sama sekali tidak menggunakannya. 

Baca Juga: Konektor Baterai HP Patah, Inilah Dampak dan Cara Mengatasinya

NiMh (Nickel Hydride)

Baterai handphone NiMh ini merupakan pengembangan dari jenis NiCd. Ukurannya sama, namun dayanya 40 persen lebih banyak daripada NiCd. 

Meskipun dapat mengisi ulang hingga 500 kali, namun jenis baterai ini masih mempunyai efek memori. Sehingga setiap 10 hingga 15 kali dalam pengisian ulang harus mengosongkannya terlebih dahulu. 

Keistimewaan dari bahan baterai ini tidak berbahaya untuk lingkungan sekitar dan tak beracun.

Akan tetapi, permasalahan pada baterai ini dapat meledak pada waktu tertentu dan jika tegangan turun setelah melakukan beberapa pengisian daya.

Hal itu menjadi alasan mengapa baterai NiMh ini ditinggalkan dan tidak menggunakannya lagi. 

Kapasitas baterai setiap HP berbeda-beda. Jika kapasitasnya semakin besar, maka akan mempunyai lifetime yang lebih lama. Begitu pula dengan pemakaiannya, akan lebih awet. 

Kemudian semakin besar kapasitas dari baterai, akan memerlukan waktu charging lebih lama. Maka dari itu, sebelum membeli ponsel, hendaknya Anda mengetahui jenis baterai handphone. (R10/HR-Online)

- Advertisment -