Minggu, Agustus 14, 2022
BerandaBerita PangandaranTabrak 2 Bocah Kembar di Pangandaran Hingga Tewas, Pengendara Moge Minta Maaf

Tabrak 2 Bocah Kembar di Pangandaran Hingga Tewas, Pengendara Moge Minta Maaf

Berita Pangandaran, (harapanrakyat.com),- Pengurus Harley Davidson Club Indonesia (HDCI) Bandung Boyke Luthfiana Syahrir, menyatakan permintaan maafnya kepada keluarga bocah kembar yang menjadi korban insiden maut di jalan raya Tunggilis, Kalipucang, Pangandaran, Sabtu (12/3/2022).

Pada kejadian itu, korban yang merupakan kembar kakak beradik tewas usai tertabrak dua motor gede (moge).

Boyke meminta maaf dari lubuk hati yang paling dalam kepada keluarga korban, atas kejadian musibah tertabraknya 2 bocah kembar sampai meninggal dunia.

“Ini pelajaran berharga untuk kami, kedepan agar dalam perjalanan harus lebih safety dan hati-hati,” kata Boyke Luthfiana Syahrir.

Baca juga: Hilangkan 2 Nyawa di Pangandaran, Konvoi Moge Ugal-ugalan Diprotes Warga

Lanjutnya, pihak HDCI Bandung tidak lepas tangan dan akan bertanggung jawab, meski dalam kejadian ini belum diketahui pembuktian bersalahnya.

“Permasalahan ini sudah kita selesaikan secara kekeluargaan, kami dari HDCI tidak lepas tangan dan akan tanggung jawab, kami menganggap ini kesalahan bersama,” ungkapnya.

Ia pun meminta kepada semua pihak agar tidak terlalu membesar besarkan musibah tersebut, karena pengendara lain belum tentu sama.

“Menurut pengakuan rekan kami, kecepatan motor tidak terlalu cepat perkiraan 50-60 km dan dalam kondisi sehat tanpa ada pengaruh lain,” pungkasnya.

Pengendara Moge dan Keluarga Bocah Kembar yang Tewas Tertabrak di Pangandaran Sudah Berdamai

Sementara itu, terkait kejadian tewasnya 2 bocah tersebut, pihak pengendara moge dan keluarga korban sudah berdamai.

Mereka sepakat akan menyelesaikan permasalahan ini secara kekeluargaan.

Pihak keluarga yakni kakak ipar korban Iwa Kartiwa (36) mengatakan, pihak keluarga sudah menyepakati permasalahan ini untuk diselesaikan secara kekeluargaan, sepakat islah dan menerima kejadian ini sebagai musibah.

“Kami menerima dengan lapang dada dan ikhlas, karena ini adalah suatu takdir dan cobaan,” kata Iwa Kartiwa di Mapolsek Kalipucang, Sabtu (12/3/2022) sore

Iwa menyebut, bocah kembar yang merupakan adik iparnya itu tertabrak motor Harley Davidson saat menyebrang jalan yang tidak jauh dari rumahnya sekitar 50 meter.

“Saat menyebrang adik ipar saya itu keduanya berpegangan tangan, entah kaget atau apa terjadilah kejadian tersebut, kami sudah merelakan dan mengikhlaskannya,” pungkasnya.

Sementara itu Iptu Iman Sudirman Kapolsek Kalipucang mengatakan, terkait proses hukum berlanjut atau tidak, ia tidak bisa menjelaskan detail.

“Karena kasus tewasnya bocah kembar ini sudah dilimpahkan ke Polres Ciamis untuk penyelidikannya,” singkatnya. (Madlani/R8/HR Online/Editor Jujang)