Selasa, Agustus 16, 2022
BerandaBerita TerbaruHukum Sikat Gigi Saat Puasa, Tidak Batal Jika Memenuhi Syarat

Hukum Sikat Gigi Saat Puasa, Tidak Batal Jika Memenuhi Syarat

Hukum sikat gigi saat puasa, bagaimana? Padahal sikat gigi sendiri merupakan salah satu upaya yang kita lakukan untuk menjaga kesehatan gigi.

Sedangkan puasa sendiri terkadang juga membuat mulut kita menjadi bau. Harapannya, ketika kita melakukan sikat gigi dapat membantu mengurangi bau mulut tersebut.

Namun, bagaimana hukum jika kita sedang puasa tapi menyikat gigi? Selain mempersiapkan kesehatan fisik, kita juga harus mengetahui hal lain seperti ilmu-ilmu yang berkaitan dengan puasa tersebut.

Baca juga: Puasa Tapi Tidak Salat, Bagaimana Hukumnya?

Dengan mengetahui ilmu tersebut, kita tidak ragu lagi dalam menjalankan ibadah puasa. Ternyata tanpa kita sadari, terdapat hal kecil yang bisa menjadi penyebab batalnya puasa kita.

Bukan hanya itu saja, tetapi ada juga beberapa hal yang sering kita lakukan dan ternyata menjadi penyebab kurangnya pahala ataupun bisa membatalkan puasa.

Seperti halnya sikat gigi ini. Mungkin masih banyak yang ragu mengenai hal ini.

Tidak sedikit pula orang yang beranggapan bahwa sikat gigi ketika sedang puasa itu membatalkan.

Hukum Sikat Gigi Saat Puasa, Bagaimana?

Meskipun begitu, terdapat beberapa orang yang menganggap bahwa ketika kita melakukan sikat gigi tidak akan membatalkan puasa. Bukankah dalam Islam itu mengajarkan bahwasanya kebersihan itu merupakan sebagian dari iman?

Mengetahui akan pernyataan tersebut, tentunya kita bisa menyimpulkan bahwa terdapat pro dan kontra untuk urusan sikat gigi ketika sedang melaksanakan ibadah puasa.

Perbedaan tersebut bukan tidak mungkin jika membuat orang menjadi bingung. Nah, untuk mengatasi atau mendapatkan kejelasan mengenai permasalahan tersebut. Berikut ini penjelasan lengkapnya untuk Anda.

Seperti yang kita ketahui bahwa dalam melakukan aktivitas sikat gigi itu melibatkan sikat gigi, pasta gigi, dan air. Ketiganya nanti akan masuk ke dalam mulut kita.

Baca juga: Batas Waktu Qadha Puasa Ramadhan Lebih Cepat Lebih Baik

Sedangkan puasa sendiri merupakan ibadah yang menahan. Maksudnya adalah kita tidak diperbolehkan untuk memasukkan makanan, minuman, dan yang lainnya ke dalam mulut.

Karena memasukkan makanan ataupun minuman dengan sengaja itu menjadi penyebab batalnya puasa.

Imam Nawawi

Bau mulut seringkali menjadi salah satu masalah yang dialami oleh seseorang yang sedang melaksanakan puasa.

Terlebih bagi mereka yang setiap hari itu mempunyai pekerjaan terus-menerus bertemu dengan banyak orang. Dengan begitu bau mulut akan merusak rasa percaya diri.

Sedangkan salah satu penyebabnya karena kita tidak makan dan minum seharian. Kondisi ini juga yang membuat produksi air liur yang memiliki fungsi untuk membilas kuman penyebab bau mulut dan plak akan menurun.

Dengan begitu, bakteri terus berkembang biak tanpa adanya pembilasan dari ludah tersebut. Perkembangbiakan bakteri menghasilkan gas yang berbau tidak sedap.

Cara yang mudah dilakukan guna menghilangkan bau mulut tersebut adalah dengan gosok gigi. Tetapi, mengenai hukum sikat gigi saat puasa masih banyak yang belum paham.

Tetapi ketahuilah, bahwasanya Imam Nawawi dalam Al Majmu’, Syarah Al muhadzdzab menjelaskan, jika terdapat orang yang menggunakan siwak basah.

Kemudian airnya itu terpisah dari siwak yang ia gunakan, atau bulu-bulu kayunya itu lepas kemudian tertelan. Maka puasa yang ia lakukan adalah batal tanpa ada perbedaan pendapat dari para ulama.

Penjelasan tersebut juga dijelaskan oleh Al-Faurani dan yang lainnya. Penjelasan di atas bisa kita pahami, apabila air yang bukan merupakan barang inti atau bulu kayu yang menjadi salah satu bagian inti dari siwak tersebut, bisa membatalkan puasa.

Dengan begitu, hukum sikat gigi saat puasa tidak akan batal. Apabila, tidak ada air ataupun pasta gigi yang masuk ke tenggorokan sedikitpun.

Begitu juga sebaliknya. Jika terdapat air maupun pasta gigi yang tertelan meskipun tanpa sengaja, maka puasanya batal.

Solusi Terbaik

Perbanyaklah minum air putih ketika sahur dan malam harinya. Konsumsi air putih juga sangat penting guna membantu mencegah terjadinya bau mulut yang tidak sedap.

Jangan lupa juga untuk menyikat lidah. Sebab lidah merupakan tempat berkumpulnya bakteri. Menyikat gigi serta lidah secara teratur bukan hanya menghilangkan bau mulut tetapi juga menghilangkan plak serta mencegah berkembangnya bakteri yang terdapat dalam mulut.

Baca juga: Kandungan Surat Al-Baqarah Ayat 183 Tentang Kewajiban Puasa

Dengan begitu, alangkah lebih baiknya jika kita melakukan sikat gigi dengan hati-hati. Lebih baik, gosok gigi sebelum waktu imsak tiba.

Saat sudah siang, cukup gosok gigi menggunakan siwak. Bisa juga sikat gigi tanpa menggunakan pasta. Jika ingin menggunakan air, Anda bisa menggosok gigi tanpa pasta.

Kemudian, sambungkan air untuk berkumur sebanyak tiga kali. Maka, hukum sikat gigi saat puasa benar-benar tidak membatalkan puasa. Jangan sampai ada keraguan dalam melaksanakan ibadah puasa wajib. (Muhafid/R6/HR-Online)