Sabtu, Juni 25, 2022
BerandaBerita CiamisMasyarakat Ciamis Diimbau Jangan Tergiur Pinjaman Online Ilegal

Masyarakat Ciamis Diimbau Jangan Tergiur Pinjaman Online Ilegal

Berita Ciamis,(harapanrakyat.com),- Masyarakat Ciamis, Jawa Barat, diimbau tidak tergiur dengan pinjaman online ilegal dan sejenisnya.

Hal itu dikatakan anggota DPR RI Partai Demokrat Didi Irawadi, saat melaksanakan sosialisasi bersama OJK di Desa Mekarjaya, Kecamatan Baregbeg, Jumat (11/3/2022).

Kata Didi, saat ini marak sekali aplikasi pinjaman online ilegal yang menjerat masyarakat.

Pelaku pinjol ilegal ini memudahkan masyarakat mendapatkan pinjaman, namun ketika tidak membayar angsuran, maka bunga akan lebih tinggi dari uang pokok, hingga puluhan bahkan ratusan juta.

“Biasanya para pelaku menjerat warga melalui pesan dengan menawarkan pinjaman jaminan mudah langsung cair, hanya dengan syarat KTP,” ujar Didi Irawadi.

Baca juga: 3 Warga Ciamis Terkonfirmasi Positif Covid-19 Varian Omicron

Para pelaku pinjaman online ilegal, saat ini memanfaatkan kebutuhan masyarakat lewat digital dengan memberikan kemudahan mendapatkan pinjaman.

“Meski uang sangat dibutuhkan, lebih baik masyarakat berpikir kembali untuk mencoba meminjam uang lewat pinjo ilegal, karena membahayakan kelangsungan kehidupan kita,” jelasnya.

Maka dari itu, ia mengimbau khususnya masyarakat Ciamis, jika ingin meminjam uang lebih baik ke perbankan legal saja, meski persyaratan susah namun aman.

“Jika masyarakat kebingungan, masyarakat bisa melaporkan terkait dengan pinjol mana saja yang legal dan ilegal kepada OJK supaya tidak terjebak,” ungkapnya.

Sementara itu Ferddy Rahmadi Kepala Bidang Hubungan Kelembagaan  OJK Pusat, mengatakan, kegiatan sosialisasi ini dalam rangka mencerdaskan dan memberitahu masyarakat, terkait bagaimana mencari pinjaman online yang legal.

“Untuk mengetahui terkait aplikasi pinjol legal, masyarakat bisa mengecek langsung di situs resmi OJK dan di situ akan tertera aplikasi pinjol yang aman dibawah pengawasan OJK sendiri,” katanya

Ferddy mengatakan, selain merilis aplikasi pinjol legal, pihaknya juga merilis aplikasi pinjaman online ilegal.

“Kami juga apresiasi kepada pihak aparat kepolisian yang sudah berhasil mengungkap dan menangkap para pelaku pinjol ilegal yang menjerat dan merugikan masyarakat,” ucapnya. (Es/R8/HR Online/Editor Jujang)

- Advertisment -