Jumat, Desember 9, 2022
BerandaBerita PangandaranJalur Listrik PLN dan Rumah Warga di Pangandaran Tertimpa Pohon Tumbang

Jalur Listrik PLN dan Rumah Warga di Pangandaran Tertimpa Pohon Tumbang

Berita Pangandaran (harapanrakyat.com),- Jalur listrik PLN dan rumah milik warga di Dusun Cibunian, RT 01, RW 07, Desa Margacinta, Kecamatan Cijulang, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, tertimpa pohon tumbang akibat hujan disertai angin kencang.

Askar, salah seorang warga setempat mengatakan, pohon yang menimpa rumah warga pada Sabtu (23/04/2022) itu tidak langsung dievakuasi oleh warga setempat. Mengingat selain menimpa rumah warga, pohon tersebut juga menimpa kabel listrik milik PLN.

Karena takut ada sesuatu hal yang tidak diharapkan, akhirnya warga menunggu petugas, baik dari pihak PLN maupun petugas lainnya seperti Tagana.

“Ya, warga tidak mau ambil resiko. Warga khawatir ada setrum yang membahayakan karena pohon tumbang tersebut juga menimpa jalur listrik milik PLN. Terlebih lagi kondisinya basah lantaran hujan deras mengguyur wilayah Cibunian,” terang Askar kepada HR Online, Minggu (24/04/2022).

Baca Juga : Minimalisir Bencana di Jalur Mudik, Tagana Pangandaran Pangkas Pohon

Terpisah, Ketua Tanggap Bencana (Tagana) Pangandaran, Nana Suryana membenarkan adanya peristiwa pohon tumbang di Cibunian, Desa Margacinta yang menimpa jalur listrik PLN dan rumah warga.

“Ya, laporan yang masuk ke kami ada pohon tumbang. Namun untuk yang satu ini kita tidak bisa begitu saja mengevakuasi reruntuhan pohon. Karena pohon yang tumbang juga menimpa jalur listrik PLN. Jadi untuk menjaga hal yang tidak kita inginkan, maka kami berkoordinasi dengan pihak PLN. Alhamdulillah, PLN langsung merespon,” katanya.

Sementara itu, untuk proses percepatan evakuasi reruntuhan pohon yang tumbang, Tagana mengirimkan tim vertical rescue bersama tim dari pihak PLN.

Dengan adanya kerjasama tersebut akhirnya tim Tagana Pangandaran pun berhasil mengevakuasi reruntuhan pohon yang tumbang dengan aman.

“Alhamdulillah, proses evakuasi reruntuhan pohon selesai, meskipun memakan waktu cukup lumayan lama. Peristiwa ini juga sudah kami sampaikan ke Pemkab Pangandaran dan dinas terkait,” pungkas Nana. (Ntang/R3/HR-Online/Editor-Eva)