Kamis, Mei 26, 2022
BerandaBerita TasikmalayaSengaja Geber Knalpot Bising di Depan Polisi, 2 Pemuda di Tasikmalaya Berakhir...

Sengaja Geber Knalpot Bising di Depan Polisi, 2 Pemuda di Tasikmalaya Berakhir Begini

Berita Tasikmalaya (harapanrakyat.com),- Dua orang pemuda berboncengan sengaja geber knalpot bising di hadapan depan Tim Maung Galunggung Polres Tasikmalaya Kota, Jawa Barat.

Merasa ‘ditantang’, Tim Maung Galunggung pun langsung mengejar pengendara motor yang memakai knalpot bising di Jalan Baru Purbaratu, Kota Tasikmalaya tersebut.

Katim 2 Maung Galunggung Ipda Azis Kartaji mengungkapkan, saat itu timnya tengah melakukan patroli penyakit masyarakat, yaitu berandalan bermotor pada Jumat (25/3/2022) malam.

Kemudian saat sedang patroli, pihaknya dikejutkan pengendara motor yang sengaja geber knalpot bising.

“Kami langsung kejar dan berhasil mengamankan dua orang pemuda inisial RS (25) dan WG (21). Keduanya warga Kecamatan Puspahiang, Kabupaten Tasikmalaya,” ungkapnya Sabtu (26/3/2022).

Baca Juga : Taksi Terperosok Masuk Parit di Tasikmalaya, Polisi: Sopirnya Ngantuk

Setelah mengamankan 2 pemuda yang geber knalpot bising, Tim Maung Galunggung Polres Tasikmalaya Kota terus melanjutkan patroli malam.

Saat patroli di Jalan Bunderan Gobras, polisi menemukan sekelompok pemuda sedang nongkrong. Namun tiba-tiba pemuda tersebut langsung melarikan diri.

Curiga karena langsung lari, Tim Maung Galunggung Polres Tasikmalaya pun menghampirinya. Ternyata, pemuda nongkrong tersebut tengah meminum minuman keras jenis tuak beberapa bungkus.

“Kalau di Jalan Letjen Mashudi, kami amankan dua sepeda motor dengan knalpot bising jenis Honda Sonic dan Honda CBR,” ujarnya.

Sebelumnya, Kapolres Tasikmalaya Kota, AKBP Aszhari Kurniawan, terus melakukan imbauan agar para orang tua untuk mengawasi anaknya. Sehingga, mereka tidak terlibat geng motor atau berandalan bermotor. 

Selain itu, AKBP Aszhari mengimbau supaya orang tua tidak memberikan sepeda motor kepada anaknya yang masih di bawah umur.

“Jangan biarkan pergaulan bebas, keluyuran tengah malam, melanggar aturan berlalu lintas. Selain itu, jangan biarkan anak kita jadi pelaku atau korban kejahatan,” imbaunya beberapa waktu lalu.

Sementara untuk mempersempit ruang gerak berandalan bermotor, selain patroli rutin Tim Maung Galunggung juga mengaktifkan Sistem Rayon Gabungan Personil Polres dan Polsek.

“Kami pastikan setiap pelanggaran akan ditindak sesuai dengan hukum yang berlaku,” tegasnya. (Apip/R5/HR-Online/Editor-Adi)

- Advertisment -