Senin, Mei 23, 2022
BerandaBerita NasionalBela Diri, Pedagang Tauge di Garut Tebas Tangan Preman Hingga Putus

Bela Diri, Pedagang Tauge di Garut Tebas Tangan Preman Hingga Putus

Berita Nasional, (harapanrakyat.com),- Seorang pedagang tauge di Garut, Jawa Barat, terlibat perkelahian dengan seorang preman di jalan Merdeka, Tarogong Kidul, Garut, Senin (14/3/2022).

Akibat perkelahian tersebut sang preman Hernawan dan pedagang tauge yang diketahui bernama Ridwan, ditetapkan sebagai tersangka.

Keduanya pun mengalami luka-luka akibat peristiwa itu. Ridwan mengalami luka robek di bagian kepala akibat bacokan golok.

Sementara Hernawan harus kehilangan tangan kirinya akibat tebasan golok.

Perkelahian antara preman dan pedagang tauge di Garut ini, sebelumnya diduga akibat rebutan lahan parkir.

Namun berdasarkan informasi, di lokasi itu tidak ada lahan parkir.

Istri Ridwan (pedagang tauge), Dina Mustiana menyatakan, suaminya bukan preman seperti yang disangkakan banyak pihak.

“Suami saya hanya pedagang tauge di lokasi itu,” ujar Dina di Garut, Jawa Barat, Selasa (15/3/2022).

Baca juga: Penyelundupan 66 Karung Sabu di Pangandaran, Polisi Amankan 5 Pelaku

Ia menyebut, suaminya hanya membela diri lantaran sang preman menyerang suaminya dengan sebilah golok.

Kronologi kejadian bermula saat teman Ridwan terlibat cekcok dengan sang preman. Ridwan pun membela sang teman.

Namun preman itu mengeluarkan kata-kata kasar dan mengeluarkan sebilah golok, dan menyerang pedagang tauge di Garut itu.

“Suami saya kena sabetan golok di kepala, hingga kulit kepalanya terkelupas,” jelasnya.

Namun Ridwan berhasil merebut golok dari tangan si preman. Terjadilah perkelahian hingga tangan kiri preman itu putus kena sabetan golok.

“Suami saya melawan untuk membela diri, siapa coba yang mau dibacok. Sedih juga karena suami saya jadi tersangka, padahal dia hanya membela diri,” ungkap Dina.

Ia pun meminta keadilan kepada petugas kepolisian atas kasus yang menimpa suaminya.

Sementara itu sejumlah warga di sana menyebut, jika perkelahian antara pedagang tauge di jalan Merdeka Garut dengan preman bukan rebutan lahan parkir.

“Gak mungkin rebutan jatah parkir, karena lahannya juga tidak ada,” kata seorang warga. (R8/HR Online/Editor Jujang)

- Advertisment -