Sabtu, Januari 28, 2023
BerandaBerita BanjarMendekati Ramadan, Harga Bahan Pokok di Pasar Banjar Naik Signifikan

Mendekati Ramadan, Harga Bahan Pokok di Pasar Banjar Naik Signifikan

Berita Banjar (harapanrakyat.com),- Sejumlah harga bahan pokok di Pasar Tradisional Kota Banjar, Jawa Barat, mendekati bulan suci ramadan 1443 H, naik secara signifikan. 

Dari pantauan HR-Online di lapangan, Sabtu (2/4/2022), kenaikan signifikan terjadi pada komoditi sayuran dan daging ayam broiler. 

Salah seorang pedagang sayur, Ujang menuturkan, hal itu sudah menjadi suatu kebiasaan setiap tahunnya jika mendekati hari-hari besar. 

“Memang sudah jadi kebiasaan sih setiap mau ramadan harga bahan pokok seperti sayuran dan yang lainnya mengalami kenaikan,” ujarnya kepada awak media. 

Saat ini, sambungnya, harga yang mengalami kenaikan secara signifikan adalah cabai lokal dan beberapa komoditi lainnya. 

“Paling tinggi sekarang harga cabai lokal naik jadi Rp 100 ribu, yang tadinya Rp 60 ribu per kilogram,” terangnya. 

Sementara itu, telur ayam yang juga menjadi kebutuhan masyarakat mengalami kenaikan harga. Namun untuk telur ayam ini naiknya tidak terlalu signifikan. 

“Seperti telur ayam, tadinya Rp 23-24 ribu per kilogram, sekarang harganya Rp 25 ribu,” ujarnya.

Akan tetapi, disamping kenaikan harga bahan, sejumlah kebutuhan pokok lainnya juga ada yang mengalami penurunan. 

“Tapi untuk tomat sekarang turun jadi Rp 10 ribu yang tadinya Rp 15 ribu per kilogram,” paparnya. 

Kemudian, hal serupa terjadi pada harga daging ayam broiler yang saat ini melambung tinggi. 

Pedagang daging, Ade Rukmana menjelaskan, kenaikan harga itu sudah terjadi sejak satu pekan lalu. 

“Mulai naik harganya sudah hampir satu minggu yang lalu. Biasa kalau menjelang ramadan memang suka naik,” jelasnya.

Saat ini, harga jual daging ayam mendekati bulan ramadan mencapai Rp 40 ribu per kilogram dari Rp 30 ribu. 

“Kenaikannya dua kali lipat, biasanya Rp 28-30 ribu per kilo,” tandas Ade. 

Meski begitu, Ade menambahkan, kenaikan harga bahan pokok tersebut sudah menjadi suatu tradisi menjelang bulan suci ramadan. 

“Sudah jadi tradisi, jika dibandingkan tahun kemarin harganya sampai Rp 50 ribu per kilogram. Tapi sekarang agak mendingan,” pungkasnya. (Sandi/R5/HR-Online/Editor-Adi)