Kamis, Mei 26, 2022
BerandaBerita BanjarSambut Puasa, Warga Cibeureum Kota Banjar Ngikis Petilasan Ki Banteng Loreng

Sambut Puasa, Warga Cibeureum Kota Banjar Ngikis Petilasan Ki Banteng Loreng

Berita Banjar, (harapanrakyat.com),- Menjelang datangnya bulan suci ramadan 1443 Hijriah, warga Desa Cibeureum Kota Banjar, Jawa Barat Ngikis ke Petilasan Ki Banteng Loreng atau Kyai Kholeludin yang berlokasi di Desa Cijambu.

Diketahui Ki Banteng Loreng atau Kyai Kholeludin, merupakan tokoh yang dianggap kharismatik yang selama ini dipercaya warga menjadi sosok pelindung Desa Cibeureum.

Kepala Desa Cibeureum Kota Banjar, Yayan Kirlan, mengatakan, ngikis ke petilasan Ki Banteng Loreng tersebut bagian dari melestarikan tradisi atau adat istiadat lokal yang selama ini dijalankan warga Desa Cibeureum.

Ngikis tersebut sebagai upaya mencari keberkahan, dengan mendoakan para sesepuh ataupun orang tua terdahulu yang sudah tiada terutama menjelang bulan puasa.

Selain ngikis di petilasan Ki Banteng Loreng lanjutnya, warga juga ngikis atau berziarah ke makam orang tuanya masing-masing.

“Agenda rutin tahunan mendoakan orang tua dulu atau leluhur yang sudah tiada. Terutama menjelang bulan puasa,” kata Yayan kepada HR Online, Sabtu (26/3/2022).

Baca juga: TPU Penuh, Warga Purwaharja Banjar Kebingungan untuk Pemakaman Jenazah

Lanjutnya, terkait agenda lain pada bulan puasa mendatang sementara dari pihak desa belum ada rencana membuat agenda untuk mengisi kegiatan bulan ramadhan seperti agenda buka bersama.

Pihak desa Cibeureum kata Yayan, masih menunggu peraturan ataupun edaran terbaru tentang pedoman pelaksanaan ibadah bulan puasa dari pemerintah kota (Pemkot) Banjar.

“Sementara kami belum mengagendakan buka bersama dan kegiatan lain. Nanti menunggu peraturan dari Pemkot,” katanya.

Terpisah, koordinator Satgas Covid-19 Kota Banjar, Edi Herdianto, mengatakan, sampai saat ini dari Satgas belum mengeluarkan edaran terbaru tentang pelaksanaan ibadah bulan puasa di masa pandemi Covid-19.

Pihak pemerintah juga masih menunggu surat edaran dari Inmendagri dan keputusan dari Gubernur Jawa Barat terkait peraturan tersebut.

“Belum ada edaran terbaru. Masih menunggu Inmendagri, nanti kalau sudah ada kami informasikan lagi,” singkatnya. (Muhlisin/R8/HR Online/Editor Jujang)

- Advertisment -