Minggu, Mei 22, 2022
BerandaBerita CiamisKasus Moge Maut, Kapolres Ciamis: Meski Islah, Proses Hukum Berjalan

Kasus Moge Maut, Kapolres Ciamis: Meski Islah, Proses Hukum Berjalan

Berita Ciamis (harapanrakyat.com),- Kapolres Ciamis, AKBP Tony Prasetyo Yudhangkoro mengungkapkan meskipun kasus pengendara Moge atau motor gede maut telah islah dengan keluarga korban, namun proses hukum akan tetap berjalan sampai ke tahap pelimpahan JPU. 

“Kalau islah itu silakan saja, namun proses hukum tetap berjalan. Kami akan selesaikan kasus ini sampai pelimpahan ke JPU,” ungkapnya, Selasa (15/3/2022).

Menurutnya, kecelakaan lalu lintas yang melibatkan pengendara motor gede (Moge) Harley Davidson dengan dua orang anak kembar yang masih berusia 8 tahun hingga meninggal dunia di Kabupaten Pangandaran.

Baca Juga: Hasan Husen: Pagi Bikin Cireng, Siang Meninggal Tertabrak Moge di Pangandaran

Saat ini Polres Ciamis telah menetapkan kedua pengendara yang berinisial AP dan AG sebagai tersangka dalam kasus moge maut tersebut. Bahkan, penyidik juga telah mengantongi dua alat bukti. 

“Dua alat bukti itu yakni hasil olah TKP dan keterangan dari para saksi. Dua alat bukti itu sah untuk mempersangkakan pengendara,” tuturnya.

Penyidik Polres Ciamis dalam menangani kasus kecelakaan ini mendapatkan bantuan dari penyidik Direktorat Lalu Lintas Polda Jawa Barat. Kemudian melakukan gelar perkara di Mapolres Ciamis pada Senin (14/3/2022) malam.

“Berdasarkan hasil dari gelar perkara yang dilakukan tadi malam, dan sesuai keterangan dari para saksi dan juga olah TKP serta bukti lainya, kami tetapkan kedua pengendara Moge ini sebagai tersangka,” tegas Kapolres Ciamis, AKBP Tony Prasetyo Yudhangkoro. 

Tony menambahkan, pengendara Moge ini dianggap lalai dalam berkendara. Sehingga di Jalan Raya Padaherang-Pangandaran tepatnya di Tunggilis, Kecamatan Kalipucang menabrak dua anak kembar. Bocah kembar Hasan dan Husen tersebut meninggal dunia pada Sabtu (13/3/2022).

“Kondisi jalan sangat bagus dengan lebar 6 meter dan saat itu juga arus lalu lintas cukup lengang,” pungkasnya. (Feri/R7/HR-Online/Editor-Ndu)

- Advertisment -