Minggu, Mei 29, 2022
BerandaBerita TerbaruKandungan Surat Al-Baqarah Ayat 183 Tentang Kewajiban Puasa

Kandungan Surat Al-Baqarah Ayat 183 Tentang Kewajiban Puasa

Kandungan surat Al-Baqarah ayat 183 yaitu perintah kepada umat muslim untuk berpuasa di bulan Ramadhan. Bulan Ramadhan merupakan bulan yang banyak keberkahan untuk umat muslim.

Banyak sekali orang yang menantikan keistimewaan bulan Ramadhan ini. Bulan Ramadhan juga menjadi bulan yang penuh pengampunan.

Saat bulan Ramadhan, setan akan dibelenggu dan pintu neraka ditutup. Sedangkan pintu surga dibuka lebar untuk umat muslim.

Ini menjadi kesempatan terbaik bagi kita untuk beramal sebanyak-banyaknya. Sebab ketika bulan Ramadhan, Allah akan melipatkan pahala dari amalan baik yang kita kerjakan.

Baca Juga: Keutamaan Surah Al-Baqarah Menjadi Peluang Emas untuk Manusia

Inilah Kandungan Surat Al-Baqarah Ayat 183 dan Keutamaannya

Allah telah berfirman dalam surat Al-Baqarah ayat 183 tentang perintah ibadah puasa. Perintah puasa ini khusus untuk orang-orang yang beriman.

Orang beriman adalah orang yang menjalankan perintah dan menjauhi larangan Allah karena takut dengan siksa-Nya.

Ada beberapa kandungan surat Al-Baqarah ayat 183 yang perlu kita pahami. Pertama, ayat ini merupakan ayat perintah menjalankan ibadah puasa untuk orang muslim.

Kedua, orang iman wajib menjalankan puasa sebagaimana orang yang terdahulu. Berarti, seluruh umat muslim dahulu sebelum Nabi Muhammad SAW juga sudah memiliki kewajiban puasa.

Perbedaan dengan umat sekarang hanyalah tata cara dalam pelaksanaan puasanya saja. Kandungan yang ketiga, kita menjalankan puasa menahan lapar, haus, juga hawa nafsu.

Dalam kandungan surat Al-Baqarah ayat 183 juga menyebutkan tujuan Allah SWT perintahkan puasa agar kita semua bisa menjadi orang yang bertaqwa.

Menjalankan ibadah puasa harus berdasarkan niat yang kuat dan murni untuk mencari keridaan Allah. Jika kita salah niat dalam menjalankan puasa, yang kita dapatkan hanyalah rasa lapar dan haus saja.

Pahala yang seharusnya kita dapatkan karena menjalankan ibadah tersebut akan terbuang sia-sia. Maka dari itu, mulai dari sahur mantapkan hati kita dengan niat mencari keridaan dari Allah.

Keutamaan Ibadah Puasa di Bulan Ramadhan

Menjelang bulan Ramadhan, banyak orang yang menjelaskan kandungan surat Al-Baqarah ayat 183.

Tujuannya tidak lain supaya orang-orang bisa memahami terkait wajibnya perintah puasa. Selain itu, umat muslim juga harus mengetahui berbagai keutamaan saat bulan Ramadhan.

Baca Juga: Cara Wudhu Saat Puasa, Ketahui Sebelum Membatalkan

Bulan yang Penuh Berkah

Keutamaan bulan Ramadhan yang pertama yaitu bulan ini penuh dengan keberkahan. Setiap amalan ibadah yang kita lakukan, Allah akan melipatkan pahalanya.

Maka dari itu, pada bulan ini kita usahakan untuk banyak beramal baik dan bersedekah. Kemudian usahakan untuk bisa memperbanyak dalam membaca Al-Qur’an sampai khatam, jika mampu.

Setan Akan Dibelenggu

Ketika bulan Ramadhan, semua umat yang beriman bisa menjalankan ibadah dengan lebih semangat. Meskipun merasakan haus dan lapar, mereka tidak akan malas untuk melaksanakan ibadah. Sebab, mereka tahu besarnya pahala yang akan mereka dapatkan pada bulan suci ini.

Tak hanya itu saja, memasuki bulan puasa Allah SWT akan membelenggu setan-setan. Sehingga, setan tidak akan bisa menghasut manusia saat sedang menjalankan ibadah. Maka dari itu, ibadah saat bulan puasa bisa menjadi lebih maksimal.

Dalam kandungan surat Al-Baqarah ayat 183, ada penjelasan jika kita menjalankan ibadah dengan maksimal, maka kita bisa menjadi orang yang lebih bertaqwa.

Bulan Penuh Pengampunan

Bulan suci Ramadhan juga merupakan bulan penuh pengampunan. Dengan menjalankan ibadah puasa, dosa-dosa kita yang terdahulu akan mendapatkan pengampunan dari Allah SWT.

Selain itu, ibadah salat tarawih saat bulan Ramadhan juga dapat mengampuni dosa-dosa kita. Dengan begitu, pada bulan ini diharapkan kita bisa bersih dari dosa dan jauh dari perbuatan maksiat.

Harapan besar dengan menjalankan ibadah puasa ini kita bisa menjadi orang yang lebih bertaqwa. Sebagaimana yang telah dijelaskan dalam kandungan surat Al-Baqarah ayat 183.

Sebenarnya menjauhi perbuatan maksiat larangan Allah tidak hanya saat bulan Ramadhan saja. Akan tetapi, setelah bulan Ramadhan selesai, sebaiknya hati kita tetap bersih dan jauh dari kemaksiatan.

Dengan begitu, jika sewaktu-waktu kematian datang, kita bisa masuk surga dan terhindar dari siksa neraka. Hanya amalan baik yang bisa menyelamatkan diri kita dari azab nerakanya Allah.

Baca Juga: Tanda Bertemu Malam Lailatul Qadar, Hal yang Diimpikan Setiap Muslim

Terdapatnya Malam Lailatul Qadar

Malam Lailatul Qadar merupakan suatu malam yang nilainya lebih baik daripada 1.000 bulan. Jika kita bisa menjumpai malam ini dengan ibadah, beruntunglah kita sebagai orang beriman. Sebab malam ini adalah malam yang mulia dan penuh rahmat.

Biasanya turunnya malam Lailatul Qadar ini ada pada 10 malam yang terakhir bulan Ramadhan, khususnya malam ganjil.

Dengan memahami isi dan kandungan surat Al-Baqarah ayat 183 ini, harapannya umat muslim bisa lebih semangat dalam menjalankan ibadah puasa. Sehingga, ibadah puasa berjalan dengan lancar dan penuh dengan keberkahan. (R10/HR-Online)

- Advertisment -