Jumat, Mei 20, 2022
BerandaBerita TerbaruPengertian Galaksi Hantu yang Berbeda, Apa Saja Contohnya?

Pengertian Galaksi Hantu yang Berbeda, Apa Saja Contohnya?

Pengertian galaksi hantu mungkin terdengar sedikit konyol. Bagaimana tidak, kita mengenal hantu sebagai hal yang mistis.

Akan tetapi, galaksi hantu bukan berarti galaksi yang berisi ribuan hantu. Arti hantu di sini bukan berarti sosok-sosok menyeramkan.

Perumpamaan hantu digunakan untuk menggambarkan para galaksi yang tidak terlihat namun ada, seperti hantu.

Jangan Salah Tangkap! Ini Dia Pengertian Galaksi Hantu

Galaksi merupakan sebuah sistem masif di alam semesta. Di dalam galaksi terdiri dari ratusan bahkan jutaan bintang yang terikat oleh gaya gravitasi.

Kata galaksi berasal dari Yunani, yaitu “galaxias” yang memiliki arti “seperti susu”. Hal ini merujuk kepada galaksi Bima Sakti dalam bahasa Inggris yang merupakan Milky Way.

Bima Sakti merupakan galaksi yang kita tempati saat ini. Bima Sakti memiliki bintang menjadi pusat tata surya di dalamnya, yaitu Matahari.

Matahari menjadi salah satu bintang yang cukup besar dengan berbagai benda dan planet mengorbit di sekitarnya.

Baca Juga: Perbedaan Nebula dan Galaksi, Si Objek Indah Alam Semesta, Apa Saja?

Namun, tahukah Anda bahwa ada galaksi hantu? Pengertian galaksi hantu merupakan julukan untuk galaksi yang ada di sekitar Bima Sakti.

Galaksi tersebut sebenarnya ada dan nyata kehadirannya, namun sulit untuk terdeteksi. Teleskop Hubble milik Badan Antariksa Amerika Serikat atau NASA berhasil menguak keberadaan galaksi jenis ini.

Teleskop Hubble berhasil mengungkapkan bahwa terdapat berbagai galaksi di luar Bima Sakti, namun mereka memiliki cahaya yang sangat redup.

Mereka lebih redup karena memiliki jumlah bintang sangat sedikit. Selain itu, galaksi hantu juga hampir tidak mengalami perubahan selama 13 miliar tahun, perkiraan waktu alam semesta tercipta.

Contoh Galaksi Hantu

Contoh dari pengertian galaksi hantu yang keberadaannya berhasil Hubble kuak adalah Hercules, LEO IV, dan Ursa Mayor.

Berdasarkan analisa yang ada, galaksi-galaksi tersebut telah menjalani proses pembentukan bintang lebih dari 13 miliar tahun lalu. Sayangnya, proses tersebut terhenti akibat adanya Big Bang.

Dengan kata lain, pengertian galaksi hantu merupakan galaksi purba yang proses pembentukan bintangnya berhenti.

Menurut Tom Brown, seorang peneliti dari Space Telescope Science Institute di Baltimore, proses yang menghentikan pembentukan bintang di tiga galaksi tersebut adalah reionisasi.

Baca Juga: Fakta Galaksi Tertua yang Ditemukan Para Peneliti di Jagat Raya

Pada proses tersebut, radiasi bintang pertama di galaksi akan menyambar electron hydrogen purba sehingga terjadi ionisasi.

Astronom saat ini baru menemukan beberapa galaksi kerdil, padahal jika berdasarkan simulasi komputer terdapat ribuan galaksi di area sekitar Bima Sakti. Astronom meyakini masih banyak galaksi kerdil yang juga tidak memiliki bintang.

Galaksi Hantu Baru Antlia 2

Selain galaksi Hercules, Ursa Mayor, dan Leo IV yang NASA tangkap keberadaannya, terdapat galaksi hantu lainnya.

Antlia 2 atau yang disingkat Ant 2 adalah pengertian galaksi hantu baru yang terdeteksi. Bukan NASA, galaksi ini berhasil terdeteksi oleh European Space Agency (ESA) dengan teleskop luar angkasa mereka, Gaia.

Dalam mengulas pengertian ini, Antlia 2 mendapatkan julukan sebagai galaksi hantu karena tersembunyi di alam semesta. Antlantia 2 memiliki kepadatan yang rendah sehingga sangat sulit untuk terdeteksi sebelumnya.

Baca Juga: Penemuan Planet Cakram Tebal di Atas Bima Sakti, Lihat Karakteristiknya!

Massa yang galaksi Antlia miliki sekitar sepertiga dari milik Bima Sakti. Meski sebenarnya tidak terlalu kecil, namun cahaya Antlia 2 yang sangat redup membuat keberadaannya tak terlihat.

Antlia 2 berada di daerah yang para astronom kenal dengan Zone of Avoidance (ZOA). Ilmuwan juga menyebut bahwa ukuran galaksi sebanding dengan awan Magellan besar namun 10.000 kali lebih redup.

Awan Magellan Besar sendiri merupakan galaksi kerdil terbesar yang ada di luar Bima Sakti. IFL Science menyebut bahwa Antlia 2 berada di jarak sekitar 130.000 tahun cahaya dari Bima Sakti dan 13 juta kali lebih masif daripada Matahari.

Hal yang menyebabkan galaksi Antlia 2 sangat redup kemungkinan karena tidak memiliki materi normal. Materi yang ada di dalam galaksi sebagian besar gelap dan belum teridentifikasi hingga saat ini.

Selain itu, Antlia 2 juga tidak memiliki banyak bintang. Galaksi ini tidak memiliki kemampuan normal seperti galaksi lain dalam hal memproduksi bintang. Dari 60 galaksi satelit Bima Sakti lain, Antlia 2 yang paling eksentrik atau menonjol.

Astronom masih mempelajari pengertian galaksi hantu misterius ini dan memprediksi bahwa masih banyak galaksi tak kasat mata lain di sekeliling Bima Sakti. Antlia 2, Leo IV, Hercules, dan Ursa Mayor hanyalah sebagian kecil yang teridentifikasi. (R10/HR-Online/Editor-Ndu)

- Advertisment -