Rabu, Juli 6, 2022
BerandaBerita BanjarMinat Penukaran Uang Baru Jelang Lebaran di Kota Banjar Menurun

Minat Penukaran Uang Baru Jelang Lebaran di Kota Banjar Menurun

Berita Banjar (harapanrakyat.com),- Minat penukaran uang baru jelang Lebaran di Kota Banjar, Jawa Barat, menurun dibandingkan tahun sebelumnya. Memberi uang THR (Tunjangan Hari Raya) kepada keluarga dan kerabat dekat sudah jadi tradisi setiap Idul Fitri.

Sehingga tak heran jika sudah mendekati hari hari raya banyak masyarakat yang berebut menukarkan uang baru ke bank.

Asisten Manajer Operasional dan Layanan BRI Kantor Cabang Banjar, Iis Siswati Mulia mengatakan, menjelang Lebaran tahun ini, antusiasme masyarakat untuk menukarkan uang baru menurun. 

Hal itu ia sampaikan berdasarkan jumlah kiriman uang dari Bank Indonesia yang jauh lebih sedikit ketimbang tahun lalu.

“Sekarang sekitar 4 miliar rupiah dengan dua kali pengiriman dari Bank Indonesia Cabang Tasikmalaya,” katanya kepada wartawan, Senin (25/04/2022).

Ia menjelaskan, uang baru sebanyak Rp 4 miliar itu nantinya untuk didistribusikan ke 37 unit yang berada di bawah BRI Cabang Banjar.

Baca Juga : Jelang Lebaran, Industri Rumahan Busana Mukena di Kota Banjar Banjir Pesanan

“Karena kita membawahi empat wilayah, yakni Ciamis, Banjar, Pangandaran, dan Kabupaten Tasikmalaya. Jadi begitu datang kita langsung distribusikan dan dibagi rata setiap unitnya,” jelas Iis Siswati.

Pelayanan penukaran uang baru di kantor cabang dan masing-masing unit sudah berlangsung sejak dua pekan terakhir. Meski begitu, jumlah penukaran uang baru tahun ini lebih sedikit jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya.

“Kebetulan saya di sini baru tahun ini. Jadi menurut yang tugas sebelumnya, katanya minat penukaran uang baru menjelang Lebaran lebih banyak tahun kemarin daripada tahun sekarang. Tahun lalu total mungkin kalau sampai empat kali pengiriman itu sekitar 12 miliar rupiah,” papar Iis. 

Sementara itu, batas maksimal penukaran uang baru per orangnya sebanyak Rp 3,7 juta, dengan tujuan agar semua masyarakat bisa kebagian.

“Besok pengiriman terakhir dari BI sekitar ratusan juta. Itupun dengan pecahan yang kecil-kecil, karena itu juga permintaan dari kita,” pungkasnya. (Sandi/R3/HR-Online/Editor-Eva)